Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » IFAD Apresiasi Kementan Cetak Petani Muda Produktif

IFAD Apresiasi Kementan Cetak Petani Muda Produktif

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, GOWA – Kementerian Pertanian (Kementan) kembali mendapat apresiasi dunia internasional. Associate Vice President Department for Country Operations International Fund for Agricultural Development (IFAD), Donal Brown, dan Director Chief Risk Officer IFAD, Jose Molina melakukan kunjungan resmi ke Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (24/10).

peninjauan pelaksanaan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian peninjauan pelaksanaan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS), hasil kerja sama strategis antara Kementan dan IFAD. Program ini sukses membina ratusan ribu petani muda di 4 provinsi dan 19 kabupaten. Provinsi tersebut antara lain Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan sektor pertanian semakin diminati anak muda. Menurutnya, minat milenial di sektor pertanian menunjukkan keberhasilan transformasi pertanian tradisional menuju pertanian modern yang digerakkan teknologi dan efisiensi produksi.

Senada dengan hal itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), menegaskan bahwa semangat modernisasi dan kewirausahaan yang digaungkan Menteri Pertanian sejalan dengan capaian Program YESS. “Menjelang berakhirnya proyek ini pada Desember 2025, kami bangga melihat dampak nyata YESS. Kami dengan senang hati melaporkan bahwa sebanyak 198.556 pemuda di wilayah pedesaan telah dijangkau melalui program ini. Di antara mereka, 79.838 telah mengembangkan usaha berbasis pertanian, dan 59.628 telah mengalami peningkatan pendapatan,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan IFAD didampingi oleh Kepala BPPSDMP, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Direktur Polbangtan Gowa, Project Manager YESS, serta Project Manager YESS PPIU Sulawesi Selatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi tanam dan panen kakao di lahan Teaching Factory (TEFA) Polbangtan Gowa, yang sejak tahun 2020 telah dikembangkan melalui dukungan Program YESS. Inisiatif TEFA ini sejalan dengan potensi Sulawesi Selatan sebagai salah satu sentra produksi kakao terbesar di Indonesia.

Sebagai unit kerja yang menaungi pelaksanaan Program YESS, Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) di bawah BPPSDMP menegaskan komitmennya untuk terus mendorong partisipasi generasi muda di sektor pertanian. “Kami ingin memastikan generasi muda siap menjadi pelaku utama pertanian yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing global,” ujarnya.

“Melalui Teaching Factory, mahasiswa dapat belajar secara langsung bagaimana industri pertanian bekerja, mulai dari budidaya hingga pengolahan hasil. Ini merupakan langkah nyata dalam mencetak generasi petani muda yang siap terjun langsung ke dunia industri yang sesungguhnya,” ujar Project Manager YESS Miko Harjanti.

Rombongan juga meninjau nursery kakao dan laboratorium pengolahan kakao yang dilengkapi dengan mesin pengupas, pengering, hingga pengemasan produk. Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara pendidikan vokasi dan praktik wirausaha berbasis komoditas unggulan daerah.

Usai peninjauan lapangan, rombongan disambut dengan tarian Angngaru dan melanjutkan kunjungan ke pameran penerima manfaat Program YESS. Acara dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif antara tim IFAD, manajemen Program YESS, mahasiswa Polbangtan, dan penerima manfaat program dari berbagai daerah. Beberapa perwakilan penerima manfaat yang hadir antara lain Mega (Young Ambassador Agriculture, ekspor gula aren – Jawa Timur), Dzikri (penerima hibah individu, ekspor keripik sayur dan buah – Jawa Timur), Dani Muhammad (hibah klaster Kopi Bunar – Jawa Barat), Mukhlis (hibah klaster puyuh – Sulawesi Selatan), dan Ferdy Aditya (penerima manfaat ikubator Bisnis, hidroponik – Kalimantan Selatan).

“Berkat Program YESS, usaha kami kini mampu menandatangani kontrak ekspor gula aren ke Malaysia sebesar 5 ton per bulan. Terima kasih YESS dan IFAD. Alhamdulillah, potensi kecil dari desa kami bisa digali dan menjadikannya peluang besar,” ujar Mega dengan penuh semangat.

Associate Vice President IFAD, Donal Brown, menyampaikan apresiasinya terhadap capaian YESS. “Kami bangga melihat bagaimana Program YESS mengubah kehidupan generasi muda di pedesaan. Ini contoh nyata kolaborasi internasional yang berdampak,” ujarnya. Ia pun memberikan inspirasi kepada para penerima manfaat serta mahasiswa untuk terus semangat belajar.

