Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Tanaman Hias dengan Daun Berlubang Alami yang Menawan dan Cara Merawatnya

Tanaman Hias dengan Daun Berlubang Alami yang Menawan dan Cara Merawatnya

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Menambahkan tanaman hias ke dalam rumah bukan hanya sekadar mempercantik ruangan, tetapi juga dapat menciptakan suasana yang lebih segar dan menenangkan.

Salah satu jenis tanaman yang menarik perhatian adalah tanaman dengan lubang alami di daunnya, yang dikenal dengan nama fenestration. Bentuk unik ini tidak hanya memberikan estetika yang berbeda, tetapi juga berfungsi membantu tanaman beradaptasi dengan lingkungannya.

Dilansir dari Homes and Gardens pada Sabtu (1/3/2025), berikut ini adalah 4 tanaman dengan daun berlubang alami serta cara merawatnya agar tumbuh subur.

1. Monstera Mini (Rhaphidophora tetrasperma)

Monstera mini dikenal karena bentuk daunnya yang khas, dengan lubang-lubang alami yang memberikan tampilan unik dan menarik. Tanaman ini lebih kecil dibandingkan dengan monstera lainnya, membuatnya cocok untuk ruangan yang tidak memiliki banyak ruang. Monstera mini bisa tumbuh hingga 2,5 meter, namun membutuhkan pencahayaan yang cukup untuk berkembang dengan baik.

Cara merawat:

  • Monstera mini menyukai cahaya terang yang tidak langsung. Hindari menempatkannya di area yang mendapatkan cahaya rendah karena pertumbuhannya akan terhambat.
  • Tanah dengan drainase yang baik, sedikit asam, dan kaya bahan organik akan membantu tanaman ini tumbuh subur.
  • Pastikan tanaman mendapatkan cukup kelembapan, namun tidak tergenang air.

2. Madagascar Laceleaf (Aponogeton madagascariensis)

Madagascar laceleaf adalah tanaman air dengan daun yang berbentuk seperti anyaman renda, memberikan tampilan yang elegan dan unik, terutama di dalam akuarium. Tanaman ini dapat menjadi pilihan menarik untuk menghiasi akuarium dengan penampilan yang memikat.

Cara merawat:

  • Tanaman ini tumbuh optimal di pencahayaan sedang hingga tinggi dan suhu air sekitar 26°C.
  • Untuk merawatnya, pastikan sistem sirkulasi air di akuarium tetap baik. Penggunaan termometer akuarium sangat disarankan untuk memantau suhu air agar tetap stabil.
  • Hindari penempatan di area yang terlalu terang atau terlalu gelap untuk menjaga keseimbangan pertumbuhannya.

3. Monstera Deliciosa

Jika Anda pernah melihat tanaman dengan lubang alami di daunnya, kemungkinan besar itu adalah Monstera deliciosa. Tanaman ini memiliki daun besar dengan celah dan lubang yang memberikan kesan tropis dan eksotis. Monstera deliciosa adalah salah satu tanaman hias yang sangat populer.

Cara merawat:

  • Monstera deliciosa menyukai lingkungan hangat dan lembap. Tempatkan tanaman ini di area yang memiliki pencahayaan tidak langsung, seperti di dekat teras atau jendela tinggi.
  • Hindari menempatkannya di tempat yang terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama karena daunnya bisa terbakar.
  • Pemangkasan rutin diperlukan untuk menjaga bentuk tanaman dan mencegah batangnya terlalu panjang, yang bisa menyebabkan daun-daunnya menyentuh kaca jendela yang panas.

4. Monstera Obliqua ‘Peru’

Monstera obliqua ‘Peru’ adalah salah satu varietas monstera yang paling langka dan unik. Tanaman ini memiliki lebih banyak lubang di daunnya daripada daun itu sendiri, memberikan tampilan yang sangat berbeda dan menawan. Karena bentuk daunnya yang lebih rapuh, tanaman ini membutuhkan perhatian ekstra dalam perawatannya.

