Petani Musi Banyuasin Buktikan Pertanian Ramah Lingkungan Melalui Program CSA Kementan
- account_circle redaksi
- calendar_month Rabu, 28 Des 2022
- print Cetak

Demplot Kelompok Tani Cahaya Tani, Kabupaten Musi Banyuasin. (sumber: Humas Kementan)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menyampaikan bahwa bahwa pembangunan pertanian tidak boleh berhenti dan bersoal, pertanian harus maju.
Ciri pertanian maju yaitu produktivitas pertanian yang meningkat melalui kualitas produk pertanian yang meningkatkan daya saing di negeri kita sendiri dan selain itu kita juga harus menjaga lingkungan agar terap kondusif, terjaga dan tidak boleh terganggu.
Melalui Program SIMURP dengan teknologi CSA diharapkan dapat mewujudkannya melalui aksi-aksinya. Salah satu aksi yang tengah digencarkan adalah Farmer Field Day (FFD) atau Temu Lapang Petani yang merupakan pertemuan antar petani dengan penyuluh, petani dengan peneliti serta petani dengan stakeholder lainnya untuk saling bertukar informasi guna meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan petani, ujar Dedi.
Belum lama ini Kabupaten Banyuasin telah melaksanakan FFD yang diikuti oleh kurang lebih 100 orang petani. Farm Field day dilaksanakan di demplot Kelompok Tani Cahaya Tani Desa Karang Rejo Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin.
- Penulis: redaksi




