Hal ini juga bisa mengurangi risiko kamu mengalami berbagai penyakit kronis, seperti aterosklerosis, hipertensi dan penyakit neurodegeneratif, seperti penyakit Parkinson maupun penyakit Alzheimer.
- Menurunkan kadar gula darah
Senyawa vindoline dan vindolicine yang ada di dalam tanaman tapak dara ini mampu menurunkan kadar gula dalam darah, sehingga hal ini akan menurunkan risiko kamu mengalami penyakit diabetes.
- Menurunkan kadar kolesterol
Penelitian menyebutkan bahwa kandungan flavonoid dan vinpocetine yang ada dalam ekstrak daun tapak dara ini memiliki khasiat untuk menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan kolesterol jahat (LDL).
- Mengobati diare
Tanaman ini juga dapat mengobati diare, bahkan penelitian menyebutkan bahwa ekstrak etanol dari daun tapak dara ini memiliki sifat antidiare yang baik, sehingga bisa membantu meredakan gejala dan mengatasi diare.
Cara Menanam Tanaman Tapak Dara
Berikut ini cara menanam tanaman tapak dara dengan mudah, yaitu:
- Kamu bisa mendapatkan bibit bunga tapak dara dari toko pertanian terdekat atau bisa juga menggunakan teknik stek daun atau batang untuk menghasilkan bibit bunga tapak dara yang baru.
- Pilihlah bibit yang tidak bercabang dan kondisi batangnya lurus.
- Tanamlah bibit tapak dara pada media tanam dengan pola melingkar.
- Selanjutnya, kamu dapat menyemai sampai mencapai tinggi sekitar 10-15cm dan bibit sudah siap untuk dipindah ke media tanam setelah mencapai tinggi 10-15cm.
- Setelah itu, kamu bisa mempersiapkan media tanam dengan campuran tanah, pupuk kandang dan kompos. Perbandingan media tanam yang digunakan adalah 2:1:1.
- Wadah media tanam ini dapat berupa pot ataupun ditanam lansung ditanah.
- Letakkanlah tanaman di teras rumah dengan intensitas sinar matahari yang cukup namun terhindar dari curah hujan yang tinggi.
- Jika ingin ditanam dengan cara digantung, maka juga bisa menggunakan pot gantung secara langsung.
1 Komentar