Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Fakta Baru! Tanaman Bisa Beradaptasi Cepat, Namun Terancam Perubahan Iklim Ekstrem

Fakta Baru! Tanaman Bisa Beradaptasi Cepat, Namun Terancam Perubahan Iklim Ekstrem

  • account_circle Admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Science mengungkap bahwa tumbuhan memiliki kemampuan berevolusi jauh lebih cepat dari yang selama ini diperkirakan. Namun, kemampuan tersebut ternyata memiliki batas terutama ketika dihadapkan pada kondisi panas ekstrem akibat perubahan iklim.

Penelitian ini dipimpin oleh Moisés Expósito-Alonso dari University of California, Berkeley bersama tim ilmuwan internasional. Mereka ingin menjawab pertanyaan penting: apakah tumbuhan mampu beradaptasi cukup cepat untuk mengikuti laju perubahan iklim global?

Studi Global: Mengamati Evolusi Secara Langsung

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, para peneliti membangun jaringan eksperimen global bernama GrENE. Mereka menanam tanaman model Arabidopsis thaliana di 30 lokasi berbeda di dunia, termasuk wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Utara.

Di setiap lokasi, tanaman ditanam dalam kondisi lingkungan alami tanpa perlakuan khusus. Pendekatan ini memungkinkan ilmuwan mengamati proses evolusi secara langsung (real-time) di berbagai kondisi iklim yang sangat beragam.

Arabidopsis thaliana dipilih karena memiliki siklus hidup yang cepat dan struktur genetik yang sederhana, sehingga sangat ideal untuk penelitian evolusi.

Keragaman Genetik Jadi Kunci Adaptasi

Dalam eksperimen ini, peneliti menggunakan 231 varietas alami Arabidopsis. Semua benih dicampur dan ditanam bersama untuk menciptakan populasi dengan keragaman genetik tinggi.

Hasilnya menunjukkan bahwa:

  • Tanaman mampu mengubah susunan genetiknya hanya dalam beberapa tahun.
  • Perubahan tersebut tidak terjadi secara acak, melainkan mengikuti pola tertentu yang berkaitan erat dengan kondisi iklim setempat.

Keragaman genetik ini menjadi faktor penting karena memberi peluang lebih besar bagi tanaman untuk beradaptasi terhadap lingkungan.

Batas Adaptasi: Panas Ekstrem Jadi Ancaman

Meski menunjukkan kemampuan adaptasi yang mengesankan, penelitian ini juga menemukan batas kritis. Di wilayah dengan suhu sangat tinggi, banyak populasi tanaman gagal bertahan.

Alih-alih mengalami evolusi yang terarah dan menguntungkan, tanaman di lingkungan ekstrem justru menunjukkan perubahan genetik yang tidak teratur. Akibatnya, populasi tersebut mengalami penurunan drastis bahkan punah.

Menurut Expósito-Alonso:

“Di lingkungan yang paling panas yang mencerminkan kondisi masa depan akibat pemanasan global hanya populasi dengan evolusi yang teratur yang mampu bertahan. Sementara yang mengalami perubahan genetik kacau cenderung punah.”

Populasi Kecil, Risiko Lebih Besar

Penelitian juga menemukan bahwa kondisi lingkungan yang keras menyebabkan ukuran populasi menyusut. Populasi kecil memiliki keragaman genetik lebih rendah, sehingga:

  • Kemampuan beradaptasi menurun
  • Risiko kepunahan meningkat

Adaptasi Lokal dan Tantangan Perubahan Iklim

Studi ini menguatkan konsep “adaptasi lokal,” yaitu bahwa tanaman cenderung tumbuh paling baik di lingkungan yang mirip dengan habitat asalnya.

Contohnya:

  • Tanaman dari daerah hangat lebih tahan di iklim panas
  • Tanaman dari daerah sejuk kesulitan di lingkungan panas

Namun ada temuan yang cukup mengkhawatirkan. Beberapa tanaman dari daerah panas justru tumbuh lebih baik di kondisi yang sedikit lebih sejuk. Ini mengindikasikan bahwa perubahan iklim mungkin sudah melampaui kemampuan adaptasi alami tanaman tersebut.

