BRMP Mektan Pamerkan Teknologi PM-AAS di INAGRITECH 2026
- account_circle redaksi
- calendar_month 17 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
wartanionline.com – Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP Mektan) bersama Aerotron Industries memperkenalkan inovasi terbaru di bidang mekanisasi pertanian melalui teknologi PM-AAS dalam ajang Indonesia International Agriculture Exhibition (INAGRITECH) 2026.
Pameran yang berlangsung pada 28–30 Juli 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, tersebut menjadi momentum pengenalan dua perangkat unggulan, yakni Drone Pertanian AGRA 30 dan PowerGro Seed Germinator SP-300. Kedua teknologi ini dirancang untuk mendukung percepatan modernisasi pertanian, khususnya dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya tanaman pangan.
Kehadiran teknologi PM-AAS menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendorong penerapan mekanisasi pertanian yang lebih presisi dan adaptif terhadap kebutuhan petani di Indonesia. Melalui pemanfaatan teknologi modern, petani diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus menekan biaya operasional yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama dalam usaha tani.
Teknologi Modern untuk Tingkatkan Efisiensi Budidaya
Dalam pameran INAGRITECH 2026, BRMP Mektan menampilkan konsep modernisasi pertanian yang mencakup seluruh tahapan budidaya, mulai dari persiapan benih hingga pemeliharaan tanaman.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah PowerGro Seed Germinator SP-300, perangkat yang dirancang untuk membantu menghasilkan benih dengan kualitas perkecambahan lebih seragam dan optimal. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas bibit sebelum ditanam di lahan sehingga mendukung keberhasilan proses budidaya sejak tahap awal.
Selain itu, Drone Pertanian AGRA 30 menjadi salah satu teknologi yang menarik perhatian pengunjung. Perangkat ini dapat digunakan untuk membantu proses pemeliharaan tanaman dengan penyebaran input pertanian secara lebih cepat, merata, dan efisien dibandingkan metode manual.
Pemanfaatan drone dalam kegiatan pertanian dinilai mampu mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja fisik sekaligus membantu petani melakukan pengelolaan lahan secara lebih terukur.
Dorong Produktivitas dan Daya Saing Pertanian Nasional
Penerapan teknologi PM-AAS diharapkan dapat mempercepat transformasi pertanian tradisional menuju sistem pertanian modern berbasis teknologi. Dengan dukungan mekanisasi, petani dapat meningkatkan efisiensi kerja, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, serta menghasilkan produk pertanian yang lebih kompetitif.
Kepala BRMP Mektan, Arief Rachman, menegaskan bahwa setiap inovasi teknologi yang dikembangkan harus mampu menjawab kebutuhan nyata petani di lapangan.
Menurutnya, modernisasi pertanian bukan hanya tentang menghadirkan alat berteknologi tinggi, tetapi memastikan teknologi tersebut memberikan manfaat ekonomi yang langsung dirasakan oleh petani melalui peningkatan efisiensi dan produktivitas.
Kolaborasi untuk Percepat Modernisasi Sawah
BRMP Mektan menyebut kolaborasi dengan Aerotron Industries menjadi bagian penting dalam mempercepat penerapan teknologi mekanisasi pertanian di Indonesia. Melalui kerja sama tersebut, inovasi yang dikembangkan diharapkan dapat lebih mudah diterapkan dan menjangkau berbagai wilayah pertanian.
Pameran INAGRITECH 2026 juga menjadi sarana bagi petani, pelaku usaha, serta praktisi pertanian untuk melihat langsung manfaat teknologi mekanisasi modern. Demonstrasi alat yang dilakukan selama pameran memberikan gambaran mengenai bagaimana teknologi dapat membantu menyelesaikan berbagai kendala dalam proses produksi pertanian.
Selain memperkenalkan produk inovasi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri untuk membahas tantangan serta peluang pengembangan teknologi pertanian ke depan.
Menuju Pertanian Indonesia yang Lebih Modern
BRMP Mektan berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi pertanian yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Penguatan mekanisasi, digitalisasi, serta inovasi alat dan mesin pertanian menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam membangun sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Dengan dukungan teknologi seperti Drone AGRA 30 dan PowerGro Seed Germinator SP-300, modernisasi pertanian diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan merata. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia di tengah tantangan pertanian global.
- Penulis: redaksi





Saat ini belum ada komentar