Kabadan menambahkan jika data yang diinput kemudian akan terhubung dengan Agriculture War Room (AWR) dan dapat digunakan oleh akademisi, pemerintah daerah, kementerian/lembaga lain, unit kerja Kementan, petani dan pengusaha pertanian, penyuluh dan swasta.
Saat ini Kementan telah memiliki sistem AWR yang terhubung dengan Kostratani. AWR Kementerian Pertanian merupakan inovasi berbasis AI dan IoT yang dapat memudahkan para pemimpin untuk mengambil keputusan dengan cepat dan akurat. Sebanyak 5.717 dari 5.797 BPP Kostratani telah terhubung dengan AWR untuk merealisasikan satu data pertanian, jelas Kabadan lagi.
BPPSDMP saat ini terus berupaya memaksimalkan kinerja program-program utamanya sekaligus mengusahakan pembiayaan peningkatan SDM melalui berbagai mekanismenya. Diantaranya melalui Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN). Ada empat program dengan mekanisme PHLN ini, yaitu Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP), Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP), Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-up Initiative (READSI) dan Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).
Tinggalkan Balasan