Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Dukung Swasembada Pangan, Petani Bone Sepakat Tanam Tiga Kali Setahun

Dukung Swasembada Pangan, Petani Bone Sepakat Tanam Tiga Kali Setahun

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Pemerintah Desa Welado, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, menggelar Rembug Tani atau dalam Bahasa bugis disebut Tudang Sipulung pada Rabu, 28 Mei 2025.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Balai Desa Welado ini, seluruh pemangku kepentingan hadir dan menyepakati kebijakan penting dalam sektor pertanian, yaitu penerapan pola tanam tiga kali dalam setahun.

Dukung Swasembada Pangan, Petani Bone Sepakat Tanam Tiga Kali Setahun. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh Camat Ajangale, Danramil, Pimpinan Pertanian Kecamatan Ajangale, Penyuluh Pertanian, Kepala Desa Welado beserta seluruh perangkat desa, BPD, Imam Desa, para pemilik pompa air, Ketua Kelompok Tani, Brigade Pangan, serta mahasiswa dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbantan) Gowa. Dalam forum tersebut disepakati pola tanam sebagai berikut: Pola Tanam I: Oktober – Januari, Pola Tanam II: Februari – Mei dan Pola Tanam III: Juni – September.

Sebelumnya Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa upaya percepatan tanam dan peningkatan Indeks Pertanaman (IP) merupakan bagian dari strategi nasional untuk menjamin ketersediaan pangan di tengah tantangan global.

“Kita tidak bisa terus bergantung pada impor. Saatnya kita berdiri di kaki sendiri, dan swasembada adalah jawabannya. Daerah yang punya potensi besar, pemerintah siap mendukung penuh melalui penyediaan pupuk, benih unggul, serta kebijakan harga yang berpihak pada petani,” ujar Menteri Amran.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa mewujudkan swasembada pangan tidak bisa sendirian, harus terus bergandengan tangan dengan semua pihak.

“Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong intensifikasi dan ekstensifikasi. Intensifikasi melalui peningkatan produktivitas, penggunaan benih unggul, teknologi lainnya dan inovasi. Sementara ekstentifikasi kita dorong oplah pada lahan rawa dan cetak sawah rakyat,” papar Idha.

Kesepakatan dalam tudang sipulung petani Welado diambil sebagai bagian dari upaya untuk mengoptimalkan produktivitas pertanian dan memastikan efisiensi penggunaan sumber daya air dan sarana pertanian lainnya serta mewujudkan program swasembada pangan.

Selain menyepakati pola tanam, seluruh peserta juga menyetujui adanya sanksi tegas bagi pihak-pihak yang tidak mematuhi kesepakatan ini. Poin-poin sanksi telah dibahas dan akan dirumuskan secara tertulis untuk menjadi pedoman bersama.

Kepala Desa Welado menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan semua pihak dalam mendukung kemajuan pertanian desa. Dengan adanya kesepakatan tersebut, ia berharap petani dapat menjalankan usaha taninya secara teratur dan saling mendukung demi kesejahteraan bersama.

Rembug Tani ini menjadi bukti kuat bahwa kolaborasi antar elemen masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendidikan dapat membuahkan kebijakan pertanian yang berpihak pada kepentingan jangka panjang dan berkelanjutan.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waktu Terburuk Menyiram Tanaman

    Hati-hati! 5 Waktu Terburuk Menyiram Tanaman yang Akan Membuat Tanamanmu Mati!

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Menyiram tanaman adalah salah satu tindakan penting dalam menjaga keindahan dan kesehatan tanaman. Namun, tidak semua waktu cocok untuk melakukan penyiraman pada tanaman. Terdapat beberapa waktu terburuk yang sebaiknya dihindari dalam pemberian air atau penyiraman pada tumbuhan. Berikut ini adalah waktu terburuk menyiram tanaman yang perlu dihindari. Saat Sinar Matahari Sedang Sangat Terik Sinar matahari […]

  • Hadir di Jawa Tengah, Presiden Ajak Petani,Penyuluh dan Babinsa Tingkatkan Produktivitas

    Hadir di Jawa Tengah, Presiden Ajak Petani,Penyuluh dan Babinsa Tingkatkan Produktivitas

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    PEKALONGAN – Setelah melakukan Pembinaan Penyuluh Pertanian dan Petani Wilayah Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat dan Kalimantan Tengah, kini Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kegiatan serupa di Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo, Menko PMK, Menteri Pertanian,Panglima TNI, Anggota DPR RI, DPRD dan DPD, Plt Gubernur Jateng serta […]

  • MENJAGA LINGKUNGAN

    Menjaga Lingkungan Bagi Kelestarian Alam Sekitar

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    Menjaga kelestraian lingkungan alam merupakan kewajiban semua pihak. Menjaga lingkungan tidak hanya teori belaka yang dipelajari disekolah, namun harus kita jadikan sebagai pola hidup praktis. Tentunya menjaga lingkungan menjadi hal wajib yang harus dilakukan sejak dini sebagai makhluk hidup (manusia). Hal ini sangat penting untuk keberlangsungan hidup, terutama hewan dan tumbuhan yang harus kita jaga […]

  • Kementan Siapkan Rp1,49 T dan Ajukan Tambahan Rp5,1 T untuk Pulihkan Pertanian Sumatera Pasca Bencana

    Kementan Siapkan Rp1,49 T dan Ajukan Tambahan Rp5,1 T untuk Pulihkan Pertanian Sumatera Pasca Bencana

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat memulihkan sektor pertanian pasca bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah utara dan tengah Sumatera pada akhir November 2025. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp1,49 triliun dari APBN 2026, sekaligus mengusulkan tambahan anggaran Rp5,1 triliun untuk mempercepat pemulihan di tiga provinsi terdampak. Hal tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Mentan […]

  • Khasiat Sayur Pakcoy (Foto: canva)

    Khasiat Sayur Pakcoy, Penghilang Kerutan di Wajah

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Khasiat sayur pakcoy sangat baik bagi kesehatan tubuh dan kulit sebab berbagai kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Sayuran yang juga disebut bok choy ini termasuk dalam anggota keluarga brokoli, kubis dan kembang kol. Selain rasanya yang enak, sayuran yang mirip sawi hijau ini juga kaya akan nutrisi penting yang baik untuk tubuh terutama bagi […]

  • Kementan, Kuatkan Fungsi BPP Kostratani Sebagai Pusat Konsultasi Agribisnis

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle admin
    • 2Komentar

    JAKARTA — Kementerian Pertanian akan selalu memaksimalkan program pembangunan pertanian. Salah satunya dengan melakukan transformasi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) menjadi BPP Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani). Menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo atau yang akrab disapa SYL, mengungkapkan bahwa “Kostratani adalah pusat pembangunan pertanian tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi, dan peran BPP dengan memanfaatkan […]

expand_less