Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peternakan » Panduan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal, dari Persiapan hingga Panen dalam 90 Hari

Panduan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal, dari Persiapan hingga Panen dalam 90 Hari

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Budidaya ikan lele menjadi salah satu usaha perikanan yang terus diminati karena memiliki pasar yang luas dan permintaan yang tinggi. Selain mudah dipasarkan, ikan lele juga memiliki masa panen yang relatif singkat sehingga berpotensi memberikan keuntungan bagi para pembudidaya.

Saat ini, budidaya lele tidak lagi harus menggunakan kolam tanah yang membutuhkan lahan luas. Salah satu metode yang semakin populer adalah menggunakan kolam terpal. Metode ini dinilai lebih praktis, ekonomis, dan cocok diterapkan di pekarangan rumah maupun lahan yang terbatas.

Berdasarkan informasi dari Cybex Kementerian Pertanian RI, berikut langkah-langkah budidaya ikan lele di kolam terpal beserta hal-hal penting yang perlu diperhatikan agar hasil panen lebih optimal.

1. Persiapan Kolam Terpal

Sebelum digunakan, terpal harus dicuci menggunakan sabun untuk menghilangkan sisa bahan kimia dari proses produksi. Setelah itu, bilas hingga benar-benar bersih dan keringkan.

Selanjutnya, bentangkan terpal dan pasang pada kerangka yang terbuat dari kayu atau bambu yang kokoh sehingga mampu menopang bentuk kolam dengan baik.

2. Pengisian dan Pengondisian Air

Isi kolam dengan air setinggi 20–30 sentimeter. Setelah itu, diamkan air selama 7–10 hari hingga mulai muncul lumut yang berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem kolam.

Untuk membantu pertumbuhan pakan alami, pembudidaya juga dapat menambahkan kotoran sapi kering ke dalam kolam sebelum benih ditebar.

3. Memilih Benih Lele Berkualitas

Keberhasilan budidaya sangat dipengaruhi oleh kualitas benih yang digunakan. Pilih benih yang sehat dengan ciri-ciri bergerak lincah, responsif saat diberi pakan, serta memiliki warna tubuh yang cerah.

Benih yang berkualitas akan memiliki tingkat kelangsungan hidup lebih tinggi dan pertumbuhan yang lebih cepat.

4. Penebaran Benih

Sebelum benih ditebar, lakukan penyortiran berdasarkan ukuran. Pisahkan benih berukuran besar dan kecil untuk mengurangi risiko kanibalisme, yaitu perilaku lele yang memangsa ikan berukuran lebih kecil.

Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada malam hari karena suhu air lebih stabil sehingga dapat mengurangi tingkat stres pada ikan.

Perawatan Selama Masa Pemeliharaan

Selain persiapan awal, perawatan harian menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan budidaya ikan lele.

Penyortiran Berkala

Saat ikan berusia sekitar 20 hari, lakukan penyortiran kembali untuk memisahkan ikan berdasarkan ukuran. Langkah ini membantu pertumbuhan yang lebih merata sekaligus mengurangi risiko kanibalisme.

Menjaga Kualitas Air

Air kolam yang baik umumnya berwarna kehijauan. Kondisi tersebut menunjukkan ekosistem kolam berjalan dengan baik. Meski lele dikenal mampu hidup di air yang keruh atau berlumpur, kualitas air tetap perlu dipantau agar pertumbuhan ikan tetap optimal.

Mengatur Ketinggian Air

Ketinggian air harus disesuaikan dengan pertumbuhan ikan. Pengaturan yang dianjurkan meliputi:

  • Bulan pertama: sekitar 20 cm.
  • Bulan kedua: sekitar 40 cm.
  • Bulan ketiga: sekitar 80 cm.

Penyesuaian ini memberikan ruang gerak yang cukup bagi ikan seiring pertumbuhannya.

Pemberian Pakan

Lele sebaiknya diberi makan secara teratur sebanyak tiga kali sehari, yaitu pada pukul:

  • 07.00 pagi
  • 17.00 sore
  • 22.00 malam

Pakan yang direkomendasikan adalah pakan sentrat tipe 781-1 yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi ikan lele pada masa pembesaran.

Masa Panen

Dengan perawatan yang baik, ikan lele umumnya siap dipanen pada usia sekitar 90 hari.

