– Alat-alat: Sendok kecil, pipet, corong (opsional), sarung tangan kebun (opsional).

Pembuatan

– Lapisi dasar: Masukkan arang aktif setebal 1-2 cm ke dasar wadah. Tambahkan pasir malang di atasnya hingga setebal 2-3 cm. Ratakan kedua lapisan.

– Isi dengan media tanam: Tambahkan campuran media tanam hingga memenuhi sekitar 2/3 wadah. Tekan perlahan untuk memadatkan.

– Penataan tanaman: Buat lubang kecil di media tanam sesuai ukuran akar tanaman. Tanamkan satu per satu dengan hati-hati. Atur posisi tanaman agar terlihat menarik.

– Tambah dekorasi: Letakkan batu hias, kayu apung, lumut, atau figurine mini sesuai selera.

– Penyiraman: Siram perlahan dengan air secukupnya hingga lembab, namun tidak sampai becek. Gunakan pipet untuk menghindari mengusik tanaman.

– Penutup (opsional): Beberapa terrarium menggunakan penutup kaca untuk menjaga kelembaban. Beri celah kecil untuk sirkulasi udara.

Perawatan

– Letakkan terrarium di tempat yang mendapat cahaya matahari tidak langsung, seperti dekat jendela.

– Sirami terrarium secukupnya bila media tanam mulai kering. Jangan sampai tergenang air.