Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tani Preneur » Manfaat dan Cara Tepat Menggunakan Ampas Kopi untuk Pupuk Tanaman Pothos

Manfaat dan Cara Tepat Menggunakan Ampas Kopi untuk Pupuk Tanaman Pothos

  • account_circle Admin AZ
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Ampas kopi tidak hanya menjadi limbah dapur yang terbuang, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami untuk tanaman hias, termasuk tanaman pothos. Penggunaan bahan ini dinilai mampu membantu menyuburkan tanah sekaligus mendukung pertumbuhan tanaman secara lebih sehat.

Menurut pakar tanaman dari Easy Garden Irrigation, Lucie Bradley, ampas kopi dapat berfungsi sebagai pupuk lepas lambat yang memberikan nutrisi secara bertahap.

“Ampas kopi tidak hanya membantu tanaman pothos menghasilkan batang yang kuat dan daun yang sehat, tetapi juga mempertahankan warna daun yang cerah dan struktur yang kuat,” ujar Bradley.

Kaya Nutrisi untuk Tanah

Ampas kopi mengandung berbagai mikronutrien penting seperti kalium, fosfor, kalsium, dan magnesium. Kandungan ini membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan air, serta memperkaya unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

Selain itu, penggunaan ampas kopi juga diklaim dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit.

Namun demikian, penggunaan pupuk alami ini tetap perlu dilakukan dengan hati-hati. Jika digunakan terlalu sering atau dalam jumlah berlebihan, ampas kopi justru dapat berdampak buruk pada pertumbuhan tanaman.

Waktu Ideal Pemupukan

Bradley menyarankan pemberian pupuk ampas kopi pada tanaman pothos dilakukan setiap dua hingga empat bulan sekali.

“Penting untuk tidak terlalu sering menggunakan ampas kopi. Meski alami, jika berlebihan bisa membuat tanah menjadi padat dan mengganggu pertumbuhan,” jelasnya.

Selain diaplikasikan langsung ke tanah, ampas kopi juga dapat diolah menjadi pupuk cair yang bisa digunakan lebih ringan, yakni sekitar satu bulan sekali.

Cara Membuat Pupuk Ampas Kopi

1. Pupuk tabur (lepas lambat)

  • Keringkan ampas kopi di atas nampan atau kertas roti selama beberapa hari
  • Taburkan tipis di permukaan tanah seperti debu
  • Hindari menempel pada batang tanaman
  • Bisa juga dicampur ringan dengan lapisan atas tanah agar merata

2. Pupuk cair

  • Campurkan 40–50 gram ampas kopi ke dalam 5 liter air
  • Diamkan selama 24 jam
  • Saring sebelum digunakan
  • Gunakan untuk menyiram tanaman setiap dua minggu sekali, hindari daun

Hal yang Perlu Diperhatikan

Pemilik Athletic Club Flower Shop, Adrian Aviles, mengingatkan bahwa penggunaan ampas kopi harus dalam jumlah terbatas.

“Jika digunakan berlebihan, ampas kopi bisa menimbulkan masalah dengan cepat. Jadi harus hati-hati,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa penggunaan kopi segar tidak disarankan karena tingkat keasamannya tinggi dan dapat merusak akar tanaman pothos.

Selain itu, ampas kopi yang masih basah juga sebaiknya dihindari karena dapat menggumpal, menghambat aliran air, dan memicu pertumbuhan jamur serta hama seperti lalat jamur dan tungau.

Bukan Pengganti Pupuk Utama

Meski bermanfaat, para ahli menegaskan bahwa ampas kopi sebaiknya hanya digunakan sebagai pupuk tambahan, bukan pengganti pupuk utama.

Penggunaan pupuk komersial atau pupuk khusus tanaman tetap diperlukan untuk memastikan kebutuhan nutrisi tanaman terpenuhi secara optimal.

