Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » peristiwa » Pakar Hukum Dukung Ketegasan Mentan Amran Bongkar Penyelundupan Beras

Pakar Hukum Dukung Ketegasan Mentan Amran Bongkar Penyelundupan Beras

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Jakarta – Pakar Hukum dari Universitas Trisakti, Azmi Syahputra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam membongkar praktik penyelundupan beras ke kawasan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.

Menurut Azmi, tindakan penyelundupan beras merupakan kejahatan serius yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Praktik Penyelundupan ini merupakan bagian Sabotase Ekonomi Nasional, sehingga tindakan penyelundupan beras bukan sekadar pelanggaran administratif kepabeanan.

“Ini kejahatan multilapis, yaitu tindakan yang melanggar regulasi karantina dan prosedur kepabeanan secara kumulatif, serta mengandung delik pidana ekonomi yang kuat untuk memberikan efek jera yang maksimal kepada para aktor intelektualnya,” ujar Azmi, Selasa, 20 Januari 2026.

Praktik ini menurut Azmi telah mencederai visi besar kedaulatan pangan yang sedang dibangun pemerintah. Praktik tersebut juga dinilai tidak hanya melanggar aturan karantina, tetapi juga berpotensi dijerat dengan berbagai ketentuan hukum pidana.

“Dari sisi karantina saja sudah jelas melanggar. Apalagi jika ditarik ke ranah tata niaga maupun ketentuan dalam hukum pidana, ada banyak pasal yang bisa diterapkan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku,” katanya.

Ia menegaskan, langkah tegas Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Mentan Amran sangat penting guna menjaga capaian swasembada beras yang saat ini berhasil diraih pemerintah. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang telah dieksekusi dengan baik oleh pemerintah.

“Capaian swasembada ini seharusnya dijaga dan didukung oleh semua pihak. Jangan sampai dirusak oleh praktik-praktik ilegal seperti penyelundupan,” tegasnya.

Azmi juga menyoroti dampak langsung praktik penyelundupan terhadap petani nasional. Ia menilai, masuknya beras ilegal dapat merugikan petani yang selama ini telah bekerja keras menjaga produksi pangan nasional.

“Tindakan ini merugikan hak ekonomi dan mereduksi kesejahteraan 115 juta petani nasional. Jerih payah mereka bisa terganggu jika negara tidak tegas terhadap penyelundupan,” katanya.

Dengan demikian, Azmi menilai ketegasan Mentan Amran merupakan langkah strategis dan konstitusional untuk melindungi kepentingan petani, menjaga kedaulatan pangan, serta menegakkan hukum secara konsisten dimana konsistensi penegakan hukum ini sekaligus menjadi tindakan yang mengirimkan sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi praktik-praktik ilegal yang mengorbankan kepentingan rakyat demi keuntungan segelintir kelompok

Sebelumnya Mentan Amran menemukan dugaan penyelundupan beras dalam inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Praktik ini dinilai melanggar prosedur karantina dan kepabeanan sekaligus bentuk pengkhianatan terhadap petani dan kedaulatan pangan nasional.

Berdasarkan hasil penindakan, aparat mengamankan total 1.000 ton beras ilegal, dengan 345 ton masih berada di gudang Bea Cukai. Beras tersebut diangkut menggunakan enam kapal dari FTZ Tanjung Pinang, wilayah yang secara faktual bukan daerah produsen beras, dengan tujuan ke sejumlah daerah sentra produksi seperti Palembang dan Riau. Menurut Mentan Amran, pola distribusi ini tidak masuk akal dan menguatkan dugaan penyelundupan.

“Bayangkan, beras dikirim dari daerah yang tidak punya sawah ke wilayah yang justru surplus. Ini harus diusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Jangan hanya berhenti di pelaku lapangan,” jelas Mentan Amran

“Tindakan ini merugikan hak ekonomi dan kesejahteraan 115 juta petani Indonesia,” tambahnya

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penggunaan Pestisida Mempengaruhi Kualitas Tanaman?

    Panduan Penggunaan Pestisida yang Tepat dan Aman untuk Tanaman

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Penggunaan pestisida yang tepat untuk tanaman. Dalam dunia berkebun, pestisida merupakan komponen penting yang membantu melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit. Namun, penggunaan pestisida tidak boleh dianggap sepele dan harus dilakukan dengan benar agar tidak menimbulkan dampak negatif pada tanaman, lingkungan, dan kesehatan manusia. Dalam artikel ini, kami akan membagikan panduan cara menggunakan pestisida […]

  • inovasi pertanian

    Inovasi Pertanian di Perkotaan: Solusi Cerdas untuk Masa Depan

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
    • account_circle redaksi
    • 5Komentar

    wartanionline.com – Di tengah pesatnya urbanisasi dan berkurangnya lahan hijau di perkotaan, inovasi pertanian menjadi solusi strategis untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kota. Pertanian di perkotaan, atau dikenal sebagai urban farming, tidak hanya berfungsi sebagai penyedia bahan pangan lokal, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup. Apa Itu Pertanian Perkotaan? Pertanian perkotaan […]

  • Farming

    Transformasi Pertanian Modern, Petani Masa Kini Wajib Terapkan Smart Farming

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Yogyakarta – Masa depan pertanian Indonesia adalah dengan menerapan smart farming, dengan penerapan hal tersebut akan terjadi efisensi baik dalam nutrisi, sampai konsumsi air. Smart farming juga menjadi salah satu cara jitu mengantisipasi perubahan iklim ekstrim, sehingga wajib di adaptasi oleh para petani. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, perubahan iklim tidak dapat ditangani dengan […]

  • Pohon Kehidupan di Negeri Tropis: Masa Depan Perkebunan Kelapa Indonesia

    Pohon Kehidupan di Negeri Tropis: Masa Depan Perkebunan Kelapa Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Kelapa (Cocos nucifera) merupakan salah satu komoditas perkebunan utama di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Julukan “pohon kehidupan” disematkan pada kelapa karena hampir seluruh bagian dari pohon ini dapat dimanfaatkan dari akar hingga daunnya. Perkebunan kelapa menjadi tumpuan mata pencaharian bagi jutaan petani, serta menyumbang devisa […]

  • 5 Tips Merawat Tanaman Hias Agar Tetap Segar Saat Ditinggal Mudik

    5 Tips Merawat Tanaman Hias Agar Tetap Segar Saat Ditinggal Mudik

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Mudik Lebaran merupakan momen yang dinanti-nantikan untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Namun, bagi pecinta tanaman hias, meninggalkan tanaman kesayangan selama beberapa hari untuk mudik bisa menjadi hal yang mengkhawatirkan. Tanaman hias yang tidak dirawat dengan baik selama ditinggal mudik dapat layu, kering, bahkan mati. Berikut adalah 5 tips merawat tanaman hias agar tetap […]

  • Manfaat Vitamin B1 untuk Tanaman yang Perlu Diketahui

    Bisa Menyuburkan, Inilah Beberapa Manfaat Vitamin B1 untuk Tanaman yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Manfaat vitamin B1 untuk tanaman yang membuatnya semakin sehat. Tahukah kamu, jika vitamin B1 memiliki manfaat yang signifikan bagi pertumbuhan dan kesehatan tanaman. Nutrisi ini tidak hanya berperan dalam kesehatan manusia, tetapi juga dapat membantu proses pertumbuhan tanaman serta melindunginya dari serangan hama. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Rahmah tentang pengaruh Vitamin B1 (Thiamine) dan […]

expand_less