Saat proses panen berlangsung, gunakan peralatan yang aman seperti sarung tangan, jaring, dan serokan berukuran besar. Penggunaan alat yang tepat akan memudahkan proses pemindahan ikan sekaligus membantu menjaga kualitas dan tekstur daging agar tetap baik hingga dipasarkan.

Penutup

Budidaya ikan lele menggunakan kolam terpal merupakan alternatif yang praktis dan efisien bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas. Dengan melakukan persiapan kolam yang benar, memilih benih unggul, menjaga kualitas air, serta memberikan pakan secara teratur, peluang memperoleh hasil panen yang optimal akan semakin besar. Metode ini juga menjadi pilihan yang menjanjikan bagi siapa saja yang ingin memulai usaha di sektor perikanan dengan modal yang relatif terjangkau.

  • Penulis: Admin
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah panduan menanam pucuk merah untuk pagar rumah yang mudah dan tumbuh dengan cepat menggunakan metode stek.

    Tingkatkan Kecantikan Pagar dengan Menanam Pucuk Merah: Panduan Lengkap

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Pucuk merah adalah semak hias yang mudah tumbuh dengan keunikan daun berwarna merah di ujungnya. Apakah Anda ingin mengetahui cara menanam pucuk merah dengan benar? Tanaman ini dapat memberikan sentuhan cantik pada pagar rumah Anda. Daun tanaman pucuk merah yang identik dengan hijau segar dan berwarna merah pada pucuknya ini tentu menjadi daya tarik yang […]

  • Kabupaten Bandung

    Jelang Puasa, Kementan Pastikan Ketersediaan dan Harga Pangan di Kabupaten Bandung Aman

    • calendar_month Minggu, 26 Feb 2023
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    SOREANG – Sebagai garda terdepan pembangunan pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mencukupi kebutuhan pangan bagi 273 juta jiwa penduduk Indonesia, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Ramadan 1.444 H yang akan datang dalam hitungan hari. Karenanya, Kementan terus memastikan harga dan ketersediaan 12 komoditas pangan strategis meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, daging ayam, […]

  • daun monstera keriting

    Jenis-Jenis Monstera Cantik yang Cocok untuk Dikoleksi di Rumah

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Monstera adalah tanaman hias ikonik dengan dedaunan unik yang mudah dikenali, menjadikannya favorit di kalangan pecinta tanaman. Tanaman ini memiliki karakteristik berupa lubang-lubang atau fenestrasi yang hanya muncul pada tanaman dewasa, memberikan tampilan eksotis dan menarik. Berikut adalah beberapa jenis monstera yang cantik dan layak dijadikan koleksi: 1. Monstera Deliciosa Monstera deliciosa adalah […]

  • Menteri

    Pesan Mentan Amran Saat Kunjungi PG Camming, Lakukan Yang Terbaik

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    Bone – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiaman mengunjungi pabrik gula Camming yang ada di Wanuawaru, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Kamis (10/10). Mentan Amran adalah putra asli daerah Bone yang juga pernah menjadi bagian dari keluarga besar pabrik gula Camming. Tercatat, ia pernah menjadi pegawai PTPN XIV, 1997 dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bagian Logistik di […]

  • Kebakaran Hutan di Los Angeles

    Dampak Kebakaran Hutan Terbesar di Los Angeles: Puluhan Ribu Hektare Lahan Hangus

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Wartanionline.com – Musibah kebakaran hutan di kawasan Los Angeles, Amerika Serikat, belakangan ini menjadi sorotan dunia. Dilaporkan bahwa bencana tersebut telah melahap puluhan ribu hektare lahan dan sejumlah permukiman penduduk. Menurut siaran YouTube WPLG Local 10 (Minggu, 11/1), kobaran api menghanguskan sekitar 27.000 hektare area di Palisades, California. Kondisi ini diperparah oleh sapuan angin kencang […]

  • Biosaka

    Tidak Efektif Meningkatkan Hasil Produksi Pangan, Biosaka Dikritisi Peneliti

    • calendar_month Sabtu, 10 Jun 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    Jakarta –Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional mengkritisi kepopuleran biosaka dapat meningkatan pertumbuhan, efisiensi pupuk, dan hasil menjadi kurang valid untuk diterapkan secara umum dengan dasar hasil kajian TIM Fakultas Pertanian Universitas IPB lantaran bahan baku biosaka yang beragam dan tidak standar, memiliki kandungan bahan aktif yang bervariasi. Hal ini dikemukakan oleh Dr. Ir. I […]

expand_less