Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » PERPRES 35/2022 KUATKAN FUNGSI PENYULUHAN PERTANIAN, KSP PANTAU IMPLEMENTASI DI BULUKUMBA

PERPRES 35/2022 KUATKAN FUNGSI PENYULUHAN PERTANIAN, KSP PANTAU IMPLEMENTASI DI BULUKUMBA

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassar — Penyuluhan pertanian merupakan salah satu upaya strategis dalam menggerakkan pencapaian pembangunan pertanian. Melalui kegiatan penyuluhan, petani ditingkatkan kemampuannya agar mampu mengelola usahatani secara produktif, efisien dan menguntungkan, serta menyejahterakan kehidupan petani, beserta keluarganya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengungkapkan bahwa efekvifitas penyelenggaraan penyuluhan terjadi apabila didukung oleh penyuluh pertanian berkualitas.

“Kelembagaan yang kuat, sarana dan prasarana yang memadai sangat mendukung keberhasilan pelaksanaan penyuluhan. Hal ini perlu didukung komitmen dari pimpinan wilayah”, ujar Mentan SYL.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi bahwa kondisi penyuluhan mendekati ideal setelah lahirnya UU No. 16 Tahun 2016. Namun setelah adanya UU No. 23 Tahun 2014 sistem penyuluhan sedikit berubah karena beberapa kelembagaan penyuluhan tidak ada.

Sehingga tentu saja karena rumahnya berubah efektivitas penyuluhan nampaknya perlu dipikirkan secara bersama-sama bagaimana caranya kondisi penyuluhan di era UU No. 23 Tahun 2014 tetap bisa menggeliat seperti hal dulu pada saat UU No. 16 Tahun 2006 berlaku. Untuk itu, Kementerian Pertanian mendukung agar UU 16/2006 dapat direvisi agar selaras dengan UU 23/2014”, ungkap Dedi.

Diakui Dedi, saat UU 16 Tahun 2006 menjadi landasan penyuluhan pertanian, kondisi penyuluhan ideal. Karena ada berbagai lembaga penyuluhan mulai dari Bakornasluh, di provinsi ada Bakorluh, Bapeluh/BP4K dan BPP di kecamatan. Semua bekerja aktif dengan aktivitas penyuluhan yang luar biasa”, ujarnya.

Dedi menambahkan, untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian dibutuhkan penguatan sumber daya manusia pertanian dan penerapan inovasi knologi pertanian tepat guna, efektif, dan efisien. Saat ini, yang dilakukan melalui penyuluhan pertanian belum sepenuhnya berfungsi guna memberikan dukungan yang kuat dalam pencapaian ketahanan pangan nasional.

Dengan terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2022, penguatan fungsi penyuluhan pertanian akan menjadi lebih baik, ujar Dedi.

Dalam rangka monitoring dan evaluasi isu-isu strategis, Staf Kepresidenan Republik Indonesia bersama-sama dengan Tim Kementerian telah melakukan Verifikasi Lapangan Implementasi Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 35 Tahun2022 di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (31/5/2022).

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba, Misbawati A. Wawo menyatakan bahwa 72% dari luas wilayahnya adalah lahan pertanian dengan potensi yang sangat besar, dimana peningkatan produktivitas memerlukan penyuluh pertanian dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba saat ini sedang menggiatkan program kampung sapi dan sentra pertanian organik. Saat ini rancangan Perdanya sedang disusun dan salah satu dukungan Bupati adalah pengadaan bibit unggul dan secara pribadi telah menyumbangkan 16.000 bibit. Misbawati berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat mensupport program Bupati dimaksud.

Ditambahkan Misbawati, penguatan sdm dan kelembagaan penyuluhan tidak akan efektif kalo tidak ada kelembagaan yang menaungi penyuluhan, maka akan didorong untuk membentuk UPTD.

Menanggapi sambutan Kepala Dinas, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Bustanul Arifin Caya menyatakan pentingnya sinergitas yang baik dan dukungan pemerintah daerah tehadap program-program Kementerian Pertanian khususnya implementasi Perpres Nomor 35 Tahun 2022.

