Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Wujudkan Modernisasi Pertanian, Kementan Siapkan Kunci Sukses Kemandirian Pangan Berkelanjutan

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Kementan Siapkan Kunci Sukses Kemandirian Pangan Berkelanjutan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, secara konsisten menggalakkan program modernisasi pertanian di Indonesia. Ia bahkan menargetkan agar penerapan teknologi pertanian di tanah air dapat menyamai standar negara-negara maju seperti Amerika Serikat.
“Kita ingin menciptakan petani modern. Bukan tradisional, seperti yang bapak lihat di desa-desa. Kita sejajarkan teknologinya dengan negara maju Amerika,” ujar Mentan.

Kementan

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa sukses menggelar Seminar Internasional. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya kesiapan SDM dalam menggerakkan sistem pertanian modern.

“SDM pertanian adalah kunci. Kami terus mendorong pelatihan teknologi tepat guna, pelibatan petani milenial, dan penguatan kelembagaan seperti Brigade Pangan,” ujarnya.

“Petani harus mampu mengoperasikan alsintan seperti traktor, transplanter, drone seeder dan sprayer, agar manfaat mekanisasi betul-betul dirasakan dalam produktivitas dan efisiensi.”

Bertemakan “Pertanian Modern: Solusi Inovatif Menuju Kemandirian Pangan”, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa sukses menggelar Seminar Internasional pada Sabtu 26 Juli 2025 di Aula Syekh Yusuf Polbangtan Gowa.

Direktur Polbangtan Gowa Detia Tri Yunandar mengungkapkan alasan pemilihan tema modernisasi pertanian. Hal tersebut menurutnya merupakan kunci sukses produksi pertanian berkelanjutan, efisiensi, peningkatan produktifitas dan kualitas hasil produk.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa seminar itu pula, menjadi sarana efektif untuk mendiskusikan strategi dan teknik pertanian.

“Saya berharap dapat juga menguatkan kerjasama dengan berbagai stakeholder baik nasional maupun internasional”, katanya.

Dihadiri ratusan partisipan dari berbagai stakeholder dan akademisi secara hybrid, seminar tersebut menjadi wadah penting mempertemukan dunia akademik, industri, dan masyarakat dalam satu forum ilmiah.

“Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis Ketujuh Polbangtan Gowa untuk ajang sharing pengetahuan, ide dan inovasi bidang pertanian serta peternakan”, ujar Direktur Polbangtan Gowa Detia.

Bertemakan modernisasi pertanian, seminar menghadirkan empat narasumber dari berbagai institusi internasional dan nasional, seperti Danang Budi Santoso (Atase Pertanian Indonesia in Washington DC), Agnes Rampisela, (Akademisi Universitas Hasanuddin), Ohashi Koichi, (Kepala Konsulat Jepang di Makassar) serta Shintani Naoyuki dari Japan International Cooperation Agency (JICA).

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan) Kementerian Pertanian (Kementan), Muhammad Amin, yang berkesempatan hadir secara offline menyampaikan keyakinannya bahwa forum seminar bukan sekadar ajang kegiatan akademik, namun juga menjadi titik temu antar pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan global di sektor pangan.

“Saya meyakini bahwa seminar ini menjadi titik temu yang penting antara dunia akademik, industri, dan masyarakat. Melalui diskusi ilmiah dan pertukaran best practice dari berbagai negara, kita bisa saling belajar dan menggali solusi inovatif yang dapat diterapkan sesuai konteks masing-masing wilayah,” ungkapnya.

Amin juga menegaskan peran sentral akademisi dalam menghasilkan pengetahuan yang aplikatif. Menurutnya, hasil riset perlu disinergikan dengan kebijakan publik dan kebutuhan lapangan agar memberi dampak nyata bagi pembangunan sektor pertanian.

“Oleh karena itu, forum ini juga menjadi media untuk mengintegrasikan sains, kebijakan, dan praktik,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta seminar untuk menjadikan momentum ini sebagai langkah konkret membangun jejaring internasional yang berkelanjutan. Kolaborasi global, tegasnya, menjadi kunci dalam menjawab tantangan bersama seperti krisis iklim, fluktuasi harga pangan, dan penurunan produktivitas lahan.

Seminar ini membahas berbagai konsep penting seperti pembentukan kawasan pertanian modern, kewirausahaan, proses bisnis sektor pertanian dan peternakan, serta penguatan peran petani milenial sebagai garda terdepan dalam menjaga Brigade Pangan Nasional.

Dalam konteks global, krisis pangan menjadi isu strategis yang turut dibahas. Sejumlah negara penghasil pangan telah mengambil langkah pengamanan cadangan pangan domestik demi menjamin ketersediaan nasional.

“Pangan adalah kebutuhan dasar utama yang menjadi hak setiap manusia, sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 maupun Deklarasi Roma 1996. Ketidakmampuan negara dalam memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya dapat berujung pada instabilitas ekonomi, sosial, bahkan politik,” jelasnya.

Amin menyoroti empat pilar utama ketahanan pangan, yaitu ketersediaan, aksesibilitas, utilisasi (keragaman dan pemanfaatan), serta stabilitas. Pemerintah Indonesia, lanjutnya, terus mengupayakan strategi seperti optimalisasi lahan, cetak sawah, dan pompanisasi untuk menjaga kecukupan pangan di tengah ancaman perubahan iklim dan alih fungsi lahan.

