Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Kementan Pacu Modernisasi Pertanian Tingkatkan Produktivitas Petani

Kementan Pacu Modernisasi Pertanian Tingkatkan Produktivitas Petani

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong percepatan transformasi sektor pertanian Indonesia melalui modernisasi, inovasi, digitalisasi, dan hilirisasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Hal itu disampaikan Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Kementan, Heru Tri Widarto, dalam kegiatan kuliah umum di Universitas Alkhairaat, Palu, Kamis (20/8/2026).

Menurut Heru, transformasi pertanian menjadi kebutuhan strategis di tengah tantangan perubahan iklim, keterbatasan lahan, serta tuntutan peningkatan efisiensi produksi. Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu mengubah pola usaha tani dari sekadar menghasilkan bahan mentah menjadi kegiatan agribisnis yang memiliki nilai tambah dan berdaya saing.

Pemerintah terus mendorong penerapan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan efisiensi penggunaan lahan dan sumber daya. Salah satu teknologi yang mulai dimanfaatkan adalah drone multispektral.

Teknologi tersebut dapat digunakan untuk membantu penyemprotan pupuk sekaligus memetakan kondisi kesehatan tanaman. Dengan pemantauan yang lebih akurat, petani dapat mendeteksi potensi serangan hama dan gangguan tanaman sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Selain drone, sensor tanah berbasis Internet of Things (IoT) juga menjadi bagian dari penerapan pertanian presisi. Sensor tersebut mampu memberikan informasi secara real-time mengenai kelembapan tanah dan kebutuhan nutrisi tanaman yang dapat dipantau melalui perangkat digital.

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) turut dikembangkan untuk mengolah data cuaca dan citra satelit. Data tersebut dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan waktu tanam yang lebih optimal serta mendukung pengambilan keputusan petani.

Teknologi lainnya seperti smart greenhouse memungkinkan produksi tanaman hortikultura berlangsung lebih terkendali sepanjang tahun. Sementara itu, pompa irigasi bertenaga surya menjadi alternatif untuk menekan biaya operasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak.

Untuk memperluas penerapan teknologi tersebut, pemerintah telah membentuk 33 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian di berbagai wilayah. Pendampingan dilakukan agar inovasi yang dikembangkan dapat diterapkan secara langsung oleh petani.

Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian juga berperan dalam mengidentifikasi kebutuhan teknologi berdasarkan karakteristik setiap wilayah. Teknologi yang sesuai kemudian direkayasa, diuji, dan didiseminasikan kepada petani.

Transformasi pertanian, menurut pemerintah, tidak cukup hanya mengandalkan teknologi. Penguatan kelembagaan petani juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan posisi tawar dan akses terhadap sumber daya.

Petani didorong membangun kelompok dan kelembagaan yang kuat sehingga mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas akses pasar, serta berkembang menjadi pelaku usaha tani yang mandiri dan profesional.

Di sisi lain, hilirisasi komoditas menjadi salah satu fokus utama untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian. Petani diharapkan tidak lagi berhenti pada produksi bahan mentah, tetapi mampu terlibat dalam pengolahan dan pengembangan produk bernilai ekonomi lebih tinggi.

Produk pertanian yang telah melalui proses hilirisasi dinilai memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar nasional maupun global. Langkah tersebut juga diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai negara penghasil dan pengekspor produk pertanian unggulan.

Peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Petani dituntut semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika dunia usaha.

Pemerintah menilai transformasi pertanian membutuhkan proses berkelanjutan serta kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, petani, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Ketahanan pangan nasional pun tidak hanya diukur dari kemampuan memproduksi pangan dalam jumlah besar, tetapi juga mencakup aspek ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan secara berkelanjutan.

Dengan kombinasi teknologi, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan hilirisasi, transformasi pertanian diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian nasional.