Lebih lanjut, Bustanul menyampaikan bahwa penyelenggaraan penyuluhan akan lebih kuat lagi dengan adanya dukungan dari Kantor Staf Presiden untuk mendorong terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian.

Dengan terbitnya SKB diharapkan mampu menjadi landasan pacu untuk mengakselerasi kegiatan penyuluhan mulai dari proses pembelajaran, produktivitas dan kesejahteraan masyarakat, pungkasnya. (DH/NF)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Manfaat Bioteknologi untuk Sektor Pertanian

    5 Manfaat Bioteknologi untuk Sektor Pertanian

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Bioteknologi, pemanfaatan agen hayati dan proses biologi untuk menghasilkan produk dan jasa, memiliki banyak manfaat untuk sektor pertanian. Berikut adalah 5 manfaat utama bioteknologi untuk sektor pertanian: 1. Meningkatkan Hasil Panen Bioteknologi dapat membantu meningkatkan hasil panen melalui berbagai cara, seperti: – Mengembangkan varietas tanaman unggul: Tanaman yang dimodifikasi secara genetik dapat menghasilkan hasil panen […]

  • Kementan Dorong Wanita Tani Demi Ketahanan Pangan Lokal Untuk Maksimalkan Program CSA

    Kementan Dorong Wanita Tani Demi Ketahanan Pangan Lokal Untuk Maksimalkan Program CSA

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Wartanionline.com – Upaya Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus galakkan peningkatan konsumsi pangan lokal kepada Wanita Tani untuk memaksimalkan Program CSA. Melihat kondisi dunia yang kini sedang tidak baik-baik saja akibat pandemi covid, climate change juga konflik antar negara, Indonesia pun tak luput dari dampak tersebut. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan tujuan program kegiatan Kementerian […]

  • Penyuluh

    Tingkatkan Produktivitas, Kementan Dorong Penyuluh Pertanian Aktif Sosialisasikan Genta Organik

    • calendar_month Jumat, 3 Mar 2023
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    JAKARTA – Dalam mendukung pembangunan pertanian, peningkatan produksi dan produktivitas serta peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian menjadi bagian yang sangat penting. Kementerian Pertanian (Kementan) beserta jajarannya terus mengembangkan program-program utamanya, yang paling terbaru adalah Program Genta Organik yang merupakan program gerakan pertanian pro organik. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa Genta Organik […]

  • Komisi IV DPR: Mentan Amran Excellent Bawa Pertanian

    Komisi IV DPR: Mentan Amran Excellent Bawa Pertanian

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com, Jakarta — Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Pertanian pada Senin, 24 November 2025, berubah menjadi ajang apresiasi terhadap keberhasilan besar sektor pertanian di bawah komando Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Salah satu pujian paling mengemuka datang dari Rokhmin Dahuri, anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan sekaligus mantan Menteri […]

  • Teknologi Pertanian

    Kementan Luncurkan Program Teknologi Pertanian, Dorong Produktivitas Wujudkan Kemandirian Petani

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus menghadirkan inovasi-inovasi teknologi terbarunya guna peningkatan produktivitas. Salah satunya adalah Program Taksi Alsintan yaitu program yang menyediakan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara mandiri oleh pelaku usaha di sektor pertanian melalui fasilitasi bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Melalui program ini diharapkan dapat menghadirkan teknologi pertanian guna mengakselerasi pemulihan ekonomi […]

  • Tanaman Lengkuas

    Tanaman Lengkuas, Manfaat dan Cara Menanamnya dalam Pot

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Tanaman lengkuas yang oleh masyarakat Jawa disebut dengan laos ini adalah jenis tanaman rimpang yang dapat tumbuh di dataran tinggi maupun dataran rendah. Lengkuas ini kerap dijadikan sebagai bumbu masakan khas Indonesia dan Asia. Tanaman lengkuas tidak hanya mampu menyedapkan rasa makanan, ada banyak juga manfaat lengkuas bagi kesehatan. Selama berabad-abad, lengkuas ini telah dijadikan […]

expand_less