Kolaborasi Kementan dan IFAD dalam Program YESS telah membuktikan bahwa sinergi internasional dapat menghasilkan dampak nyata bagi pembangunan pedesaan. Semangat ini akan terus diperkuat untuk mencetak lebih banyak wirausaha muda pertanian yang mampu membawa perubahan positif bagi bangsa.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Tanaman Hias yang Cocok untuk di Teras Rumah

    5 Tanaman Hias yang Cocok untuk di Teras Rumah

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Teras rumah merupakan area luar ruangan yang sering digunakan untuk bersantai dan menikmati udara segar. Menambahkan tanaman hias di teras dapat membuat suasana semakin indah dan asri. Berikut 5 tanaman hias yang cocok untuk di teras rumah: 1. Aglaonema Aglaonema, atau sri rejeki, merupakan tanaman hias yang populer dengan daunnya yang berwarna-warni dan perawatannya yang […]

  • Tanaman Hias yang Dapat Meningkatkan Kualitas Udara di Dalam Rumah

    Tanaman Hias yang Dapat Meningkatkan Kualitas Udara di Dalam Rumah

    • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Kualitas udara di dalam ruangan (IAQ) dapat menjadi masalah serius, terutama di kota-kota besar. Polusi udara, asap rokok, dan bahan kimia dari furnitur dan bahan bangunan dapat menyebabkan IAQ yang buruk. Tanaman hias dapat menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan IAQ di dalam rumah. Tanaman hias dapat membantu menyerap polutan udara, seperti formaldehida, benzena, dan […]

  • tanaman Kaktus terkenal mudah dirawat dan memiliki daya tahan tinggi. Namun, perawatan yang salah, terutama terkait penyiraman dan lingkungan

    Rahasia Merawat Kaktus Agar Tidak Mudah Membusuk

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Kaktus adalah salah satu tanaman yang terkenal mudah dirawat dan memiliki daya tahan tinggi. Namun, perawatan yang salah, terutama terkait penyiraman dan kondisi lingkungan, bisa menyebabkan kaktus membusuk. Berikut adalah beberapa tips penting untuk merawat tanaman Kaktus agar tetap sehat dan tidak mudah membusuk: 1. Pilih Media Tanam yang Tepat Kaktus membutuhkan media […]

  • Program SMART menargetkan mampu menyerap 180 ton karbon dioksida setelah tahun 2025. Target ambisius ini bisa tercapai jika mangrove

    Program SMART: Restorasi Mangrove yang Berpotensi Serap 180 Ton Karbon di Banyuasin

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Program restorasi mangrove bernama Sungsang Mangrove Restoration and Ecotourism (SMART) menargetkan mampu menyerap 180 ton karbon dioksida setelah tahun 2025. Target ambisius ini bisa tercapai jika mangrove yang ditanam berhasil tumbuh subur dan ekosistemnya direstorasi secara optimal. Inisiatif ini merupakan hasil kerja sama antara masyarakat setempat dengan Center for International Forestry Research (CIFOR). […]

  • Tips Mengatasi Hama Burung pada Padi di Sawah: Lindungi Tanaman dan Hasil Panen Anda

    Tips Mengatasi Hama Burung pada Padi di Sawah: Lindungi Tanaman dan Hasil Panen Anda

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Hama burung sering menjadi masalah yang serius bagi petani padi di sawah. Kehadiran burung dapat merusak tanaman padi dan mengurangi hasil panen. Dalam artikel ini, kami akan berbagi beberapa tips yang dapat membantu Anda mengatasi hama burung pada padi di sawah. 1. Penggunaan Jaring Salah satu cara efektif untuk melindungi tanaman padi dari serangan burung […]

  • Tanaman Hias Indoor Mini yang Mudah Dirawat

    Tanaman Hias Indoor Mini yang Mudah Dirawat

    • calendar_month Sabtu, 31 Des 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Tanaman hias indoor mini yang cocok untuk meja dan rumah mungil. Tanaman hias indoor yang berukuran mini ini memang selalu menarik hati peminat. Tanaman hias mini ini cocok buat kamu yang ingin memelihara tanaman dalam rumah tapi terhalang space yang terbatas. Dengan memilih tanaman hias indoor yang berukuran mini bisa ditempatkan di pot-pot mungil, lalu […]

expand_less