Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Zulhas Kawal Perbaikan Irigasi Banyuwangi Atasi Masalah Sedimentasi

Zulhas Kawal Perbaikan Irigasi Banyuwangi Atasi Masalah Sedimentasi

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau kondisi infrastruktur pengairan di Dam Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis, 20 Agustus 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli Hasan bertemu dengan Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono serta jajaran Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA). Pertemuan itu menjadi ruang bagi para petani untuk menyampaikan langsung persoalan irigasi yang selama ini menghambat distribusi air ke lahan pertanian.

Pemerintah pusat menilai kelancaran sistem pengairan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Salah satu persoalan utama yang disampaikan petani adalah sedimentasi lumpur yang menumpuk di saluran irigasi sekunder. Endapan tersebut menyebabkan aliran air tidak optimal sehingga distribusi ke lahan pertanian warga menjadi terganggu.

Ketua Gabungan HIPPA Pesanggaran, Murtadho, mengusulkan agar pemerintah segera melakukan normalisasi saluran melalui pengerukan sedimentasi.

Menurut petani, pengerukan menjadi kebutuhan mendesak agar kapasitas saluran kembali optimal, terutama sebelum memasuki musim tanam berikutnya.

Persoalan pengairan menjadi semakin penting karena ketersediaan air berpengaruh langsung terhadap keberhasilan produksi pertanian. Gangguan distribusi air berpotensi menurunkan produktivitas lahan dan meningkatkan risiko bagi petani.

Menanggapi aspirasi tersebut, Zulkifli Hasan meminta Pemerintah Kabupaten Banyuwangi segera menyusun surat usulan resmi kepada Kementerian Pekerjaan Umum.

Surat tersebut juga diminta ditembuskan kepada Kementerian Koordinator Bidang Pangan agar pemerintah pusat dapat memantau proses pengajuan dan tindak lanjutnya.

Zulkifli menyatakan akan mengawal proses perbaikan tersebut. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penanganan persoalan irigasi yang telah disampaikan langsung oleh petani.

Permintaan percepatan administrasi tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemerintah memastikan persoalan teknis di lapangan segera mendapatkan tindak lanjut dari kementerian terkait.

Selain pengerukan sedimentasi, kelompok petani juga mengusulkan agar pembangunan dan perbaikan saluran irigasi dapat melibatkan masyarakat melalui sistem swakelola atau padat karya.

Model tersebut dinilai memiliki dua manfaat sekaligus. Infrastruktur dapat dibangun sesuai kebutuhan di lapangan, sementara masyarakat sekitar juga memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam pekerjaan pembangunan.

Zulkifli Hasan menyambut positif masukan tersebut. Pemerintah akan mempertimbangkan pola pelaksanaan yang memungkinkan masyarakat ikut berperan dalam pembangunan infrastruktur pertanian.

Pelibatan petani juga diharapkan dapat memperkuat rasa memiliki terhadap jaringan irigasi yang dibangun sehingga pemeliharaannya dapat dilakukan secara lebih berkelanjutan.

Kunjungan Menko Pangan ke Dam Karangdoro menunjukkan bahwa persoalan infrastruktur dasar masih menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan produksi pangan.

Bagi petani, ketersediaan air bukan sekadar persoalan infrastruktur, melainkan salah satu penentu keberhasilan musim tanam dan panen. Karena itu, perbaikan jaringan irigasi perlu dilakukan secara terencana, termasuk melalui normalisasi saluran yang mengalami sedimentasi.

Pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat memperkuat koordinasi agar proses perbaikan tidak terhambat persoalan administratif. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memiliki peran penting dalam menyiapkan usulan, sementara kementerian terkait akan menangani aspek teknis sesuai kewenangannya.

Kehadiran Zulkifli Hasan bersama pemerintah daerah dan kelompok HIPPA juga memperlihatkan pentingnya komunikasi langsung dengan petani. Aspirasi dari lapangan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan prioritas pembangunan infrastruktur pertanian.

