Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Perkuat Jiwa Wirausaha, Polbangtan Kementan Dorong Swasembada Pangan Keberlanjutan

Perkuat Jiwa Wirausaha, Polbangtan Kementan Dorong Swasembada Pangan Keberlanjutan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa terus menunjukkan komitmen dalam mendorong keberlanjutan swasembada pangan melalui penguatan SDM pertanian khususnya mahasiswa.

Melalui Agristory Vol. III Polbangtan Gowa, menggelar Seminar Nasional bertema Mewujudkan Keberlanjutan Swasembada Pangan Melalui Kewirausahaan di Bidang Pertanian Sabtu, (14/02/2026), di Aula Syekh Yusuf Kampus I Polbangtan Gowa.

Kegiatan ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman yang menekankan pentingnya penguatan pendidikan vokasi pertanian melalui penyusunan strategi program kerja yang mendukung program swasembada pangan.

“Membangun pertanian dibutuhkan SDM pertanian yang berkualitas, andal, berkemampuan manajerial, kewirausahaan dan organisasi bisnis. Semua insan pertanian, termasuk penyuluh dan mahasiswa pertanian, memiliki peran penting untuk mewujudkannya,” ujar Mentan Andi Amran.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala BPPSDM Pertanian, Idha Widi Arsanti yang menegaskan pentingnya dan perlunya perencanaan kerja yang mendukung pembelajaran yang mampu menjawab tantangan pertanian modern dan perencanaan kerja yang disesuaikan dengan program swasembada pangan.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan) Muhammad Amin, yang hadir dalam seminar nasional memaparkan perspektif kebijakan pemerintah dalam mendukung swasembada pangan melalui program-program strategis Kementerian Pertanian.

Ia menekankan bahwa capaian swasembada tidak terlepas dari kebijakan terarah, penguatan sumber daya manusia pertanian, serta transformasi sistem produksi melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi.

Seminar Nasional bertema Mewujudkan Keberlanjutan Swasembada Pangan Melalui Kewirausahaan di Bidang Pertanian Sabtu, (14/02/2026). (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

“Transformasi pertanian harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kompetensi petani, modernisasi alat dan mesin pertanian, hingga digitalisasi sistem pertanian. Menurut beliau, keberlanjutan swasembada pangan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan generasi muda,” Pungkasnya.

Acara yang berlangsung meriah ini, diikuti oleh seluruh mahasiswa Polbangtan Gowa, baik melalui daring dan luring. Plt Direktur Polbangtan Gowa Sartika Juwita saat membuka seminar nasional tersebut mengatakan, kunci penting dalam mewujudkan keberlanjutan swasembada adalah melalui penguatan kewirausaahan di bidang pertanian.

“Pertanian tidak lagi dipandang semata sebagai kegiatan produksi, tetapi sebagai sebuah ekosistem bisnis yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Kewirausahaan pertanian mendorong lahirnya petani dan pelaku usaha yang inovatif, kreatif, mampu membaca peluang pasar, serta berorientasi pada nilai tambah dan daya saing,” kata Sartika.

Ada dua pemateri yang ahli dibidangnya juga dihadirkan dalam seminar nasional tersebut diantaranya CEO Cipta Visi Group yang juga merupakan Ketua Umum Duta Petani Milenial Rayndra Syahdan Mahmudin mengupas peluang dan tantangan kewirausahaan pertanian bagi generasi muda.

“Pertanian tidak lagi sekadar kegiatan budidaya, tetapi harus dikelola dengan pencatatan keuangan, manajemen usaha, strategi pemasaran, serta pemanfaatan teknologi dan digitalisasi,” Pungkasnya.

Selain itu hadir Muh. Alif Alfath yang merupakan Owner MILFAR.ID dan pimpinan LKP Milfar, sebagai pemateri ketiga dengan materi seputar praktik bisnis pertanian dan pengembangan usaha berbasis inovasi.

Sebagai Owner MIFAR_ID & Pimpinan LKP Milfar, Alif Alfath telah aktif bertani sejak masa kuliah. Kunci keberhasilannya, bukan hanya karena teknik budidaya, tetapi karena penerapan konsep kewirausahaan dalam pertanian mulai dari perencanaan tanam, analisis pasar, pengelolaan risiko, hingga manajemen keuangan. Dalam sesi motivasi, beliau mendorong mahasiswa untuk tidak ragu menjadi petani.

