Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Panduan Lengkap Menanam dan Merawat Terong agar Berbuah Lebat

Panduan Lengkap Menanam dan Merawat Terong agar Berbuah Lebat

  • account_circle Admin AZ
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Terong dikenal sebagai sayuran serbaguna yang mudah ditanam, bahkan untuk pemula. Tanaman ini tumbuh cepat dan subur di kebun rumah serta mampu menghasilkan panen melimpah jika dirawat dengan tepat.

Dikutip dari Southern Living, Kamis (19/2/2026), berikut panduan lengkap menanam hingga merawat tanaman terong agar terus berbuah.

Cara Menanam Terong dari Biji

Cara paling umum menanam terong adalah memulainya dari biji. Penyemaian dapat dilakukan di dalam ruangan sekitar enam minggu sebelum dipindahkan ke luar.

1. Siapkan Media Tanam

Isi pot berdiameter sekitar delapan sentimeter atau gunakan baki semai dengan campuran media tanam steril dan lembap.

2. Semai Benih

Tanam benih sedalam 0,6 sentimeter dengan jarak lima hingga delapan sentimeter. Tutupi tipis dengan media tanam, lalu siram secukupnya.
Tutup pot atau baki dengan plastik bening untuk menjaga kelembapan.

3. Simpan di Tempat Hangat

Letakkan di lokasi terang dengan suhu minimal 21 derajat Celsius, idealnya 27 derajat Celsius. Alas pemanas di bawah pot dapat membantu mempercepat perkecambahan.

4. Rawat Bibit

Setelah berkecambah, lepaskan plastik penutup. Jaga media tetap lembap dan pastikan tanaman mendapat sinar matahari terang. Beri jarak antartanaman agar tumbuh optimal. Lampu tumbuh (grow light) bisa digunakan bila pencahayaan kurang.

5. Pindahkan ke Luar Ruangan

Saat suhu siang hari mencapai 21 derajat Celsius, letakkan bibit di luar ruangan pada area teduh. Jika malam masih dingin, bawa kembali ke dalam.
Tingkatkan paparan sinar matahari secara bertahap sebelum memindahkan tanaman ke kebun dengan jarak tanam 45–60 sentimeter.

Cara Merawat Tanaman Terong

1. Tanah

Terong menyukai tanah subur bertekstur lempung atau berpasir dengan drainase baik. Tambahkan bahan organik seperti kompos atau daun cincang untuk memperkaya unsur hara sekaligus menjaga kelembapan.

2. Air

Meski tahan kondisi kering, terong tumbuh lebih baik di tanah lembap. Tambahkan mulsa untuk menjaga kelembapan dan menekan gulma.

Lakukan penyiraman rutin hingga bibit tumbuh kuat. Pastikan tanaman menerima sekitar 2–2,5 sentimeter air per minggu. Saat memasuki fase berbuah, kelembapan konsisten penting untuk menjaga kualitas buah. Tanah harus tetap lembap hingga kedalaman 15 sentimeter, tetapi tidak becek.

3. Cahaya Matahari

Terong membutuhkan sinar matahari penuh sedikitnya enam jam per hari. Kekurangan cahaya dapat menyebabkan tanaman kerdil dan minim buah.

4. Suhu dan Kelembapan

Tanaman ini sensitif terhadap suhu dingin dan tumbuh optimal pada suhu 21–29 derajat Celsius. Meski menyukai kondisi hangat dan lembap, panas berlebihan dapat mengganggu proses penyerbukan.

5. Pupuk

Berikan pupuk sejak awal penanaman, kecuali media tanam sudah mengandung nutrisi cukup. Ikuti petunjuk pada kemasan karena kelebihan pupuk dapat memicu pertumbuhan daun berlebihan tetapi sedikit bunga.

Cara Memanen dan Memperbanyak Terong

Panen

Periksa permukaan buah saat musim berbuah. Kulit yang cerah dan mengilap menandakan terong siap dipanen. Warna kusam biasanya menunjukkan buah terlalu matang dan berpotensi pahit.
Gunakan gunting kecil untuk memotong batang yang tebal dan keras.

Perbanyakan dengan Stek

Metode stek efektif untuk mendapatkan tanaman baru dalam waktu singkat.

  1. Potong batang sehat sepanjang 10–15 sentimeter menggunakan gunting steril. Sisakan beberapa ruas daun dan buang daun bagian bawah.

  2. Masukkan stek ke dalam stoples berisi air dan letakkan di tempat terang tanpa sinar matahari langsung. Ganti air setiap beberapa hari.

  3. Setelah sekitar dua minggu, akar mulai tumbuh. Tanam stek berakar ke pot besar berisi tanah dan siram dengan baik.

  4. Letakkan di tempat terang dan jaga tanah tetap lembap.

Hama dan Penyakit yang Sering Menyerang

Hama seperti kutu daun, lalat putih, dan tungau laba-laba dapat mengisap getah daun hingga tanaman melemah. Semprotkan air bertekanan atau gunakan sabun insektisida untuk mengendalikan hama.

