wartanionline.com – Ampas kopi tidak hanya menjadi limbah dapur yang terbuang, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami untuk tanaman hias, termasuk tanaman pothos. Penggunaan bahan ini dinilai mampu membantu menyuburkan tanah sekaligus mendukung pertumbuhan tanaman secara lebih sehat.
Menurut pakar tanaman dari Easy Garden Irrigation, Lucie Bradley, ampas kopi dapat berfungsi sebagai pupuk lepas lambat yang memberikan nutrisi secara bertahap.
“Ampas kopi tidak hanya membantu tanaman pothos menghasilkan batang yang kuat dan daun yang sehat, tetapi juga mempertahankan warna daun yang cerah dan struktur yang kuat,” ujar Bradley.
Kaya Nutrisi untuk Tanah
Ampas kopi mengandung berbagai mikronutrien penting seperti kalium, fosfor, kalsium, dan magnesium. Kandungan ini membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan air, serta memperkaya unsur hara yang dibutuhkan tanaman.
Selain itu, penggunaan ampas kopi juga diklaim dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit.
Namun demikian, penggunaan pupuk alami ini tetap perlu dilakukan dengan hati-hati. Jika digunakan terlalu sering atau dalam jumlah berlebihan, ampas kopi justru dapat berdampak buruk pada pertumbuhan tanaman.
Waktu Ideal Pemupukan
Bradley menyarankan pemberian pupuk ampas kopi pada tanaman pothos dilakukan setiap dua hingga empat bulan sekali.
“Penting untuk tidak terlalu sering menggunakan ampas kopi. Meski alami, jika berlebihan bisa membuat tanah menjadi padat dan mengganggu pertumbuhan,” jelasnya.
Selain diaplikasikan langsung ke tanah, ampas kopi juga dapat diolah menjadi pupuk cair yang bisa digunakan lebih ringan, yakni sekitar satu bulan sekali.
Cara Membuat Pupuk Ampas Kopi
1. Pupuk tabur (lepas lambat)
- Keringkan ampas kopi di atas nampan atau kertas roti selama beberapa hari
- Taburkan tipis di permukaan tanah seperti debu
- Hindari menempel pada batang tanaman
- Bisa juga dicampur ringan dengan lapisan atas tanah agar merata
2. Pupuk cair
- Campurkan 40–50 gram ampas kopi ke dalam 5 liter air
- Diamkan selama 24 jam
- Saring sebelum digunakan
- Gunakan untuk menyiram tanaman setiap dua minggu sekali, hindari daun
Hal yang Perlu Diperhatikan
Pemilik Athletic Club Flower Shop, Adrian Aviles, mengingatkan bahwa penggunaan ampas kopi harus dalam jumlah terbatas.
“Jika digunakan berlebihan, ampas kopi bisa menimbulkan masalah dengan cepat. Jadi harus hati-hati,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa penggunaan kopi segar tidak disarankan karena tingkat keasamannya tinggi dan dapat merusak akar tanaman pothos.
Selain itu, ampas kopi yang masih basah juga sebaiknya dihindari karena dapat menggumpal, menghambat aliran air, dan memicu pertumbuhan jamur serta hama seperti lalat jamur dan tungau.
Bukan Pengganti Pupuk Utama
Meski bermanfaat, para ahli menegaskan bahwa ampas kopi sebaiknya hanya digunakan sebagai pupuk tambahan, bukan pengganti pupuk utama.
Penggunaan pupuk komersial atau pupuk khusus tanaman tetap diperlukan untuk memastikan kebutuhan nutrisi tanaman terpenuhi secara optimal.
Dengan pemakaian yang tepat, ampas kopi dapat menjadi alternatif ramah lingkungan untuk membantu tanaman pothos tumbuh lebih sehat, hijau, dan kuat.
Saat ini belum ada komentar