  • Penulis: redaksi
  • Editor: admin

Komentar (2)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Cara Ternak Kambing Untuk Pemula

      Cara Ternak Kambing Untuk Pemula

      • calendar_month Minggu, 8 Jan 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      Cara ternak kambing untuk pemula ini dapat kamu lakukan dengan mudah dam pastinya dengan memperhatikan teknis yang dilakukan dan tidak lupa proses perawatannya. Berikut ini cara ternak kambing untuk pemula, yaitu: 1. Pembuatan Kandang Langkah awal dalam beternak kambing adalah perlu membuat kandang terlebih dahulu. Usahakan untuk membuat kandang berjarak 5 meter dari rumah agar […]

    • Keuntungan mencangkok tanaman dalam bidang pertanian ini mencakup pembuahan lebih cepat, pertumbuhan tanaman yang lebih pesat,

      Keuntungan Mencangkok Tanaman dalam Bidang Pertanian: Inovatif dan Produktif

      • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      Keuntungan mencangkok tanaman dalam bidang pertanian. Teknik cangkok atau perkembangbiakan vegetatif telah menjadi pilihan populer bagi para pembudidaya tanaman hias, tanaman buah, dan berbagai jenis tanaman lainnya. Metode ini melibatkan pengupasan ranting pohon yang sudah cukup besar hingga terlihat bagian kambiumnya. Selanjutnya, bagian kambium tersebut akan ditutup dengan tanah atau humus, dilapisi dengan plastik, dan […]

    • Pertanian

      Booming AI Pertanian: Inilah Teknologi yang Akan Ubah Wajah Ketahanan Pangan Dunia

      • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com — Dunia pertanian tengah mengalami transformasi besar. Berkat kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), sektor ini diproyeksikan tumbuh luar biasa cepat dalam dekade mendatang. Berdasarkan laporan terbaru SNS Insider, nilai pasar AI global di bidang pertanian diprediksi melonjak dari USD 1,8 miliar pada 2023 menjadi USD 12,8 miliar pada 2032. Pertumbuhan ini mencerminkan laju compound […]

    • Pembiayaan usaha

      Dorong Peningkatan Petani Indonesia, Kementan Bangun Kerjasama Dengan 9 Lembaga Pembiayaan

      • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      MAKASSAR – Kementerian Pertanian (Kementan) telah menetapkan arah kebijakan pembangunan pertanian yaitu mewujudkan Pertanian Maju, Mandiri, Modern. Arah kebijakan ini menjadi pedoman Kementan untuk bertindak cerdas, tepat, dan cepat bagi jajaran Kementerian Pertanian di seluruh Indonesia dalam rangka meningkatkan kinerja yang lebih baik pada tahun 2022.   Berbagai penghargaan dan apresiasi diberikan untuk Pemerintah Indonesia […]

    • Usaha Ternak Modal Rp300 Ribu

      Usaha Ternak Menguntungkan dengan Modal Rp300 Ribu

      • calendar_month Kamis, 29 Des 2022
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      Usaha ternak menguntungkan dengan modal hanya Rp300 ribu saja. Bisnis peternakan ini adalah salah satu usaha dengan omzet sekaligus modal yang tinggi. Hal ini karena harga bibit, kandang maupun perawatannya yang terbilang cukup mahal. Namun, ternyata masih ada lho usaha ternak hanya dengan modal Rp300 ribu. Berikut ini beberapa usaha ternak hanya dengan modal Rp300 […]

    • PM-AAS Masuk Kampus! Polbangtan Kementan Cetak SDM Unggul untuk Pertanian Masa Depan

      PM-AAS Masuk Kampus! Polbangtan Kementan Cetak SDM Unggul untuk Pertanian Masa Depan

      • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.co, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa menggelar kuliah umum bertema “Metode Tanam Padi PM-AAS” sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-8. Kegiatan yang berlangsung di Aula Syekh Yusuf ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pertanian untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai teknologi budidaya padi modern. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan sumber daya […]

    expand_less