Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peternakan » Panduan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal, dari Persiapan hingga Panen dalam 90 Hari

Panduan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal, dari Persiapan hingga Panen dalam 90 Hari

  • account_circle Admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Budidaya ikan lele menjadi salah satu usaha perikanan yang terus diminati karena memiliki pasar yang luas dan permintaan yang tinggi. Selain mudah dipasarkan, ikan lele juga memiliki masa panen yang relatif singkat sehingga berpotensi memberikan keuntungan bagi para pembudidaya.

Saat ini, budidaya lele tidak lagi harus menggunakan kolam tanah yang membutuhkan lahan luas. Salah satu metode yang semakin populer adalah menggunakan kolam terpal. Metode ini dinilai lebih praktis, ekonomis, dan cocok diterapkan di pekarangan rumah maupun lahan yang terbatas.

Berdasarkan informasi dari Cybex Kementerian Pertanian RI, berikut langkah-langkah budidaya ikan lele di kolam terpal beserta hal-hal penting yang perlu diperhatikan agar hasil panen lebih optimal.

1. Persiapan Kolam Terpal

Sebelum digunakan, terpal harus dicuci menggunakan sabun untuk menghilangkan sisa bahan kimia dari proses produksi. Setelah itu, bilas hingga benar-benar bersih dan keringkan.

Selanjutnya, bentangkan terpal dan pasang pada kerangka yang terbuat dari kayu atau bambu yang kokoh sehingga mampu menopang bentuk kolam dengan baik.

2. Pengisian dan Pengondisian Air

Isi kolam dengan air setinggi 20–30 sentimeter. Setelah itu, diamkan air selama 7–10 hari hingga mulai muncul lumut yang berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem kolam.

Untuk membantu pertumbuhan pakan alami, pembudidaya juga dapat menambahkan kotoran sapi kering ke dalam kolam sebelum benih ditebar.

3. Memilih Benih Lele Berkualitas

Keberhasilan budidaya sangat dipengaruhi oleh kualitas benih yang digunakan. Pilih benih yang sehat dengan ciri-ciri bergerak lincah, responsif saat diberi pakan, serta memiliki warna tubuh yang cerah.

Benih yang berkualitas akan memiliki tingkat kelangsungan hidup lebih tinggi dan pertumbuhan yang lebih cepat.

4. Penebaran Benih

Sebelum benih ditebar, lakukan penyortiran berdasarkan ukuran. Pisahkan benih berukuran besar dan kecil untuk mengurangi risiko kanibalisme, yaitu perilaku lele yang memangsa ikan berukuran lebih kecil.

Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada malam hari karena suhu air lebih stabil sehingga dapat mengurangi tingkat stres pada ikan.

Perawatan Selama Masa Pemeliharaan

Selain persiapan awal, perawatan harian menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan budidaya ikan lele.

Penyortiran Berkala

Saat ikan berusia sekitar 20 hari, lakukan penyortiran kembali untuk memisahkan ikan berdasarkan ukuran. Langkah ini membantu pertumbuhan yang lebih merata sekaligus mengurangi risiko kanibalisme.

Menjaga Kualitas Air

Air kolam yang baik umumnya berwarna kehijauan. Kondisi tersebut menunjukkan ekosistem kolam berjalan dengan baik. Meski lele dikenal mampu hidup di air yang keruh atau berlumpur, kualitas air tetap perlu dipantau agar pertumbuhan ikan tetap optimal.

Mengatur Ketinggian Air

Ketinggian air harus disesuaikan dengan pertumbuhan ikan. Pengaturan yang dianjurkan meliputi:

  • Bulan pertama: sekitar 20 cm.
  • Bulan kedua: sekitar 40 cm.
  • Bulan ketiga: sekitar 80 cm.

Penyesuaian ini memberikan ruang gerak yang cukup bagi ikan seiring pertumbuhannya.

Pemberian Pakan

Lele sebaiknya diberi makan secara teratur sebanyak tiga kali sehari, yaitu pada pukul:

  • 07.00 pagi
  • 17.00 sore
  • 22.00 malam

Pakan yang direkomendasikan adalah pakan sentrat tipe 781-1 yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi ikan lele pada masa pembesaran.

Masa Panen

Dengan perawatan yang baik, ikan lele umumnya siap dipanen pada usia sekitar 90 hari.

