Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Sukses Bertani

Sukses Bertani

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 17 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – sukses bertani | Sebagai negara agraris Indonesia memiliki potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) yang sangat besar. Namun, di sisi lain pekerjaan sebagai petani yang memegang peranan penting bagi kelangsungan hidup masyarakat suatu negara dianggap tidak memiliki martabat yang tinggi dan menjadi peluang untuk berpenghasilan yang lebih besar.

Potret petani adalah orang yang lanjut usia, kumuh, kotor, dan tidak berpendidikan sangat melekat saat ini, dan hal ini menjadi tugas kita semua untuk merubahnya.

Berikut ini beberapa tips menarik yang dapat dijadikan acuan Sukses Bertani:

  1. Percaya Diri

Yang paling utama adalah harus memiliki keyakinan terhadap pekerjaan menjadi petani. Tanpa adanya petani, orang tidak akan bisa mendapatkan beras dan bahan makanan. Oleh karena itu, kita tak perlu merasa gengsi dengan pekerjaan yang kita pilih ini. Terlebih lagi, predikat Indonesia sebagai negara agraris harus dibangkitkan kembali. Sebagai generasi muda, tak ada salahnya memilih pekerjaan menjadi petani. Apalagi bila kita mungkin seorang sarjana pertanian, hal ini merupakan kesempatan yang baik untuk mengamalkan ilmu yang Anda peroleh selama ini. Kita harus bangga karena dengan menjadi petani, Anda meneruskan generasi yang menopang kebutuhan pangan bangsa ini. Dan kita juga harus bangga karena ilmu yang dipelajari berguna untuk kehidupan orang lain.

  1. Inovasi Kerja Pertanian Modern

Jangan hanya berpedoman pada cara bertani yang telah menjadi warisan turun menurun, saat ini petani harus pandai berinovasi dalam bentuk pembibitan maupun teknologi dalam berproduksi. Inovasi banyak yang telah diciptakan oleh beberapa petani kreatif atau bahkan juga sering diciptakan oleh peneliti maupunmahasiswa di seluruh penjuru tanah air. Untuk mengetahui berbagai inovasi yang ada, petani harus mau dan mampu untuk memanfaatkan teknologi yang ada khususnya teknologi informasi dan komunikasi. Dalam hitungan detik, petani dimanapun dapat mengetahui inovasi-inovasi terbaru.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Serial Renjana

      Lewat Serial Renjana, Kementan Sasar Mindset Milenial Bangun Kesadaran Pangan

      • calendar_month Selasa, 21 Mar 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong generasi milenial untuk terjun ke dunia pertanian. Ada enam strategi yang telah disusun oleh Kementan diantaranya adalah transformasi pendidikan vokasi pertanian, pembuatan program wirausaha muda pertanian, melibatkan mahasiswa atau alumni atau pemuda tani Pertanian, menumbuhkan KUB atau Kelompok Usaha Bersama yang difokuskan pada sektor pertanian, membuat program pelatihan […]

    • Anniversary Dan Nobar Akbar Inter Club Indonesia

      Anniversary Dan Nobar Akbar Inter Club Indonesia

      • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      Jakarta – Inter memang harus mengakui keunggulan ac milan di laga Derby Della Madoninna. Meski demikian, ICI tetap berjiwa besar dan merayakan anniversary ke 19 Inter Club Indonesia. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pelatih Inter Simone Inzaghi belum pernah memenangi laga derby tersebut di Serie A. Inter lebih dulu unggul berkat goal Marcelo Brozovic, yang memanfaatkan umpan […]

    • Pengertian sistem pertanian organik (Foto: Canva - Quang Nguyen).

      Rahasia Sukses Pertanian! Apa Itu Sistem Pertanian Organik? Cari Tahu Jawabannya di Sini

      • calendar_month Jumat, 10 Nov 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Sistem pertanian organik bisa jadikan tanah makin subur, ini keunggulan lainnya. Pertanian organik telah menjadi topik hangat di kalangan pecinta alam dan penyuka hidup sehat. Banyak yang penasaran, apa sebenarnya yang dimaksud dengan sistem pertanian organik dan mengapa semakin banyak orang beralih ke metode ini? Apa Itu Sistem Pertanian Organik? Sistem pertanian organik adalah pendekatan […]

    • Kementan Jadikan Polbangtan Sebagai Pusat Pengembangan Agrisociopreneur Pertanian

      Kementan Jadikan Polbangtan Sebagai Pusat Pengembangan Agrisociopreneur Pertanian

      • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      GOWA – Dalam upaya mendorong alumninya untuk menciptakan lapangan kerja dibidang pertanian (job creator) Polbangtan Gowa melalui program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) Kementerian Pertanian (Kementan), menggelar sosialisasi program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP). PWMP merupakan program Kementerian Pertanian yang dirancang mendorong penumbuhan generasi muda berwirausaha di bidang pertanian. Dalam upaya tersebut, program […]

    • Fenomena El Nino

      Respon Fenomena El Nino, Kementan Siapkan CSA Antisipasi Pemanasan Suhu Bumi

      • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) telah mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam mengantisipasi dampak fenomena El Nino. BMKG berkali-kali mengingatkan kalau di Indonesia akan menghadapi El Nino. El Nino adalah fenomena alam yang disebabkan oleh climate change. El Nino merupakan fenomena kering dimana curah hujannya lebih kering dari biasanya. El Nino erat kaitannya dengan peningkatan konsentrasi kenaikan […]

    • Program SMART menargetkan mampu menyerap 180 ton karbon dioksida setelah tahun 2025. Target ambisius ini bisa tercapai jika mangrove

      Program SMART: Restorasi Mangrove yang Berpotensi Serap 180 Ton Karbon di Banyuasin

      • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      wartanionline.com – Program restorasi mangrove bernama Sungsang Mangrove Restoration and Ecotourism (SMART) menargetkan mampu menyerap 180 ton karbon dioksida setelah tahun 2025. Target ambisius ini bisa tercapai jika mangrove yang ditanam berhasil tumbuh subur dan ekosistemnya direstorasi secara optimal. Inisiatif ini merupakan hasil kerja sama antara masyarakat setempat dengan Center for International Forestry Research (CIFOR). […]

    expand_less