Ngobras Edisi Khusus PENAS Petani Nelayan XVI 2023, Kementan Maksimalkan Teknologi Smart Farming Hadapi Perubahan Iklim
- account_circle redaksi
- calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
- print Cetak

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi pada acara Ngobrol Asyik (Ngobras) Penyuluhan Edisi Khusus PENAS Petani Nelayan XVI, Selasa (13/06/2023). (Sumber: Humas Kementan)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pada PENAS Petani Nelayan XVI, Gelar Percontohan diramaikan oleh semua Eselon 1 Kementan, ini merupakan ajang unjuk gigi para petani milenial yang sebelumnya mereka sebagai pengikut, namun di PENAS sekarang petani milenial tampil di agribisnisnya masing-masing”, jelas Kabadan Dedi.
Terpisah, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluhtan), Bustanul Arifin mengatakan bahwa kegiatan Ngobras dilaksanakan setiap Selasa, karena kali ini edisi khusus maka Ngobras dilaksanakan langsung di lokasi PENAS Petani Nelayan XVI di Kota Padang.
BPPSDMP ikut berpartisipasi dalam Gelar Teknolgi (Geltek) dengan menampilkan miniatur Pusat Penyuluhan Desa (Posluhdes). Hal ini sesuai dengan arahan Mentan SYL bahwa PENAS kali ini harus naik kelas dan bertemakan teknologi modern, ujar Bustanul.
Posluhdes tidak harus berbentuk rumah tetapi saung juga bisa seperti di gelar percontohan di PENAS saat ini, dengan di kelilingi oleh berbagai tanaman, peternakan, adapun fungsi posluhdes sebagai tempatnya kordinasi antara petani dan penyuluh pertanian, tempat curhatnya mereka. Karena fungsi Posluhdes sebagai tempat pertemuan para Penyuluh Pertanian, pelaku utama, pelaku usaha untuk melakukan berbagai macam kegiatan”, imbuhnya. (HV/NF)
- Penulis: redaksi