Mengakhiri sambutannya, Amin menyerukan penguatan komitmen lintas negara dan lintas sektor dalam membangun masa depan pangan yang mandiri dan berkelanjutan.

“Mari kita jadikan seminar internasional ini sebagai titik awal penguatan komitmen bersama dalam membangun masa depan pangan yang mandiri dan berkelanjutan. Selamat berdiskusi, semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi setiap ikhtiar kita,” tutupnya.

Melalui forum ini, diharapkan hasil riset dari para akademisi tidak hanya menjadi dokumen ilmiah semata, namun juga dapat diterapkan secara nyata melalui sinergi dengan kebijakan dan kebutuhan di tingkat akar rumput.
Setelah sesi diskusi ilmiah, seminar juga menjadi ajang penghargaan bagi mahasiswa kreatif pertanian dan peternakan melalui lomba inovasi produk. Di akhir acara, panitia mengumumkan para pemenang lomba inovasi produk pertanian dan peternakan dengan total hadiah sebesar Rp15 juta.

Seminar internasional juga makin semarak dengan adanya pameran yang menampilkan alat mesin pertanian modern, dron pertanian serta berbagai inovasi produk pertanian dan peternakan dari mahasiswa Polbangtan, program YESS serta Dharmawanita persatuan Polbangtan Gowa.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Program

      Gelar RAPIM BPPSDMP, Kementan Bahas Perkembangan Program YESS TA 2022

      • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
      • account_circle redaksi
      • 14Komentar

      BANDUNG – Peningkatan kualitas SDM tidak pernah berhenti dilakukan Kementerian Pertanian. Pasalnya, SDM menjadi kunci pembangunan pertanian sekaligus peningkatan produktivitas. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan SDM harus terus diperkuat. “Kalau kita ingin pertanian semakin maju, maka harus diperkuat SDM-nya. Pengetahuan dan kemampuan SDM pertanian harus terus ditingkatkan untuk mendukung hal itu,” katanya. Penegasan […]

    • Mitos Seputar Tanaman Palem: Meluruskan Kesalahpahaman dengan Lebih Detail dan Contoh

      Mitos Seputar Tanaman Palem: Meluruskan Kesalahpahaman

      • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Tanaman palem sering digemari sebagai dekorasi taman atau ruangan karena memberikan kesan tropis yang indah, yang memiliki berbagai mitos. Namun, banyak mitos beredar tentang tanaman ini yang terkadang menyesatkan dan membuat orang ragu untuk memeliharanya. Berikut 5 mitos-mitos tentang tanaman palem yang perlu diketahui beserta penjelasannya : 1. Mitos: Tanaman Palem Sulit Dirawat Fakta: Tanaman […]

    • Tanaman yang Cocok Ditanam di Daerah Pegunungan dan Dataran Rendah

      Tanaman Sayur yang Cocok dan Berkembang Pesat di Lingkungan Teduh

      • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Tanaman sayur di tempat teduh. Berpikir bahwa hanya area kebun dengan sinar matahari yang melimpah yang bisa menumbuhkan tanaman sayur adalah pandangan umum yang sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Christopher O’Donoghue dari Gardens Revived mengajukan pandangan berbeda. Dia menjelaskan bahwa meskipun cahaya matahari memiliki peran penting dalam pertumbuhan tanaman sayur, tidak semua tanaman memerlukan paparan sinar […]

    • Kapasitas

      Tingkatkan Kapasitas Petani Sulbar, Kementan Perkuat Sinergi Dengan Komisi IV DPR RI

      • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      MAMUJU – Kementerian Pertanian RI kembali berkolaborasi dengan Komisi IV DPR RI menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) “Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh” di berbagai daerah. Kali ini, Polbangtan Gowa sebagai Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Bersama dengan DPR RI menggelar Bimtek di Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Menteri […]

    • Platform Anime yang Bikin Ketagihan: Simpel, Stabil, dan Selalu Update!

      Platform Anime yang Bikin Ketagihan: Simpel, Stabil, dan Selalu Update!

      • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Bagi banyak orang, menonton anime bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari rutinitas yang menyatu dengan aktivitas sehari-hari. Ada yang menjadikannya pelepas penat sepulang kerja, teman istirahat siang, atau ritual wajib menjelang tidur. Karena itu, platform streaming dengan tampilan nyaman dan pengalaman menonton yang mulus menjadi kebutuhan utama para penggemar. Di tengah banyaknya pilihan […]

    • 5 Tanaman Pengusir Cicak Alami untuk Rumah Lebih Nyaman

      5 Tanaman Pengusir Cicak Alami untuk Rumah Lebih Nyaman

      • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Cicak, meski terkadang membantu mengontrol serangga, kehadirannya di dalam rumah seringkali mengganggu dan dapat mengusirnya dengan tanaman. Untuk mengusir cicak secara alami dan ramah lingkungan, Anda bisa menggunakan tanaman! Cicak dapat meninggalkan kotoran yang tidak sedap dipandang, hingga berpotensi membawa kuman. Tanaman tertentu memiliki aroma atau rasa yang tidak disukai cicak, sehingga membuat mereka enggan […]

    expand_less