Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Mahasiswa Polbangtan Kementan Lakukan Pendampingan Program Hilirisasi dan Swasembada Gula Nasional

Mahasiswa Polbangtan Kementan Lakukan Pendampingan Program Hilirisasi dan Swasembada Gula Nasional

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Bone – Kementerian Pertanian (Kementan) gencar membangun sinergi lintas lembaga untuk memperkuat program program hilirisasi. Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa hilirisasi merupakan kunci peningkatan nilai tambah dan daya saing komoditas pertanian.

“Selama ini kita kuat di sektor hulu, tetapi hilirnya masih perlu didorong dan dioptimalkan. Kementan berkomitmen membangun sistem hilirisasi yang tidak hanya menekan impor, tetapi juga membuka lapangan kerja dan menyejahterakan petani,” ujar Mentan Amran.

Pelaksanaan Tanam Perdana Program Bongkar Ratoon Kebun Tebu Rakyat. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Pada Senin (17/11/2025) Kementerian Pertanian RI melalui Direktorat Jenderal Perkebunan menggandeng Polbangtan Gowa serta Dinas Pertanian Kabupaten Bone melaksanakan Tanam Perdana Program Bongkar Ratoon Kebun Tebu Rakyat, di Lahan Percontohan Kelompok Tani Latobang, Desa Patimpeng, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone.

Program tanam perdana ini bertujuan untuk meningkatkan produksi tebu di Kabupaten Bone sekaligus memperkuat hilirisasi perkebunan tebu nasional. Kegiatan ini menjadi titik awal penyediaan bahan baku tebu yang berkualitas dan berkelanjutan bagi industri pengolahan gula di wilayah Bone.

Melalui program MBKM, Polbangtan Gowa mengirimkan mahasiswanya terlibat langsung melakukan pendampingan serta pengawalan program Bongkar Ratoon Kebun Tebu Rakyat di Kabupaten Bone.

Idha Widi Arsanti, selaku Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam mencapai swasembada pangan.

“Mahasiswa, khususnya yang berasal dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), memiliki peran penting dalam mendorong transformasi pertanian modern dan menjadi bagian dari upaya mencapai swasembada pangan,” kata Santi.

Selain Polbangtan Gowa, Kegiatan melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone, Kelompok Tani Latobang, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Patimpeng, hingga mitra industri Sinergi Gula Nusantara.

Kabupaten Bone sendiri dipilih sebagai wilayah prioritas karena memiliki potensi lahan yang luas serta didukung keberadaan pabrik gula. Secara agronomis, Kecamatan Patimpeng memiliki iklim dan jenis tanah yang sangat cocok untuk tanaman tebu. Secara ekonomis, pengembangan tebu diyakini dapat meningkatkan pendapatan petani, menciptakan lapangan kerja, serta menambah pendapatan asli daerah.

Pada pelaksanaan awal ini, dilakukan penanaman 5 hektar kebun tebu rakyat dengan total 300.000 mata bibit varietas GMP 7, yang dikenal unggul dalam produktivitas. Pelaksanaan budidaya dilakukan oleh Kelompok Tani Latobang dengan pendampingan intensif dari penyuluh pertanian.

Pemerintah memberikan dukungan berupa benih unggul, pendampingan teknis, serta fasilitasi kemitraan dengan industri pengolahan gula agar petani memiliki akses pasar yang pasti dan berkelanjutan.

Pemerintah juga kembali menegaskan bahwa hilirisasi perkebunan merupakan kebijakan strategis untuk meningkatkan swasembada gula nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor.

Sinergi Gula Nusantara menyampaikan komitmen untuk terus bermitra dengan petani tebu rakyat, memastikan pembelian hasil panen dan pendampingan kualitas secara berkelanjutan.

Melalui program ini, pemerintah menargetkan peningkatan produksi tebu rakyat di Bone. Dengan produktivitas tebu yang rata-rata mencapai 70 ton per hektar, wilayah ini dinilai sangat potensial dalam mendukung swasembada gula.

