Gelar Ngobras Edisi Perdana 2023, Kementan Sosialisasikan Budidaya Padi Organik Mudah dan Murah
- account_circle redaksi
- calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
- print Cetak

Ngobras edisi perdana tahun 2023 mengangkat tema "Budidaya Padi Organik itu Mudah dan Murah, Selasa (03/01/2023) di AOR BPPSDMP
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Kementerian Pertanian menggalakkan Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik). Gerakan Genta Organik mendorong penggunaan pupuk organik, penggunaan pupuk hayati, penggunaan pembenah tanah, dan pemupukan berimbang.
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengungkapkan bahwa tanah dalam pertanian itu sangat penting dan menjadi kewajiban petani untuk memeliharanya.
“Jika kesuburan turun, mikroba turun, produksi juga akan turun. Diharapkan produksi meningkat. Caranya satu perbaiki pupuk kita jangan puluk kimia saja. Kita dahului beri makan dan nutrisi tanah dengan pupuk organik, hayati dan pembenahan tanah,” jelas Mentan SYL .
Tantangan pertanian di masa depan akan selalu ada. Namun, Mentan SYL meyakini jika petani dimekarkan dalam pikirannya untuk pemeliharaan tanah dengan memberikan pupuk organik.
“Kompos untuk tanah sangat penting. Kalau pakai pupuk kimia, tidak terlalu banyak,”ujar Mentan lagi.
Genta Organik ini diharapkan Menteri SYL bisa diteruskan ke Bupati dan Gubernur. “Mereka diharapkan bisa turun tangan (sukseskan Genta Organik). Kekuatan negeri ini adalah pertanian dan dapat ditingkatkan dengan teknologi.
- Penulis: redaksi





Saat ini belum ada komentar