Cara merawat:

  • Monstera obliqua membutuhkan kelembapan yang sangat tinggi, sehingga lebih cocok untuk ditanam di dalam rumah kaca atau terarium.
  • Tanaman ini membutuhkan pencahayaan tidak langsung selama setidaknya tujuh jam per hari agar dapat tumbuh dengan baik.
  • Penyiraman dilakukan seminggu sekali, namun pastikan lapisan atas tanah sudah kering sebelum menyiramnya lagi untuk mencegah busuk akar.
  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Webinar

    Tingkatkan Produktivitas, Kementan Gelar Webinar Pembinaan Penyuluh Pertanian di 10 Lokasi Gernas El Nino

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) sukses melaksanakan Webinar Pembinaan Penyuluhan Pertanian yang dilaksanakan secara daring. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari (11 – 12 November 2023) dengan total pemaparan materi sebanyak lima sesi. Webinar Pembinaan Penyuluh Pertanian diikuti oleh penyuluh pertanian yang berasal dari 10 lokasi Gernas […]

  • Jawa Tengah

    Kementan Dorong Genta Organik Melalui Sekolah Lapangan di Jawa Tengah

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    JAKARTA – Menjaga kelangsungan sumber daya alam tak kalah pentingnya dengan peningkatkan produktivitas sektor pertanian. Keduanya saling berkaitan dan menjadi kunci dalam keberhasilan pembangunan pertanian di Indonesia. Usai peluncuran Program Genta Organik baru-baru ini, Kementerian Pertanian (Kementan) beserta jajarannya mendorong para petani untuk memproduksi pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah secara mandiri. Di samping […]

  • Manfaat Sensus Pertanian 2023 untuk Petani dan Pelaku Usaha

    Manfaat Sensus Pertanian 2023 untuk Petani dan Pelaku Usaha, Cek di Sini!

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Manfaat Sensus Pertanian 2023 untuk petani dan pelaku usaha. Badan Pusat Statistik (BPS) akan melaksanakan Sensus Pertanian yang merupakan sensus yang diadakan setiap 10 tahun sekali. Pada tahun 2023 ini, BPS mengusung tema “Mencatat pertanian Indonesia untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani” dalam pelaksanaan sensus tersebut. Sensus Pertanian 2023 atau disingkat ST2023 direncanakan akan berlangsung […]

  • Strategi Bertani Berkelanjutan Menggunakan Pupuk Organik Kotoran Kambing sebagai Alternatif Pupuk Subsidi

    Strategi Bertani Berkelanjutan Menggunakan Pupuk Organik Kotoran Kambing sebagai Alternatif Pupuk Subsidi

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Wt Online – Strategi Bertani Berkelanjutan. Pada tahun 2024, pemerintah Indonesia telah membatasi jumlah pupuk subsidi, termasuk pupuk NPK Phonska, karena keterbatasan anggaran. Pembatasan ini menyulitkan masyarakat, khususnya para petani, dalam memenuhi kebutuhan hara tanaman yang esensial. Menghadapi situasi ini, pupuk organik, seperti yang berasal dari kotoran kambing, muncul sebagai solusi alternatif yang efektif. Keunggulan […]

  • Tanaman Sambiloto

    Tanaman Sambiloto: Manfaat dan Cara Menanamnya

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Tanaman sambiloto dengan nama ilmiah Andrographis paniculata ini diketahui mengandung zat aktif yang disebut andrografolida. Zat tersebut terdapat pada bagian batang dan daun tanaman sambiloto ini mempunyai sifat antiradang, antibakteri serta antivirus. Walaupun daun tanaman ini rasanya pahit, tapi ada banyak manfaat sambiloto yang bisa kamu dapatkan bagi kesehatan tubuh, yaitu: Meringankan gejala flu. Memperkuat […]

  • Nagekeo

    Kementan Kembangkan Pengetahuan dan Kemampuan KWT Nagekeo Melalui Program CSA

    • calendar_month Selasa, 27 Des 2022
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    Nusa Tenggara Timur – Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan pembinaan dan pendampingan pada Kelompok Tani (Poktan) atau Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta Kelompok Wanita Tani (KWT). Hal ini dilakukan guna menggenjot produktivitas dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) selalu mengatakan bahwa untuk menjadikan pertanian maju, mandiri, dan modern […]

expand_less