Simak Cara Kementan Hadapi Krisis Pangan Global Melalui Genta Organik
- account_circle redaksi
- calendar_month Jumat, 3 Mar 2023
- print Cetak

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi menghadiri Rakor Pengawalan dan Pendampingan Genta Organik dan Launching Jurnal Suluh Tani dan e Pusluh di Serpong (02/03). (Sumber: Humas Kementan)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dampak lainnya dari climate change adalah terjadinya el nino, el nina, banjir dimana-mana serta serangan Organisme Penggangu Tanaman (OPT). Selain juga terjadinya peningkatan kenaikan suhu di permukaan bumi secara signifikan, climate change juga mengakibatkan peningkatkan virus, kemarau berkepanjangan mengakibatkan penurunan produktivitas di sentra-sentra dunia menurun.
“Perang Ukraina dan Rusia juga berdampak sangat signifikan. Kenaikan-kenaikan harga pangan global diikuti pula dengan kenaikan harga-harga sarana prasarana produksi pertanian termasuk pupuk dan pestisida. Semua naik secara signifikan, karena biaya produksinya naik”, jelas Kabadan Dedi lagi.
Dedi pun memberikan solusi di saat harga pupuk mahal, petani tetal harus meningkatkan produktivitas. Selama masih ada hiruk pikuk kehidupan maka pangan diperlukan. Pangan dan pertanian tidak boleh bersoal dan solusi dari semua permasalahan di atas dapat diatasi dengan program Genta Organik. Genta organik adalah solusi disaat pupuk mahal dan pestisida mahal pungkasnya, pungkasnya.
- Penulis: redaksi




