Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Swasembada, Saatnya Bangun Ketahanan Pangan yang Adil dan Berkelanjutan

Swasembada, Saatnya Bangun Ketahanan Pangan yang Adil dan Berkelanjutan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penutup: Ketahanan Pangan Bukan Sekadar Cukup Makan

Ketahanan pangan sejati bukan hanya soal cukup makan hari ini, tetapi soal kemampuan bangsa memberi makan seluruh rakyatnya secara adil, berkelanjutan, dan bermartabat.

Swasembada penting, tetapi bukan tujuan akhir. Sistem pangan Indonesia harus dibangun di atas prinsip keadilan sosial, keberlanjutan lingkungan, dan keberpihakan pada petani dan komunitas lokal.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelapa Sawit: Keuntungan AWLR untuk Manajemen Air dan Pupuk

    Optimalisasi Kelapa Sawit: Keuntungan AWLR untuk Manajemen Air dan Pupuk

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Efisiensi Penggunaan Pupuk Hubungan antara penggunaan AWLR dan efisiensi pupuk sangat erat. Ketika tingkat air di tanah dapat dipantau dan dikontrol dengan baik, penyerapan pupuk oleh tanaman menjadi lebih optimal. Dalam kondisi air yang seimbang, akar tanaman kelapa sawit mampu menyerap nutrisi dari pupuk dengan lebih efisien. Sebaliknya, ketika kondisi air tidak terkendali—terlalu basah atau […]

  • Jaringan Penyokong Pada Tumbuhan

    Jaringan Penyokong Pada Tumbuhan: Kolenkin dan Sklerenkim

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Namun, hal tersebut juga dapat membatasi trasnportasi air antar selnya dan membuat sel-sel sklerenkim ini juga tidak dapat melakukan metabolisme sel dan mati. Sehingga, dapat diketahui bahwa sklerenkim ini terdiri sel-sel dewasa yang telah mati namun dapat menyokong sebagian besar tubuh tumbuhan. Sklerenkim ini juga diketahui mempunyai berbagai bentuk dan ukuran sel, namun yang paling […]

  • produk

    PHLN Kementan Hadirkan Produk Inovatif Unggulan Dalam Kemeriahan Harmonisasi dan Apresiasi SDM 2022

    • calendar_month Jumat, 16 Des 2022
    • account_circle redaksi
    • 7Komentar

    Pada saat melakukan kunjungan, Kepala BPPSDM beserta Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPPSDMP memberikan semangat para KWT dan KEP untuk terus berkarya membangun pertanian dan meningkatkan pendapatan rumah tangga. Peserta pameran berkesempatan juga menjadi narasumber dalam acara Ngepod (Ngobrol Asyik Penyuluhan edisi Podcast) yang menjadi side event yang menarik selain pameran dan acara utama Harmonisasi dan […]

  • Kedelai: Jantung Agribisnis Indonesia dan Rahasia di Balik Sukses

    Kedelai: Jantung Agribisnis Indonesia dan Rahasia di Balik Suksesnya

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Kedelai merupakan salah satu tanaman legum penting di dunia, tidak hanya sebagai sumber protein nabati yang tinggi, tetapi juga karena peranannya dalam industri pangan dan pakan ternak. Di Indonesia, budidaya kedelai sangat penting karena tingginya permintaan akan kedelai, terutama untuk produksi tempe dan tahu. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai teknik dan […]

  • Klasifikasi Tumbuhan Paku

    Klasifikasi Tumbuhan Paku Pteridophyta Beserta Contohnya

    • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Jenis ini menjadi spesies yang paling banyak dan biasanya dapat tumbuh tegal diatas tanah meskipun ada juga yang terbenam di bawah tanah. Contoh dari klasifikasi ini adalah Adiantum Farleyence (paku merak merah), Adiantum Cuneatum (suplir), Platycerum Bipurcatum (paku tanduk rusa).

  • Kementan

    Program Petani Milenial: Peluang Penghasilan di Atas Rp10 Juta

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    Mentan Amran menjelaskan bahwa proses seleksi akan disesuaikan dengan latar belakang peserta. Lulusan sarjana berpotensi ditempatkan sebagai manajer, lulusan teknik sebagai mekanik, dan lulusan SMA sebagai operator. Teknologi modern seperti drone dan kemampuan IT juga akan dimanfaatkan dalam pengelolaan lahan. Hingga kini, minat terhadap program ini sudah mencapai 20 ribu pendaftar, dengan target total 50 […]

expand_less