Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Sukses Budidaya Terong: Panduan Lengkap dari Penanaman hingga Panen

Sukses Budidaya Terong: Panduan Lengkap dari Penanaman hingga Panen

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Budidaya terong adalah kegiatan pertanian yang cukup menjanjikan mengingat permintaan pasar yang tinggi akan sayuran ini. Terong, dengan nama ilmiah Solanum melongena, merupakan salah satu sayuran yang mudah dibudidayakan dan memiliki nilai ekonomi yang baik. Berikut ini adalah panduan lengkap tentang cara budidaya terong, mulai dari penanaman hingga panen.

1. Persiapan Lahan

Pemilihan Lokasi:

  • Terong tumbuh optimal di daerah dengan ketinggian 0-1500 meter di atas permukaan laut.
  • Suhu ideal berkisar antara 25-30°C.
  • Pastikan lokasi memiliki sinar matahari penuh dan drainase yang baik.

Pengolahan Tanah:

  • Tanah dicangkul atau dibajak sedalam 20-30 cm.
  • Tambahkan pupuk kandang atau kompos sebanyak 15-20 ton per hektar.
  • Biarkan lahan selama satu minggu agar terpapar sinar matahari untuk membunuh hama dan penyakit.

2. Penyemaian Benih

Pemilihan Benih:

  • Pilih benih berkualitas dari varietas unggul yang tahan terhadap penyakit.

Proses Penyemaian:

  • Rendam benih dalam air hangat selama 3-4 jam.
  • Siapkan media semai berupa campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam dengan perbandingan 1:1:1.
  • Taburkan benih secara merata, tutup tipis dengan tanah, dan siram secukupnya.
  • Benih akan mulai berkecambah dalam 7-10 hari.

3. Penanaman

Transplantasi Bibit:

  • Setelah bibit berumur 4-5 minggu atau memiliki 4-5 daun sejati, bibit siap dipindahkan ke lahan.
  • Buat lubang tanam dengan jarak 60×70 cm atau 75×75 cm.

Penanaman:

  • Tanam bibit pada sore hari untuk mengurangi stres tanaman.
  • Siram tanaman segera setelah ditanam.

4. Pemeliharaan

Penyiraman:

  • Siram tanaman secara teratur, terutama pada musim kemarau.
  • Hindari genangan air yang dapat menyebabkan akar busuk.

Pemupukan:

  • Berikan pupuk NPK dengan dosis 200-300 kg per hektar saat tanaman berumur 2 dan 6 minggu setelah tanam.
  • Tambahkan pupuk kandang atau kompos setiap 2-3 bulan.

Penyiangan:

  • Lakukan penyiangan secara rutin untuk menghindari persaingan gulma dengan tanaman terong.

Pengendalian Hama dan Penyakit:

  • Monitor tanaman secara rutin untuk mendeteksi hama dan penyakit.
  • Gunakan pestisida nabati atau kimia sesuai kebutuhan dan ikuti petunjuk penggunaan dengan benar.

5. Panen

Waktu Panen:

  • Terong bisa mulai dipanen 3-4 bulan setelah tanam.
  • Ciri-ciri terong siap panen adalah buah sudah mencapai ukuran maksimal dan kulit buah mengilap.

Cara Panen:

  • Panen dilakukan dengan memotong tangkai buah menggunakan pisau tajam atau gunting.
  • Lakukan panen secara bertahap setiap 2-3 hari sekali.
  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manfaat Tanaman Binahong dan Cara Menanamnya

    Khasiat Luar Biasa Tanaman Binahong, Inilah Cara Mudah Menanamnya di Rumah

    • calendar_month Jumat, 17 Mar 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Tanaman binahong atau di dalam bahasa ilmiahnya dikenal sebagai Anredera cordifolia adalah tanaman merambat yang berasal dari Amerika Selatan. Tanaman ini terkenal dengan daunnya yang lebat, hijau dan memiliki khasiat kesehatan yang cukup banyak. Berikut ini adalah manfaat tanaman binahong dan cara menanamnya di rumah. Manfaat Tanaman Binahong Menurunkan tekanan darah Kandungan senyawa di dalam […]

  • Tanaman Hias

    5 Tanaman Hias Dalam Ruangan yang Menyehatkan dan Wajib Dimiliki

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Tanaman hias tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Berikut lima tanaman hias yang wajib Anda miliki di dalam rumah: 1. Lidah Mertua (Sansevieria) Tanaman ini dikenal sebagai penyaring udara alami. Lidah Mertua mampu menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen di malam hari, sehingga cocok ditempatkan di kamar […]

  • 6 tips budidaya udang rebon.

    Budidaya Udang Rebon, Ini 6 Tips Ampuh yang Wajib Diketahui!

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Budidaya udang rebon dengan tips ampuh ini. Udang rebon atau yang dikenal juga sebagai udang windu merupakan salah satu komoditas perikanan yang potensial untuk dibudidayakan. Budidaya udang rebon umumnya dilakukan secara intensif di tambak dengan teknik dan perawatan khusus. Berikut adalah beberapa tips budidaya udang rebon yang perlu diperhatikan. Tips Budidaya Udang Rebon 1. Pemilihan […]

  • IFAD Apresiasi Kementan Cetak Petani Muda Produktif

    IFAD Apresiasi Kementan Cetak Petani Muda Produktif

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com, GOWA – Kementerian Pertanian (Kementan) kembali mendapat apresiasi dunia internasional. Associate Vice President Department for Country Operations International Fund for Agricultural Development (IFAD), Donal Brown, dan Director Chief Risk Officer IFAD, Jose Molina melakukan kunjungan resmi ke Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (24/10). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian peninjauan pelaksanaan […]

  • Alat Semprot Pertanian

    Alat Semprot Pertanian : Jenis dan Kegunaannya

    • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 4Komentar

    Alat semprot pertanian yang sering digunakan oleh petani ada banyak jenisnya. Alat penyemprot ini digunakan untuk membantu petani dalam mengaplikasikan pestisida pada tanaman. Penyemprotan oleh petani ini dilakukan supaya tanaman mendapat pestisida secara merata. Berikut ini delapan jenis alat semprot pertanian yang perlu kamu ketahui, yaitu: 1. Knapsack Sprayer Manual Knapsack ini masih menggunakan sistem […]

  • Meski Sudah Ditetapkan Pemerintah, Harga Padi Di Bulukumba Masih Di Bawah HPP

    Meski Sudah Ditetapkan Pemerintah, Harga Padi Di Bulukumba Masih Di Bawah HPP

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com, Bulukumba – Untuk mensejahterakan Petani, Pemerintah telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) komoditas padi sebesar Rp 6.500 per kilogram (kg). Ketetapan tersebut berlaku sejak 15 Januari 2025. Namun demikian di lapangan kenyataannya masih banyak yang berbeda. Di Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, harga jual Gabah Kering Panen (GKP) saat ini masih rendah. […]

expand_less