Tingkatkan Produktivitas dan Jaga Kelestarian Alam, Kementan Masifkan Penggunaan POC
- account_circle redaksi
- calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
- print Cetak

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi pada acara Ngobras Penyuluhan Volume 41, Selasa (17/10/2023). (Sumber: Humas Kementan)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong para petani untuk meningkatkan produksi produktivitas pertanian. Diantaranya dengan menggunakan varietas unggul, memperluas penggunaan pupuk organik dan melakukan pemupukan secara berimbang. Langkah ini penting dilakukan untuk menghasilkan padi berkualitas dan untuk menjaga keseimbangan alam.
Pada acara Ngobrol Asyik (Ngobras) Penyuluhan Volume 41 yang bertemakan Peningkatan Produktivitas Padi Melalui Penggunaan POC, Selasa (17/10/2023) secara virtual Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan pemupukan merupakan komponen utama pada sebuah tanaman.
Karena itu diperlukan keberimbangan baik pupuk urea maupun dengan proses perawatan. Salah satunya mengatur aliran air. Air sangat diperlukan pada sawah yang baru proses tanam. Namun pengairan tidak boleh berlebih karena dapat merusak akar tanaman.
“Pada lahan insentif pupuk kimia wajib dikurangi dan pupuk organik wajib ditingkatkan karena dapat memperbaiki unsur tanah. Pupuk organik juga merupakan sumber kehidupan terhadap mikroorganisme penyubur tanah. Dan tugas penyuluh pertanian adalah harus dapat mendongkrak produksi tanam, salah satunya dengan penggunaan Pupuk Organik Cair atau POC”, jelas Dedi Nursyamsi.
- Penulis: redaksi




