Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Hati-hati! 5 Waktu Terburuk Menyiram Tanaman yang Akan Membuat Tanamanmu Mati!

Hati-hati! 5 Waktu Terburuk Menyiram Tanaman yang Akan Membuat Tanamanmu Mati!

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menyiram tanaman adalah salah satu tindakan penting dalam menjaga keindahan dan kesehatan tanaman.

Namun, tidak semua waktu cocok untuk melakukan penyiraman pada tanaman. Terdapat beberapa waktu terburuk yang sebaiknya dihindari dalam pemberian air atau penyiraman pada tumbuhan.

Berikut ini adalah waktu terburuk menyiram tanaman yang perlu dihindari.

  • Saat Sinar Matahari Sedang Sangat Terik

Sinar matahari yang sangat terik dapat membuat air yang kita siram langsung menguap dan tidak meresap ke dalam tanah dengan baik.

Hal ini bisa membuat tanaman menjadi kekurangan air dan mengalami kekeringan. Selain itu, siraman air yang langsung mengenai daun tanaman saat sinar matahari sedang terik bisa menimbulkan efek perburnaan pada daun.

  • Pada Waktu Malam Hari

Menyiram tanaman pada waktu malam hari sebaiknya dihindari karena tanaman membutuhkan waktu untuk mengeringkan air yang menempel pada daun dan ranting setelah disiram.

Saat malam hari, suhu cenderung lebih rendah sehingga tanaman tidak mudah kering. Hal ini bisa membuat tanaman menjadi lembab dan rentan terhadap serangan jamur atau penyakit.

  • Ketika Tanaman Masih Dalam Keadaan Basah

Sebaiknya jangan menyiram tanaman ketika tanah atau tanaman masih dalam keadaan basah setelah hujan atau disiram sebelumnya.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • pejabat

      Lantik Pejabat Baru di Lingkup BPPSDMP, Mentan SYL Tegaskan Pencapaian Pertanian Kuat dan Modern

      • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
      • account_circle redaksi
      • 15Komentar

      Jakarta – Pada Jumat (13/1), Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) melantik sebanyak 31 Pejabat Tinggi Pratama lingkup Kementerian Pertanian. Rotasi dan mutasi lingkup pejabat tinggi pratama rutin dilakukan di Kementerian Pertanian sebagai upaya meningkatkan kinerja dan menyesuaikan kebutuhan organisasi. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap para pejabat yang dilantik mampu beradaptasi dengan cepat serta […]

    • Dorong Produktivitas di Pangkajene Kepulauan, Kementan Lakukan Percepatan Tanam

      Dorong Produktivitas di Pangkajene Kepulauan, Kementan Lakukan Percepatan Tanam

      • calendar_month Rabu, 22 Mar 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan capaian produksi komoditas padi di tahun 2023 sebesar 54,5 juta ton.  Adapun target produktivitas padi (beras) tahun 2023 naik 0,5 ton dibandingkan realisasi tahun 2022. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan pertanian tidak boleh berhenti dalam kondisi apa pun. Dikatakan Mentan Syahrul, sudah menjadi tanggung jawab Kementan untuk menyediakan […]

    • Mentan

      Mentan: Terima Kasih Kepada Petani Dan Seluruh Stakeholders Atas Capaian Spektakuler 4 Juta Ton Cadangan Beras

      • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com, Jakarta – Pemerintah mencatatkan sejarah baru dalam tata kelola pangan nasional. Untuk pertama kalinya sejak Perum Bulog berdiri pada 1969, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) menembus angka fantastis 4 juta ton. Berdasarkan laporan real-time per Kamis, 29 Mei 2025 pukul 21.41 WIB, serapan setara beras oleh Bulog telah mencapai 2.407.257 ton, dan total stok […]

    • Petani Modern vs Tradisional

      Petani Modern vs Tradisional: Yang Mana Lebih Menguntungkan?

      • calendar_month Selasa, 16 Apr 2024
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      Wt Online – Petani modern vs tradisional merupakan dua pendekatan yang sering dibandingkan dalam strategi dan hasil pertanian. Kedua metode ini memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing, serta mempengaruhi lingkungan dan ekonomi lokal dengan cara yang berbeda. Artikel ini akan menjelajahi perbedaan utama antara petani modern dan tradisional, mencakup segi teknologi, metode, dampak lingkungan, dan produktivitas. Teknologi […]

    • La Niña: Tantangan Besar dan Dampak Buruk bagi Petani

      Menghadapi La Niña: Tantangan Besar dan Dampak Buruk bagi Petani

      • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com – La Niña, salah satu fenomena iklim global yang terjadi akibat pendinginan suhu permukaan laut di wilayah Pasifik, sering kali membawa dampak signifikan terhadap cuaca di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Bagi para petani, kehadiran La Niña tidak jarang menjadi ancaman serius yang dapat mempengaruhi produksi pertanian secara keseluruhan. La Niña biasanya menyebabkan curah […]

    • Ngobras Penyuluhan

      Ngobras Penyuluhan Turut Semarakan ASN Culture Festival 2023

      • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) turut meramaikan ajang ASN Culture Fest 2023 di acara Ngobrol Asyik (Ngobras) Penyuluhan Volume 49, Selasa (12/12/2023) di Ruang AOR BPPSDMP. Dengan mengusung tema “Spirit and Energy for Transformation”, ajang tersebut dikemas melalui pameran virtual merupakan salah satu cara untuk meningkatkan awareness […]

    expand_less