Dengan pemakaian yang tepat, ampas kopi dapat menjadi alternatif ramah lingkungan untuk membantu tanaman pothos tumbuh lebih sehat, hijau, dan kuat.

  • Penulis: Admin AZ
  • Editor: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim penghujan

    Antisipasi Musim Penghujan terhadap Ternak Ayam: Tips dan Strategi Penting

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    wartanionline.com – Musim penghujan sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi peternak ayam. Kondisi lingkungan yang lembap dan basah dapat memicu berbagai masalah kesehatan pada ternak, seperti penyakit pernapasan, penurunan produksi telur, dan serangan parasit. Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipatif untuk menjaga kesehatan dan produktivitas ternak ayam selama musim penghujan. Berikut adalah beberapa langkah yang […]

  • Bunga Mawar

    Rahasia Mawar Selalu Segar: Cara Atasi Layu dan Penyebab Tersembunyinya!

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Mawar yang tampak layu bukan akhir segalanya. Dengan perawatan tepat, bunga ini bisa kembali segar dan mekar indah. Namun, penting untuk mengenali penyebab utamanya dan cara terbaik mengatasinya  karena terkadang, menyiram saja tidak cukup. Tips Menyiram Mawar agar Tidak Layu Pada umumnya, bunga mawar cukup disiram dua kali seminggu. Namun, saat cuaca sangat […]

  • Fenomena El Nino, Ini Tips Antisipasi Dampaknya Pada Pertanian

    Dampak El Nino di Bidang Pertanian dan Strategi Adaptasi untuk Petani

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 4Komentar

    Dampak El Nino yang merupakan fenomena alam yang terjadi akibat peningkatan suhu permukaan laut di wilayah Samudra Pasifik tengah dan timur. Dampak dari El Nino ini bisa mencakup perubahan pola cuaca yang dapat mempengaruhi curah hujan, suhu udara. Tak hanya itu saja, dampak El Nino ini juga bisa mengubah pola angin di berbagai wilayah di […]

  • Cara Merawat Bunga Wijaya Kusuma agar Subur dan Rajin Berbunga

    Cara Merawat Bunga Wijaya Kusuma agar Subur dan Rajin Berbunga

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Bunga wijaya kusuma dikenal sebagai tanaman malam yang menghasilkan bunga besar, harum, dan memukau. Mekarnya yang singkat membuat tanaman ini kerap dianggap istimewa. Namun, wijaya kusuma tidak selalu mudah berbunga jika tidak mendapatkan kondisi lingkungan yang tepat. Agar tanaman tumbuh subur dan rajin menghasilkan kuncup, ada beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan, mulai […]

  • Lahan Pertanian

    Kebijakan Ekstensifikasi Lahan Pertanian Picu Seretnya Produksi Beras di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    Indonesia menghadapi tantangan serius dalam produksi beras, salah satu komoditas pangan terpenting bagi masyarakatnya. Penyebab utama di balik penurunan produksi beras belakangan ini adalah kebijakan pemerintah yang terlalu fokus pada program ekstensifikasi lahan pertanian, termasuk pengembangan lumbung pangan atau food estate. Pandangan ini diungkapkan oleh Chendy Tafakresnanto, peneliti dari Pusat Riset Tanaman Pangan Badan Riset […]

  • Jenis tanaman hias Calathea termahal yang mengagumkan, ada Calathea Cynthia, Calathea Medallion, Calathea Silver hingga Calathea Flamestar.

    Rekomendasi 5 Tanaman Hias Outdoor yang Cocok Saat Musim Hujan

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Tanaman hias outdoor yang sangat cocok ditanam saat musim hujan. Hobi bertanam semakin populer, terutama dalam kategori tanaman hias outdoor. Pentingnya memilih tanaman yang mudah dirawat menjadi kunci praktis dan tepat dalam merawat kebun. Tidak semua tanaman hias mampu bertahan lama di musim hujan yang identik dengan curah hujan yang tinggi. 5 Tanaman Hias Outdoor […]

expand_less