Penyakit serius meliputi layu verticillium, layu bakteri, hawar phytophthora, dan hawar selatan yang dapat menyebabkan tanaman mati.

Untuk mencegah penyakit:

  • Hindari menanam terong di lahan bekas tomat, kentang, atau paprika dalam tiga tahun terakhir.

  • Beri jarak antartanaman sekitar 90 sentimeter untuk sirkulasi udara baik.

  • Siram di bagian pangkal tanaman, bukan pada daun.

  • Gunakan tanah dengan drainase baik dan hindari penyiraman berlebihan.

Masalah Umum pada Terong

1. Tidak Berbuah

Tanaman kadang berbunga tetapi gagal berbuah. Penyebabnya bisa karena suhu malam terlalu dingin, kekurangan air, atau penyerbukan tidak optimal.

Jika sering terjadi, goyangkan tanaman secara lembut setiap hari atau gunakan kuas kecil untuk membantu memindahkan serbuk sari.

2. Daun Menguning

Penyiraman berlebihan maupun kekurangan air dapat menyebabkan daun menguning. Pastikan tanaman mendapat air sekitar 2–5 sentimeter per minggu dan tanah tetap lembap, tetapi tidak tergenang.

Dengan memperhatikan kebutuhan tanah, air, cahaya, suhu, serta pencegahan hama dan penyakit, tanaman terong dapat tumbuh sehat dan produktif. Perawatan yang konsisten akan membantu menghasilkan buah yang lebat, segar, dan tidak pahit.

  • Penulis: Admin AZ
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Contoh Perikanan Air Tawar

    Contoh Perikanan Air Tawar yang Bisa jadi Ladang Bisnis

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Contoh perikanan air tawar yang bisa jadi ladang bisnis menguntungkan. Hingga saat ini telah diketahui bahwa, salah satu jenis usaha budidaya yang ada bidang peternakan adalah budidaya ikan air tawar. Jenis-jenis ikan air tawar yang dibudidayakan ini juga lebih cenderung tergolong banyak sekali. Bahkan, jumlah permintaan ikan air tawar ini juga selalu bertambah. Maka, tidak […]

  • Perbedaan Bioteknologi Konvensional dan Modern

    Perbedaan Bioteknologi Konvensional dan Modern

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Perbedaan bioteknologi konvensional dan modern yang perlu diketahui. Bioteknologi ini merupakan salah satu cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang pemanfaatan makhluk hidup. Secara umum, bioteknologi ini bisa dibagi menjadi dua, yaitu bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern. Perbedaan yang paling utama dari keduanya ini bisa terlihat dari teknik yang digunakannya. Bioteknologi Konvensional Bioteknologi konvensional atau tradisional […]

  • Kritis, Inovatif, Terampil: Polbangtan Kementan Raih Dua Capaian Bergengsi di Rakerwil Ismapeti

    Kritis, Inovatif, Terampil: Polbangtan Kementan Raih Dua Capaian Bergengsi di Rakerwil Ismapeti

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com, GOWA – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Kementerian Pertanian kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada ajang Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) XVIII Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (Ismapeti) Wilayah V, mahasiswa Polbangtan Gowa sukses menyabet dua penghargaan sekaligus. Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi Polbangtan dalam melahirkan generasi muda pertanian yang berdaya saing, kritis, dan inovatif. Menteri Pertanian […]

  • Mentan

    Hadapi Tantangan 2024, Kementan Perkuat Sektor Pertanian Lewat Musrenbangtannas 2023

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perubahan iklim dan krisis pangan global diyakini masih menjadi ancaman serius di tahun 2024. Untuk itu, Kementerian Pertanian mengambil langkah antisipasi dengan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian Nasional (Musrenbangtannas) tahun 2023, di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Rabu (12/7/2023). Kegiatan yang mengambil tema Penguatan Sektor Pertanian Menghadapi Dampak Perubahan Iklim Dan […]

  • limbah perkebunan

    Biochar Revolusioner: Kotoran Manusia sebagai Solusi Nutrisi Tanah dan Iklim

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Sebuah studi ilmiah terbaru membawa angin segar bagi masa depan pertanian dan lingkungan. Para peneliti menemukan bahwa biochar, arang hasil pembakaran limbah padat manusia, bisa menjadi jawaban atas kelangkaan pupuk global, sekaligus mengurangi polusi dan konsumsi energi secara signifikan. Apa Itu Biochar? Biochar adalah bentuk arang yang dihasilkan dari pemanasan bahan organik (seperti […]

  • Casanova Jaya Design Soroti Faktor Keselamatan dalam Pekerjaan Konstruksi

    Casanova Jaya Design Soroti Faktor Keselamatan dalam Pekerjaan Konstruksi

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Faktor keselamatan kerja masih menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Di berbagai proyek pembangunan, risiko kecelakaan dan kesalahan kerja masih kerap terjadi, terutama ketika aspek keselamatan tidak direncanakan dan diterapkan secara konsisten sejak awal. Pekerjaan konstruksi melibatkan berbagai aktivitas berisiko tinggi, mulai dari pekerjaan struktur, pengangkatan material berat, hingga pekerjaan di ketinggian. […]

expand_less