Implikasi untuk Konservasi

Temuan ini memiliki dampak besar bagi upaya pelestarian lingkungan. Dengan memahami bagaimana tanaman berevolusi dalam berbagai kondisi, ilmuwan dapat:

  • Memprediksi spesies mana yang berpotensi bertahan di masa depan
  • Menentukan strategi konservasi yang lebih efektif
  • Melindungi spesies yang rentan terhadap perubahan iklim

Seperti disampaikan Expósito-Alonso, penelitian ini memberi dasar ilmiah untuk memperkirakan masa depan keanekaragaman hayati di tengah krisis iklim.

  • Penulis: Admin
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkebunan Kelapa Sawit Terbesar di Indonesia Dimana Saja?

    Industri Kelapa Sawit, Berikut 5 Negara Penghasil Kelapa Sawit Terbesar di Dunia

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

      Industri kelapa sawit adalah salah satu komoditas pertanian yang paling penting di dunia bagi sebuah negara. Minyak kelapa sawit digunakan dalam berbagai produk, seperti makanan, pemrosesan makanan, bahan bakar biodiesel, dan produk-produk kecantikan. Beberapa negara di dunia merupakan produsen kelapa sawit terbesar dan memainkan peran penting dalam industri ini secara global. Berikut adalah 5 […]

  • Pestisida, Apakah Aman untuk Tanaman?

    Pestisida, Apakah Aman untuk Tanaman?

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

      Pestisida adalah senyawa kimia yang digunakan untuk mengendalikan hama, penyakit, dan gulma yang dapat merusak tanaman. Penggunaan zat ini telah menjadi bagian yang penting dalam pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas dan mencegah kerugian hasil panen. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah apakah penggunaan zat ini aman bagi tanaman dan lingkungannya? Salah satu kekhawatiran utama […]

  • Hewan Kurban

    Menjelang Idul Adha: Memahami Syarat Hewan Kurban dan Keutamaannya

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha, suasana penuh kegembiraan menyelimuti pasar-pasar ternak, desa-desa, hingga sudut-sudut kota. Kesibukan memilih hewan kurban, tawar menawar harga, serta persiapan tempat penyembelihan menjadi pemandangan yang akrab. Namun di balik semarak ini, penting bagi umat Islam untuk memahami aturan syariat tentang kurban mulai dari jenis dan usia hewan, hingga syarat […]

  • Mengelola Enceng Gondok dalam Empang: Tantangan dan Solusi (foto canva)

    Mengelola Enceng Gondok dalam Empang: Tantangan dan Solusi

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Enceng gondok (Eichhornia crassipes) adalah tanaman air yang sering ditemukan tumbuh secara berlebihan di permukaan air di berbagai perairan, termasuk empang dan danau. Meskipun tampak indah, pertumbuhan Eichhornia crassipes yang tak terkendali dapat menyebabkan berbagai masalah lingkungan dan ekonomi. Artikel ini akan membahas tantangan yang dihadapi dalam mengelola Eichhornia crassipes di empang dan […]

  • Rubber Plant

    6 Pohon Hias Cepat Tumbuh untuk Nuansa Alami di Rumah

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Jika kamu mencari pohon hias yang cepat tumbuh dan mampu menghadirkan nuansa alami dalam waktu singkat, ada beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan. Pohon-pohon ini tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan seperti meningkatkan kualitas udara dan menciptakan suasana yang lebih segar. Berikut adalah 6 pohon hias cepat tumbuh yang cocok untuk […]

  • Penggunaan Pestisida Mempengaruhi Kualitas Tanaman?

    Penggunaan Pestisida Mempengaruhi Kualitas Tanaman?

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

      Penggunaan pestisida dapat mempengaruhi kualitas tanaman. Penggunaan pestisida yang berlebihan atau tidak tepat dapat menyebabkan residu pestisida yang tinggi dalam tanaman, yang pada gilirannya dapat berdampak negatif terhadap kualitas dan keselamatan makanan. Dalam beberapa kasus, penggunaan zat tersebut yang tidak tepat dapat meninggalkan residu pestisida pada produk pertanian. Residu pestisida yang tinggi dapat memiliki […]

expand_less