Adanya inovasi di bidang pertanian memiliki efek yang dapat meningkatkan hasil produksi dan membuat seluruh aktivitas pertanian di Indonesia lebih efektif dan efisien. Ketika kegiatan produksi pertanian ini dilakukan dengan efektif dan efisien, biaya yang dikeluarkan akan lebih sedikit namun didapatkan hasil yang memuaskan atau optimal.

Negara maju sebagian besar memiliki petani kreatif dan telah menciptakan berbagai inovasi terbaru di bidang pertanian yang berujung pada meningkatnya hasil panen sehingga kesejahteraan petani lebih baik.

  1. Miliki Kelompok Tani

Permasalahan krusial yang sudah biasa dialami oleh petani Indonesia adalah dipermainkan oleh tengkulak. Ketika panen raya tiba, banyak petani di Indonesia yang menjual hasil panen pada pengepul atau tengkulak. Karena menjual secara individu dan hampir sebagian besar memiliki jenis atau komoditas yang sama mengakibatkan tengkulak bertindak semena-mena. Mereka dengan sengaja membeli dengan harga murah.

Petani Indonesia yang kebanyakan kurang mengetahui kabar pasar dengan mudahnya masuk dalam permainan tengkulak. Dari kejadian ini petani mendapatkan harga jual yang relatif rendah dan banyak kasus diantara mereka mengalami kerugian karena biaya produksi yang tidak sebanding dengan hasil panen. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) atau Kelembagaan Ekonomi Petani adalah jalan yang tepat untuk para petani agar bisa meningkatkan harga jual hasil panennya. Jika petani-petani membentuk satu kelompok dengan beranggotakan minimal 20 orang lalu menjual hasil panen mereka secara kolektif pastinya akan terkumpul dalam jumlah yang sangat besar. Nah disinilah para petani bisa bertindak sebagai price maker dan tingkat harga yang mereka dapatkan dapat lebih tinggi.