Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tani Preneur » Wajib Dicoba! Inilah Tips Sukses Menjadi Petani Milenial

Wajib Dicoba! Inilah Tips Sukses Menjadi Petani Milenial

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Rabu, 16 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Petani milenial ini memiliki peran yang sangat penting untuk saat ini. Untuk melanjutkan pembangunan di sektor pertanian saat ini, dibutuhkan dukungan dari SDM pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Pertanian ini bukan hanya sekedar tentang urusan bercocok tanam. Namun, pertanian merupakan tentang merawat kehidupan. Dimana manusia makan dari hasil pertanian, maka seharusnya pertanian semakin dibudidayakan hingga diperluas peminatnya hingga kalangan milenial.

Petani milenial ini merupakan  petani yang masih berusia muda kisaran umur 19 hingga 39 tahun. Tentu saja petani milenial ini sangat dibutuhkan di masa seperti sekarang ini, supaya pertanian di Indonesia dapat segera maju.

Untuk kamu kaum milenial yang tertarik dengan sektor pertanian, mari kita simak tips untuk menjadi petani milenial.

 1. Memahami Pasar dan Peluang

Untuk menjadi petani milenial, tips yang pertama adalah kita harus memahami apa dan bagaimana terhadap pasar yang akan kita hadapi.

Contohnya, mulai dari kebutuhan konsumen hingga penjualan hasil panen. Terkadang masih banyak petani yang masih belum memahami tentang kebutuhan pasar di Indonesia.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (2)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Kerugian Gulma Bagi Tanaman

      Segera Cabut! Inilah Kerugian Gulma Bagi Tanaman

      • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Kerugian gulma bagi tanaman dan harus segara ditangani. Saat membudidayakan tanaman, pasti ada beberapa hambatan yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Hambatan tersebut mulai dari kekurangan unsur hara, faktor iklim, adanya organisme pengganggu tanaman (OPT) hingga gulma. Gulma ini adalah salah satu tanaman yang kehadirannya tidak dikehendaki. Keberadaan gulma di sekitar pertanaman ini akan menimbulkan kerugian […]

    • Bersubsidi

      Mentan SYL Perintahkan Jajarannya Kawal Pengelolaan Pupuk Bersubsidi

      • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
      • account_circle redaksi
      • 5Komentar

      Ciawi – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) memerintahkan jajarannya mengawal pengelolaan pupuk bersubsidi. Menurutnya, semua pihak harus bekerja sama untuk memastikan pupuk bersubsidi sampai kepada petani, tanpa ada kekurangan. “Jangan sampai ada penyelewengan dan penyimpangan, boros di sana dan di sini. Tolong jaga dengan baik,” ungkap SYL saat membuka kegiatan Training of Trainers […]

    • ToF CSA Kementan Meningkatkan Pengetahuan Petani NTT Hadapi Perubahan Iklim

      ToF CSA Kementan Meningkatkan Pengetahuan Petani NTT Hadapi Perubahan Iklim

      • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      Nusa Tenggara Timur – Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) adalah salah satu upaya yang tengah dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menggenjot produktivitas dalam menghadapi perubahan iklim menuju pertanian yang ramah lingkungan. Climate Smart Agriculture (CSA) adalah paket teknologi ramah lingkungan yang diinisiasi oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melalui program […]

    • Jenis Limbah Pertanian Yang Dapat Mengakibatkan Terjadinya Pencemaran Lingkungan

      Jenis Limbah Pertanian Yang Dapat Mengakibatkan Terjadinya Pencemaran Lingkungan

      • calendar_month Kamis, 5 Jan 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      Jenis limbah pertanian yang dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan, yaitu: Pupuk, contohnya urea yang dapat menyebabkan eutrofikasi. Insektisida, contohnya DDT yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia maupun hewan seperti burung. Herbisida, contohnya glifosat yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia maupun kerusakan pada koloni lebah. Limbah pertanian merupakan sisa dari proses produksi pertanian, artinya […]

    • Cara merawat bunga mawar dengan tepat (Foto: Canva - Konevi).

      Cara Merawat Bunga Mawar Agar Mekar Lebih Cantik!

      • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Bunga mawar merupakan salah satu dari simbol keindahan dan keanggunan di dunia taman. Mawar atau ros yang menjadi bagian tumbuhan perdu dengan pohonnya yang berduri, berbau wangi dan berwarna indah. Bunga Mawar terdiri atas daun bunga yang bersusun; meliputi ratusan jenis, tumbuh tegak atau memanjat, batangnya berduri, bunganya beraneka warna, seperti merah, putih, merah jambu, […]

    • Bersama Penyuluh dan Petani di Lampung, Mentan Amran Bertekad Wujudkan Swasembada Pangan

      Bersama Penyuluh dan Petani di Lampung, Mentan Amran Bertekad Wujudkan Swasembada Pangan

      • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      LAMPUNG – Kementerian Pertanian (Kementan) bertekad mewujudkan swasembada pangan. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo agar para petani bersama-sama dengan penyuluh pertanian terus meningkatkan produksi dan produktivitas demi mendongkrak kesejahteraan para petani. Saat memberikan arahan pada acara Pertemuan Pembinaan Penyuluh Pertanian, dihadapan 5.000 orang peserta yang terdiri dari petani, penyuluh, Babinsa, pemilik kios […]

    expand_less