Saat proses panen berlangsung, gunakan peralatan yang aman seperti sarung tangan, jaring, dan serokan berukuran besar. Penggunaan alat yang tepat akan memudahkan proses pemindahan ikan sekaligus membantu menjaga kualitas dan tekstur daging agar tetap baik hingga dipasarkan.

Penutup

Budidaya ikan lele menggunakan kolam terpal merupakan alternatif yang praktis dan efisien bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas. Dengan melakukan persiapan kolam yang benar, memilih benih unggul, menjaga kualitas air, serta memberikan pakan secara teratur, peluang memperoleh hasil panen yang optimal akan semakin besar. Metode ini juga menjadi pilihan yang menjanjikan bagi siapa saja yang ingin memulai usaha di sektor perikanan dengan modal yang relatif terjangkau.

  • Penulis: Admin
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalkan SEO Website Anda dengan Jasa PBN, Backlink Berkualitas & Aman

    Optimalkan SEO Website Anda dengan Jasa PBN, Backlink Berkualitas & Aman

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Dalam dunia digital saat ini, backlink bukan lagi sekadar pelengkap dalam strategi SEO melainkan salah satu faktor penentu utama peringkat website di mesin pencari seperti Google. Salah satu metode yang masih sering digunakan karena efektivitasnya adalah Jasa PBN (Private Blog Network). Jika Anda sedang mencari cara cepat namun terukur untuk meningkatkan peringkat website […]

  • Bunga Tropis

    7 Bunga Tropis yang Bisa Ditanam di Dalam dan Luar Ruangan

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    wartanionline.com – Bunga tropis tak hanya mempercantik ruangan dan taman, tetapi juga memberikan nuansa eksotis yang menenangkan. Beberapa di antaranya cocok ditanam baik di dalam maupun luar ruangan, dengan perawatan yang relatif mudah. Berikut adalah daftar bunga tropis beserta cara merawatnya agar tetap segar dan indah. 1. Peace Lily (Spathiphyllum) Peace lily atau bunga lili […]

  • pelayanan publik

    Tingkatkan Inovasi, Polbangtan Kementan Respon Standar Pelayanan Publik

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2023
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    GOWA – Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa menggelar public hearing atau konsultasi standar pelayanan publik, pada Senin (30/01) di Mercure Hotel Nexa Pettarani Makassar. Acara tersebut dihadiri sebanyak 85 orang yang berasal perwakilan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), media, pejabat dan tenaga pendidik Polbangtan Gowa duta petani millennial, kelompok tani, serta elemen masyarakat lainnya. Public […]

  • Peluang Bisnis Ikan Hias dan Ini Tips Jitu Memulainya

    Peluang Bisnis Ikan Hias dan Ini Tips Jitu Memulainya, Bisa Untung Besar!

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Peluang bisnis pasar ikan hias telah menjadi salah satu segmen bisnis yang menjanjikan dan semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Ikan hias memiliki daya tarik estetika yang tinggi dan menjadi hobi bagi banyak orang di seluruh dunia. Jika Anda tertarik memulai bisnis di bidang ini, berikut adalah beberapa informasi dan tips yang dapat membantu Anda […]

  • Percepatan Tanam CSR  Bone Dimulai, 2.000 Hektare Lahan Siap Digarap

    Percepatan Tanam CSR Bone Dimulai, 2.000 Hektare Lahan Siap Digarap

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Humas Polbangtan Gowa
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Bone – Gerakan percepatan tanam di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) resmi dimulai di Desa Corawalie, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal optimalisasi lahan pertanian baru untuk mendukung peningkatan produksi pangan nasional. Percepatan tanam dilakukan pada lahan awal seluas 2 hektare sebagai bagian dari target 2.000 hektare lahan siap […]

  • Inovasi Agrikultur, Teknologi CSA Kementan Solusi Peningkatan Produktivitas Petani Di Deli Serdang

    Inovasi Agrikultur, Teknologi CSA Kementan Solusi Peningkatan Produktivitas Petani Di Deli Serdang

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    SUMUT – Kementerian Pertanian (Kementan) beserta jajarannya terus menggalakan program-program utamanya, salah satunya adalah Program Stategic Irrigation and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP). Program SIMURP merupakan salah satu program andalan Kementan melalui penerapan teknologi andalannya yaitu, Climate Smart Agriculture (CSA) atau pertanian cerdas iklim yang ramah lingkungan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) sangat mendukung Program SIMURP, karena melalui CSA yang […]

expand_less