Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » peristiwa » Bantuan Kementan/Bapanas Jadi yang Terbesar, Pemda Aceh Kompak Angkat Topi

Bantuan Kementan/Bapanas Jadi yang Terbesar, Pemda Aceh Kompak Angkat Topi

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Aceh – Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota Aceh kompak menyampaikan apresiasi atas bantuan kemanusiaan yang disalurkan Kementerian Pertanian (Kementan)/ Badan Pangan Nasional (Bapanas) bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dan menjadi salah satu yang terbesar diterima daerah tersebut.

Staf Ahli Gubernur Aceh Almuniza Kamal mengatakan seluruh bantuan Kementan/Bapanas telah resmi diterima Pemerintah Aceh dan kini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk didistribusikan.

Bantuan Kemanusian Kementan/Bapanas untuk Sumatera. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

“Alhamdulillah, hari ini kita sama-sama menyaksikan Bapak Gubernur menerima bantuan Kementan/Bapanas. Mulai hari ini seluruh logistik menjadi tanggung jawab Pemerintah Aceh,” kata Almuniza saat penyerahan bantuan, Kamis (18/12/2025).

Ia menjelaskan, usai proses bongkar muat untuk tahap awal disimpan di gudang wilayah Kerung Kekung. Selanjutnya, distribusi akan dilakukan melalui koordinasi dengan BNPB Provinsi Aceh.

“Barang ini akan disimpan di gudang dan menjadi tanggung jawab Aceh di bawah dinas BNPB Provinsi Aceh. Atas nama pemerintah dan masyarakat Aceh, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bapak Menteri Pertanian dan Bapanas,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil. Ia menyebut wilayahnya menjadi salah satu daerah dengan dampak bencana cukup luas, khususnya di sektor pertanian.

“Kami menyampaikan ribuan terima kasih kepada Menteri Pertanian dan Bapanas. Dari 25 kecamatan di Aceh Utara, hanya dua yang tidak terdampak. Sekitar 17 ribu hektare sawah terdampak banjir,” kata Ismail.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat terus berlanjut, terutama untuk membantu pemulihan lahan pertanian agar produksi pangan masyarakat kembali normal.

Seiring dengan itu, Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar mengatakan bantuan Kementan/ Bapanas sudah langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di wilayahnya.

“Bantuan tahap pertama sudah didistribusikan dengan dukungan Korem 011 dan alhamdulillah telah habis tersalurkan untuk Lhokseumawe, Aceh Utara, dan sekitarnya,” ujarnya.

Sayuti menilai respons cepat pemerintah pusat melalui Kementan dan Bapanas sangat membantu masyarakat di tengah kondisi darurat bencana.

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas respons cepat Menteri Pertanian untuk membantu rakyat Aceh,” tutupnya.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Tentang Microgreens: Tunas Mungil Kaya Manfaat

    Mengenal Tentang Microgreens: Tunas Mungil Kaya Manfaat

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Microgreens adalah tanaman muda atau tunas yang dipanen saat berusia 7-21 hari setelah berkecambah. Ukurannya berkisar antara 2,5 hingga 7,5 cm, dan memiliki rasa yang lebih pekat dibandingkan dengan tanaman dewasa. Manfaat Microgreens 1. Kaya Nutrisi Microgreens mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman dewasa. 2. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan Microgreens kaya […]

  • Presiden IFAD

    Bertemu Mentan, Presiden IFAD Komitmen Dukung Regenerasi Petani di Indonesia

    • calendar_month Senin, 21 Nov 2022
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    JAKARTA – Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) telah lama menjalin kerjasama dengan International Fund for Food and Agriculture (IFAD), dalam upaya membangun pertanian melalui dukungan transformasi pedesaan yang inklusif. Harapannya masyarakat pedesaan khususnya petani dapat menjalankan mata pencaharian yang berkelanjutan. Pada courtesy call Presiden IFAD di Indonesia, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo  menegaskan kemitraan bersama […]

  • Padi

    Kementan Latih Jutaan Petani dan Penyuluh, Tingkatkan Produktivitas Padi Musim Rendeng

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh (PSPP) Vol 9. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas padi pada musim rendeng 2023/2024. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan, PSPP ini sejalan dengan arahan Plt Menteri Pertanian (Mentan), Arief Prasetyo Adi, untuk men-skill […]

  • FHIL UHO: kegiatan Pengabdian pada Masyarakat Bombana

    Jurusan Kehutanan, FHIL UHO selenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Bombana

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com, Kendari – Kamis, 16 Mei 2024 Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan Universitas Halu Oleo (FHIL UHO) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bekerjasama dengan Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai KLHK RI terkait Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) di SMAN 12 Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan […]

  • Biosaka

    Klaim Biosaka Dapat Menggantikan Pupuk NPK 50% Tidak Valid

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta – Klaim bahwa Biosaka dapat menjadi substitusi 50% pupuk NPK dan meningkatkan hasil produksi tanaman pangan, tidak dapat dibuktikan. Perlakuan dengan Biosaka justru memberikan hasil yang lebih rendah ketimbang perlakuan tanpa pupuk. Sanggahan tersebut dikemukakan Dr. Ir. Arief Hartono M.Sc Agr dari Tim Kajian Institut Pertanian Bogor [IPB] pada webinar bertajuk ‘Pandangan HITI dan […]

  • Pelatihan Sejuta Petani

    Gelar Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Vol.5, Kementan Gencarkan Genta Organik

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle redaksi
    • 6Komentar

    JAKARTA – Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik) yang telah dilaunching Kementerian Pertanian (Kementan) menjadi salah satu solusi menjaga produktivitas tetap meningkat di tengah bayang-bayang krisis pangan dunia dan harga pupuk serta pestisida yang mahal Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) ,menjelaskan, salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat produktivitas hasil pertanian di Indonesia adalah ketersediaan […]

expand_less