Dengan perbaikan jaringan pengairan, petani Banyuwangi diharapkan dapat memperoleh pasokan air yang lebih lancar. Pada akhirnya, kondisi tersebut diharapkan mampu menjaga produktivitas lahan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Bagi petani di sekitar Dam Karangdoro, komitmen pemerintah untuk mengawal perbaikan irigasi menjadi harapan agar persoalan sedimentasi dan distribusi air dapat segera teratasi sebelum mengganggu musim tanam berikutnya.

  • Penulis: redaksi
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi

    Terapkan Inovasi Teknologi Pertanian, Kementan Tingkatkan Produksi dan Produktivitas

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Kementerian Pertanian (Kementan) terus meningkatkan kapasitas SDM pertaniannya untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian. Diantaranya melalui Bimtek-bimtek atau pelatihan-pelatihan yang sering digencarkan oleh Kementan beserta jajarannya. Dalam berbagai kesempatan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) selalu mengatakan bahwa para penyuluh pertanian adalah garda terdepan dalam mengawal pembangunan pertanian untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian, […]

  • Manfaat Ampas teh

    Manfaat Ampas Teh untuk Tanaman: Nutrisi Alami dan Perawatan Efektif

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Ampas teh bekas ternyata memiliki banyak manfaat bagi tanaman, mulai dari menjadi pupuk alami hingga membantu mengendalikan hama. Berikut adalah berbagai manfaat ampas teh untuk tanaman dan cara penggunaannya. Manfaat Ampas Teh untuk Tanaman 1. Pupuk Alami yang Kaya Nutrisi Ampas teh mengandung nutrisi penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalium yang diperlukan tanaman […]

  • Tanaman Hias Pot Gantung Perlu Disiram? Ini Cara Mengetahuinya

    Perawatan Tanaman Hias di Pot Gantung, Ini Tips Penting agar Tetap Terhidrasi dengan Baik di Musim Panas

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Tanaman hias pot gantung merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk menambahkan keindahan dan warna pada taman. Namun, penting bagi kita untuk memperhatikan kebutuhan air tanaman hias yang ada di dalam pot gantung tersebut, terutama saat cuaca sedang panas. Menjaga tanaman tetap terhidrasi dengan baik merupakan faktor penting dalam menjaga keberhasilan pertumbuhan dan keindahan […]

  • Update Harga dan Tren Toyota Jawa Tengah 2026: Rekomendasi Frenky untuk Unit Terbaik

    Update Harga dan Tren Toyota Jawa Tengah 2026: Rekomendasi Frenky untuk Unit Terbaik

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Perkembangan infrastruktur di wilayah Jawa Tengah, khususnya jalur penghubung antara Semarang, Demak, hingga Kudus, telah mengubah pola kebutuhan kendaraan masyarakat. Di tahun 2026 ini, kendaraan bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan investasi yang harus memiliki daya tahan tinggi dan nilai jual kembali yang stabil. Bagi masyarakat yang mencari diler dengan pelayanan terbaik, Dealer […]

  • Jenis-Jenis Tanaman Obat Rimpang

    Jenis-Jenis Tanaman Obat Rimpang, Ini Manfaat dan Cara Menanamnya

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Jenis-jenis tanaman obat rimpang adalah tanaman herbal yang biasanya dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional. Rimpang merupakan bagian tanaman yang tumbuh di bawah tanah dan biasanya digunakan sebagai bahan dasar dalam membuat obat herbal. Beberapa jenis-jenis tanaman obat rimpang yang populer di Indonesia antara lain kunyit, jahe, temulawak dan kencur. Menanam tanaman obat rimpang di rumah tidak […]

  • Tengah viral foodvlogger makan buah strawberry luar negeri yang besar dan manis. Lantas, mengapa strawberry di Indonesia kecil dan asam?

    Mengapa Strawberry di Indonesia Kecil dan Asam? Cari Tahu Faktanya di Sini

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Akhir-akhir ini sedang viral, foodvlogger di akun instagram @nanakoot_ yang kerap memakan strawberry dari luar negeri. Ada strawberry Korea, Jepang, Australia, hingga US. Terlihat jelas perbedaan antara strawberry Indonesia dengan produksi dari luar negeri. Dilansir dari Lotte Mart Indonesia, jika strawberry luar negeri terasa manis dan airnya banyak. Jika dari segi ukuran, produksi dari Indonesia […]

expand_less