Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Segera Cabut! Inilah Kerugian Gulma Bagi Tanaman

Segera Cabut! Inilah Kerugian Gulma Bagi Tanaman

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Adapun beberapa spesies gulma yang bersifat alelopati yaitu Agropyron repens L., Cyperus rotundus L., Cyperus escuoentus L., Cynodon dactylon L. dan Imperata cylindrica L.

  1. Menambah Biaya Perawatan Tanaman dan Usaha Budidaya Tanaman

Tumbuhnya gulma ini dapat membuat nilai kebersihan area kebun tersebut menjadi hilang, karena gulma mengakibatkan area kebun menjadi tidak rapi hingga kotor.

Sehingga, gulma ini juga dapat menganggu perawatan tanaman. Agar hal tersebut tidak terjadi, maka diperlukan perawatan tanaman dengan cara sanitasi atau dengan cara pembersihan kebun secara berkala.

Gulma ini juga akan membuat dampak kerugian bagi budidaya tanaman. Dimana untuk pemberantasan gulma ini akan menjadi suatu tugas berat bagi para petani. Saat mengendalikan gulma, rata-rata para petani ini akan menggunakan herbisida.

Perlu diketahui, penggunaan herbisida yang secara terus-menerus ini akan dapat menimbulkan resistensi gulma atau kekebalan gulma dalam merespons herbisida.

Kondisi ini tentu saja nantinya akan membutuhkan herbisida dengan dosis yang tinggi, sehingga berakibat pada biaya yang bertambah mahal dan risiko pencemaran lingkungan yang tinggi.

  1. Tempat Bersarangnya OPT (Organisme Pengganggu Tanaman)

Gulma ini juga sering dijadikan sebagai tempat bersarangnya organisme pengganggu tanaman (OPT).

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pemda

    Kementan Dorong Peran Serta Pemda Lahirkan Pertanian Ramah Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Karena tujuan utama SIMURP adalah meningkatkan produktivitas pertanian, meningkatkan Intensitas Pertanian (IP), menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani terutama di Daerah Irigasi atau Daerah Rawa lokasi SIMURP, ujar Mentan SYL. Menindaklanjuti hal itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menegaskan kembali bahwa teknologi CSA merupakan […]

  • Wisata Perkebunan di Jabodetabek: Destinasi Liburan Sederhana yang Menyenangkan

    Wisata Perkebunan di Jabodetabek: Destinasi Liburan Sederhana yang Menyenangkan

    • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    4. Kebun Teh Puncak Pass Kebun Teh Puncak Pass adalah wisata kebun teh yang menawarkan pemandangan hamparan kebun teh yang indah. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas, seperti berkuda dan menikmati kuliner khas Puncak. 5. Puncak Berry Farm Puncak Berry Farm adalah wisata kebun yang menawarkan pengalaman memetik buah berry segar. Pengunjung juga dapat menikmati […]

  • Milenial

    Resmi Ditutup, Kementan Sebut Petani Milenial Curi Perhatian di PENAS XVI

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    Selain petani milenial, Dedi menyebutkan keberhasilan PENAS XVI tidak bisa dilepaskan dari kontribusi banyak pihak, termasuk Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat, jajaran Kementerian Pertanian (Kementan), dan para petani dan nelayan yang telah aktif berpartisipasi. Menurut Dedi, semua pihak yang terlibat telah berkolaborasi sehingga PENAS XVII bisa sukses besar. “Dari PENAS […]

  • Instalasi Pengolah Limbah Ternak: Solusi Efektif untuk Pupuk Organik dan Biogas

    Instalasi Pengolah Limbah Ternak: Solusi Efektif untuk Pupuk Organik dan Biogas

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Limbah ternak sering kali menjadi masalah lingkungan yang serius jika tidak dikelola dengan baik oleh para petani. Limbah ini, jika tidak ditangani dengan benar, dapat mencemari tanah, air, dan udara di sekitar area peternakan. Namun, limbah ternak sebenarnya memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat, seperti pupuk organik dan biogas. […]

  • Di Hadapan Ribuan Kepala Desa se-Sulsel, Mentan Amran Bicara Soal Kunci Sukses hingga Hilirisasi

    Di Hadapan Ribuan Kepala Desa se-Sulsel, Mentan Amran Bicara Soal Kunci Sukses hingga Hilirisasi

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Gowa — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan arahan penuh motivasi di hadapan ribuan peserta Jambore Kepala Desa se-Sulawesi Selatan yang digelar di Rindam XIV/Hasanuddin, Pakatto, Bontomarannu, Gowa, Jumat (12/12/2025). Mentan Amran menegaskan bahwa kunci kemajuan desa dan kemakmuran rakyat adalah kerja keras, kecepatan bertindak, dan keberanian melakukan perubahan. “Kurangi narasi, perbanyak tindakan. […]

  • Hibah kompetitif

    Tingkatkan Skala Usaha, Kementan Pacu Regenerasi Petani di Sulawesi Selatan

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2023
    • account_circle redaksi
    • 5Komentar

    “Kami di Kementan berharap setiap tahunnya ada satu juta generasi muda yang bergerak di sektor pertanian. Jika ini terlaksana, kami yakin, Indonesia ke depan akan makmur,” ungkap Dedi. Dalam kunjungan ke Kampus II Polbangtan Gowa, Direktur Polbangtan Gowa, Detia Tri Yunandar yang didampingi oleh Manajer YESS Sulsel Kisman Arsyad berkesempatan mengunjungi penerima manfaat program YESS […]

expand_less