Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Jurusan Kehutanan, FHIL UHO selenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Bombana

Jurusan Kehutanan, FHIL UHO selenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Bombana

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam arahan dan penyampaiannya narasumber dari Manggala Agni KLHK RI Bapak Aldhi menekankan untuk terus berkomitmen dalam melakukan pencegahan KARHUTLA di Wilayah TNRAW, yang salah satu kegiatannya adalah senantiasa memberikan edukasi terus menerus kepada masyarakat khususnya kepada generasi muda tentang pencegahan KARHUTLA. Giat upaya pencegahan berupa kegiatan edukasi, sosialisasi, inventarisasi lahan yang terbakar, kesiapsiagaan infrastruktur, alat dan bahan yang digunakan, kegiatan penyiraman lahan rawan kekeringan serta giat pemasangan himbauan dan papan peringatan dititik yang rawan akan adanya KARHUTLA dengan melibatkan pelaku usaha, peningkatan peran serta masyarakat dan pemberdayaan serta generasi muda khususnya pada tingkat sekolah menengah atas, yang juga mempunyai peran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga dan mencegah KARHUTLA agar tidak terjadi.

Pada kesempatan yang sama Dr. Basruddin, S.P., M.Si selaku narasumber dari Jurusan Kehutanan FHIL UHO menyampaikan bahwa pentingnya memahami dan mengetahui sejak dini penanganan KARHUTLA karena hal ini tidak bisa hanya ditangani oleh satu institusi saja, namun harus dilakukan secara bersama untuk mengambil peran masing-masing baik itu pemerintah, swasta maupun masyarakat khususnya generasi muda dalam memahami resiko dan dampak yang ditimbukkan dari KARHUTLA. Menurutnya bahwa kegiatan sosialisasi ini adalah bagian dari upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dan generasi muda agar turut aktif bersama-sama dalam menjaga dan mencegah munculnya kebakaran hutan di wilayah masing-masing khususnya di wilayah TNRAW KLHK RI, pungkasnya.

  • Penulis: redaksi

Komentar (2)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Polbangtan

      Dukung Ketahanan Pangan, Mahasiswa Polbangtan Kementan Kembangkan Produk Inovatif

      • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Mahasiswa Jurusan Peternakan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui pengembangan enam produk inovatif berbasis penelitian terapan (01/07/2025). Produk-produk ini memanfaatkan limbah peternakan dan bahan lokal yang sebelumnya kurang termanfaatkan, dan berhasil menunjukkan potensi besar dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi atas capaian Polbangtan. […]

    • Cara Mudah dan Praktis Merawat Tanaman Herbal di Rumah

      Cara Mudah dan Praktis Merawat Tanaman Herbal di Rumah: Siapapun Bisa Melakukannya

      • calendar_month Kamis, 9 Mar 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 5Komentar

      Sementara, ada juga beberapa jenis lainnya yang lebih cocok ditanam dalam pot atau wadah dengan campuran media tanam seperti campuran serbuk kayu dan pupuk organik. Berikan air dengan benar Setiap jenis tanaman herbal ini memiliki kebutuhan air yang berbeda-beda. Beberapa jenis tanaman herbal ada yang membutuhkan air yang lebih banyak daripada yang lain. Jadi, pastikan […]

    • 5 Rekomendasi Tanaman Obat yang Cocok Ditanam di Halaman Rumah

      5 Rekomendasi Tanaman Obat yang Cocok Ditanam di Halaman Rumah

      • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      5. Kemangi Kemangi tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan. Kemangi dapat membantu meredakan batuk, pilek, dan sakit perut. Kemangi mudah ditanam dan dapat dipanen dalam waktu singkat. Tips Menanam Tanaman Obat di Halaman Rumah: Pilih lokasi yang terkena sinar matahari yang cukup. Pastikan tanah memiliki drainase yang baik. Siram tanaman […]

    • Penerapan Program CSA Pertanian Membuktikan Peningkatkan Produktivitas Petani Kebumen

      Penerapan Program CSA Pertanian Membuktikan Peningkatkan Produktivitas Petani Kebumen

      • calendar_month Rabu, 27 Jul 2022
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      Dedi menambahkan kalau pertanian cerdas iklim atau CSA SIMURP memiliki dampak yang positif untuk pertanian. CSA SIMURP bisa meningkatkan produktivitas produksi tanaman dan pendapatan petani. “SIMURP mengajarkan banyak hal kepada petani. Khususnya bagaimana melakukan pertanian pintar dalam menghadapi perubahan iklim. Termasuk bagaimana cara mengantisipasi dan menangani penyakit tanaman. SIMURP juga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,” […]

    • Subang

      Scalling Up CSA, Kementan Sukses Bangun Modernisasi Pertanian di Subang

      • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
      • account_circle redaksi
      • 3Komentar

      Terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementan, Dedi Nursyamsi, menegaskan bahwa Program SIMURP utamanya ditujukan untuk membangun resiliensi ketangguhan pertanian Indonesia terhadap kondisi iklim yang terus berubah saat ini. Program SIMURP terintegrasi pada tiga Kementerian atau Lembaga, yaitu Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PPN atau Bappenas. “Teknolofi CSA merupakan kunci […]

    • Jamur Paling Beracun

      7 Jamur Paling Beracun di Dunia yang Perlu Diwaspadai

      • calendar_month Senin, 2 Des 2024
      • account_circle redaksi
      • 4Komentar

      Gejala keracunan biasanya muncul 6-24 jam setelah konsumsi, berupa mual dan muntah. Karena gejala awalnya mirip keracunan makanan biasa, diagnosis sering terlambat, sehingga dampaknya fatal. 3. Webcaps (Cortinarius rubellus dan Cortinarius orellanus) Dua jenis webcap, yaitu deadly webcap dan fool’s webcap, mengandung racun orellanin dengan masa laten hingga tiga minggu sebelum gejala muncul. Kerusakan ginjal […]

    expand_less