Polusi Udara Bisa Ancam Produksi Kedelai Global, Tahu dan Tempe Terancam Punah? Ini Faktanya
- account_circle Saiful Rachman
- calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
- print Cetak

Penelitian terbaru oleh ICP, polusi udara menyebabkan panen global berkurang. Untuk kedelai, dampak penurunannya hingga 6-16%. (Canva by Tharakorn)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polusi udara merupakan salah satu masalah lingkungan yang paling serius di dunia.
Polusi udara dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit pernapasan, penyakit kardiovaskular, dan kanker.
Namun, polusi udara juga dapat berdampak negatif pada tanaman, termasuk tanaman pangan.
Hal ini dapat menyebabkan penurunan hasil panen dan kerugian ekonomi yang signifikan.
Ozon di permukaan tanah merupakan salah satu polutan udara yang paling berbahaya bagi tanaman.
Ozon di permukaan tanah terbentuk ketika polutan dari aktivitas manusia, seperti industri dan pembakaran biomassa, bereaksi bersama dengan adanya sinar matahari.
Konsentrasi ozon di permukaan tanah dapat sangat tinggi di wilayah pertanian yang berada di arah berlawanan arah angin di kota-kota besar.
Dikutip dari laman CNBC Indonesia, penelitian terbaru oleh ICP Vegetation Programme Coordination Centre, Centre for Ecology and Hydrology, memperkirakan bahwa polusi udara menyebabkan panen global berkurang.
Untuk kedelai, dampak penurunannya hingga 6-16%.
- Penulis: Saiful Rachman