“Bertani bukan sekadar profesi, tetapi peluang bisnis yang menjanjikan apabila dikelola dengan strategi yang tepat. Petani hari ini harus berpikir sebagai entrepreneur, bukan sekadar produsen”, ucap Alif.

Melalui kegiatan ini, Polbangtan Gowa menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi petani milenial yang inovatif, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak keberlanjutan swasembada pangan di Indonesia.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengertian Tanaman Pangan dan Contohnya

    Pengertian Tanaman Pangan dan Contohnya

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Pengertian tanaman pangan adalah semua jenis tanaman yang mempunyai karbohidrat juga protein. Sehingga, pengertian tanaman pangan ini adalah tanaman yang juga bisa dipergunakan manusia sebagai sumber energi. Tanaman pangan merupakan tanaman yang sengaja dibudidayakan dengan tujuan untuk menopang kelangsungan hidup manusia. Maka, pengertian dari tanaman pangan ini bisa dikatakan merupakan tanaman pokok bagi manusia sebab […]

  • Minyak Nilam

    Minyak Nilam Indonesia: Dari Ladang Aceh ke Dunia Parfum

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Di ruang-ruang laboratorium dan industri parfum di kota-kota besar seperti Paris, New York, dan Dubai, terdapat sebuah aroma khas yang menjadi rahasia ketahanan wewangian kelas dunia: minyak nilam dari Indonesia. Ekstrak minyak ini, yang diperoleh dari daun tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth), berfungsi sebagai pengikat aroma, memastikan parfum bertahan hingga belasan jam di […]

  • Mentan

    Kunjungan ke Sultra, Mentan SYL Minta Disediakan Lahan Pertanian

    • calendar_month Sabtu, 20 Agt 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    SULTRA – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo hadir dalam Kunjungan Kerja di Desa Cialam Jaya, Kabupaten Konawe Selatan , Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (19/8). Dalam kunjungan tersebut, dihadapan Gubernur Sultra Ali Mazi dan Bupati Konawe Selatan H. Surunuddin Dangga, Mentan SYL meminta kepada untuk disediakan 1.000 ha lahan pertanian di wilayah Sulawesi Tenggara. “Siapkan saya […]

  • Cara Menentukan Waktu dan Frekuensi Menyiram Tanaman Hias Saat Musim Hujan

    Cara Menentukan Waktu dan Frekuensi Menyiram Tanaman Hias Saat Musim Hujan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Menentukan berapa banyak dan seberapa sering menyiram tanaman dalam ruangan saat musim hujan atau cuaca dingin memang bisa menjadi tantangan tersendiri. Pada periode ini, tanaman hias umumnya tumbuh lebih lambat sehingga membutuhkan lebih sedikit air dibandingkan musim panas. Namun di sisi lain, kondisi udara di dalam ruangan sering kali menjadi lebih kering akibat […]

  • Produk Pangan Lokal

    Keren, Kenalkan Produk Pangan Lokal Kaya Rasa Karya Petani Milenial Bone

    • calendar_month Minggu, 16 Apr 2023
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    BONE – Kementerian Pertanian terus berupaya menciptakan wirausaha milenial yang tangguh dan berkualitas, salah satu nya melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Service (YESS). Program ini memang ditujukan bagi para pemuda, dan akan menjadi role model pengembangan regenerasi petani di pedesaan, melalui penyediaan fasilitas, bimbingan  dan pelatihan kepada anak muda untuk menjadi wirausahawan di […]

  • SYL

    Mentan SYL ke Petani Milenial, Gas Pol

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle redaksi
    • 5Komentar

    JAKARTA – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong petani milenial untuk tetap kreatif dan inovatif dalam menghadapi tantangan global yang mengancam ketahanan pangan nasional. SYL berharap, anak muda mampu menggagas ide besar dalam meciptakan peluang baru di masa yang akan datang. “Petani milenial itu harus kreatif dan aktif, jangan mau kalah sama petani […]

expand_less