Hilirisasi di sektor tebu diyakini akan menghadirkan nilai tambah di tingkat petani dan daerah, membuka lebih banyak lapangan kerja, menarik investasi pengolahan gula, dan memperkuat ekonomi lokal.

Ke depan, program ini akan terus dilanjutkan melalui perluasan areal tanam serta peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan dan pendampingan terpadu.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Pertanian

      Booming AI Pertanian: Inilah Teknologi yang Akan Ubah Wajah Ketahanan Pangan Dunia

      • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com — Dunia pertanian tengah mengalami transformasi besar. Berkat kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), sektor ini diproyeksikan tumbuh luar biasa cepat dalam dekade mendatang. Berdasarkan laporan terbaru SNS Insider, nilai pasar AI global di bidang pertanian diprediksi melonjak dari USD 1,8 miliar pada 2023 menjadi USD 12,8 miliar pada 2032. Pertumbuhan ini mencerminkan laju compound […]

    • Tips Menjaga Tanaman Selama Liburan Lebaran Agar Tetap Sehat

      Ini 6 Tips Ampuh Menjaga Tanaman Selama Liburan Lebaran, Tanaman Tetap Sehat dan Subur!

      • calendar_month Kamis, 20 Apr 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Tips ampuh menjaga tanaman selama liburan Lebaran. Menjaga tanaman selama liburan Lebaran bisa menjadi tantangan bagi banyak penghobi tanaman. Karena selama liburan, kita akan meninggalkan rumah dan tanaman akan terus tumbuh tanpa pengawasan. Tanpa perhatian yang cukup, tanaman bisa mati atau tidak subur saat kita kembali dari liburan. Berikut adalah beberapa tips tentang cara meninggalkan […]

    • Cara merawat bunga mawar dengan tepat (Foto: Canva - Konevi).

      Cara Merawat Bunga Mawar Agar Mekar Lebih Cantik!

      • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Bunga mawar merupakan salah satu dari simbol keindahan dan keanggunan di dunia taman. Mawar atau ros yang menjadi bagian tumbuhan perdu dengan pohonnya yang berduri, berbau wangi dan berwarna indah. Bunga Mawar terdiri atas daun bunga yang bersusun; meliputi ratusan jenis, tumbuh tegak atau memanjat, batangnya berduri, bunganya beraneka warna, seperti merah, putih, merah jambu, […]

    • Solusi Pengelolaan Properti dan Tenant yang Lebih Efisien

      Solusi Pengelolaan Properti dan Tenant yang Lebih Efisien

      • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Pengelolaan properti dan tenant yang masih dilakukan secara manual seringkali menghadapi berbagai tantangan, mulai dari proses administrasi yang memakan waktu hingga sulitnya memantau aktivitas operasional secara real-time. Oleh karena itu, banyak pengelola gedung mulai beralih ke sistem digital yang lebih modern dan terintegrasi. Tantangan Pengelolaan Properti Konvensional Metode pengelolaan tradisional umumnya mengandalkan pencatatan […]

    • Tips dan Trik Memulai Usaha Peternakan Skala Kecil dengan Modal Terbatas

      Tips dan Trik Memulai Usaha Peternakan Skala Kecil dengan Modal Terbatas

      • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Usaha peternakan adalah salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk menghasilkan pendapatan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Namun, banyak orang yang menganggap bahwa usaha peternakan membutuhkan modal yang besar, lahan yang luas, dan peralatan yang canggih. Padahal, ada banyak cara untuk memulai usaha peternakan skala kecil dengan modal terbatas, asalkan memiliki niat, kreativitas, dan strategi […]

    • Keong

      Inovatif, Penyuluh dan Petani Banjar Tingkatkan Produktivitas dengan “Kaltrap Keong Mas”

      • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan berbagai inovasi guna peningkatan produksi dan produktivitas pertanian, diantaranya melalui pembuatan Perangkap Keong Mas atau Kaltrap. Keong mas merupakan salah satu hama yang menyerang banyak tanaman dan Keong mas termasuk hewan herbivora yang memakan segala tanaman. Akan tetapi, tanaman yang sering diserang hama ini yaitu tanaman muda dan […]

    expand_less