Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Dosen FHIL UHO dan Dosen Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia Gelar Pelatihan kepada Masyarakat Petani Hutan Kemasyarakatan Program Perhutanan Sosial di Kec. Tongauna Utara, Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara, Indonesia

Dosen FHIL UHO dan Dosen Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia Gelar Pelatihan kepada Masyarakat Petani Hutan Kemasyarakatan Program Perhutanan Sosial di Kec. Tongauna Utara, Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara, Indonesia

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Kendari 2025 – Dalam rangka meningkatkan nilai ekonomi kayu sengon dan jabon serta keberlanjutan lingkungan, dosen dari Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL) Universitas Halu Oleo (UHO) bekerja sama dengan dosen Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia menggelar pelatihan kepada anggota kelompok tani hutan KTH Wawonggota dan KTH Lalondoumo KUPS Agroforestri tentang budidaya kayu sengon dan jabon serta pemanfaatan limbah kayu sengon dan jabon di lokasi Hutan Kemasyarakatan (HKm) Program Perhutanan Sosial Desa Andalambe, Kecamatan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam sesi pelatihan, masyarakat diperkenalkan pada teknik silvikultur modern yang mencakup pemilihan bibit unggul, teknik penanaman berkelanjutan, pemeliharaan pohon, hingga pengaturan jarak tanam dan rotasi panen. Wakil Dekan III FHIL UHO Dr. Basrudin, SP.,M.Si selaku narasumber menegaskan bahwa teknik yang tepat akan meningkatkan kualitas kayu sengon dan jabon, sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi di pasaran.“Dengan pemeliharaan yang baik, sengon bisa dipanen dalam tiga tahun dengan kualitas kayu yang optimal, sehingga bisa menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain pelatihan silvikultur, program ini juga mengajarkan konversi limbah kayu menjadi pelet biomassa dan briket kayu sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Narasumber dari UiTM Mara Malaysia Ts. Dr. Siti Noorbaini Sarmin langsung mempraktekkan penggunaan dan manfaat pelet kayu sengon atau kayu jabon dan menjelaskan bahwa teknologi sederhana namun efektif dapat digunakan untuk mengubah serbuk gergaji dan limbah penggergajian menjadi energi terbarukan. “Limbah kayu yang selama ini dibuang, kini bisa diolah menjadi energi bersih. Ini memberi peluang ekonomi baru dan mendukung transisi menuju energi hijau di pedesaan,” tutur Dr. Nirbaini

Sementara itu, narasumber dari UiTM Malaysia Dr. Nurrohana Ahmad menyampaikan bahwa kolaborasi ini juga menjadi bentuk pertukaran pengetahuan antara kedua lembaga pendidikan tinggi, serta menjadi sarana untuk memperkuat hubungan bilateral dalam bidang riset dan pengabdian masyarakat. Kami melihat potensi besar dalam kerjasama dengan UHO, terutama dalam pengembangan ilmu kehutanan dan pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal,” ujarnya dengan logat Malaysia

Perwakilan KPH Laiwoi menyatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program perhutanan sosial yang menekankan pengelolaan hutan berbasis masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program dan partisipasi aktif warga. “Kami menyambut baik kolaborasi UHO dan UTM Malaysia ini pungkasnya. ”Pelatihan seperti ini penting karena  dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat upaya meningkatkan nilai komoditas usaha tani yang dikelola selama ini. Kami berharap ada laporan berkala sehingga hasilnya dapat dievaluasi dan dikembangkan ke desa-desa lain,” ungkap perwakilan KPH Laiwoi.

Sementara itu Ketua Panitia Kegiatan Dr. Zakiah Uslinawaty, S.Hut., M.Si mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan keterampilan teknis dalam mengolah limbah kayu sengon dan jabon yang selama ini sering dianggap tidak bernilai menjadi produk bernilai ekonomis. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah kayu sengon dan jabon secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak FHIL UHO dan KPH Laiwoi disaksikan perwakilan Dosen UiTM Malaysia bersama Ketua Kelompok Tani dan Penyuluh Kehutanan serta seluruh peserta kegiatan pengabdian sebagai sebuah langkah awal melanjutkan kolaborasi di bidang riset dan pengabdian masyarakat di masa mendatang. Pungkasnya”.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pohon Ginkgo Biloba ini masih hidup, setelah kejadian bom Hiroshima. Namun malah rusak, karena angin topan. Kok bisa? Yuk, intip ceritanya.

    Ginkgo Biloba, Sang Korban Selamat Bom Atom Hiroshima

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Di Kuil Myojin, Hiroshima, Jepang, terdapat pohon Ginkgo Biloba yang terkena radiasi bom atom. Umur pohon Ginkgo Biloba tersebut diperkirakan lebih dari 150 tahun. Walaupun terpapar radiasi bom atom sejak 78 tahun yang lalu, namun pohon Ginkgo Biloba tersebut masih tetap bertahan hidup hingga saat ini. Selain terkena dampak bom atom, pohon tersebut masih bertahan […]

  • Cara menanam brokoli di rumah dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan memuaskan, terutama dengan panduan lengkap berikut ini.

    Cara Menanam Brokoli di Rumah, Ini Panduan Praktisnya!

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Cara menanam brokoli di rumah. Brokoli adalah salah satu sayuran yang kaya akan nutrisi dan sering digunakan dalam berbagai hidangan sehat. Menanam brokoli di rumah bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan memuaskan. Dengan sedikit perawatan dan pemahaman yang tepat, Anda dapat menanam brokoli dengan sukses di halaman rumah Anda sendiri. Dirangkum dari berbagai sumber, inilah […]

  • Tanaman kantong semar merupakan salah satu jenis tumbuhan langka insektivora yang unik dan memiliki mekanisme unggul untuk memangsa serangga.

    Tanaman Kantong Semar, Tumbuhan Insektivora yang Menyimpan Rahasia Misteri di Dalamnya

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Tanaman kantong semar atau dalam nama ilmiahnya Nepenthes, adalah sejenis tumbuhan insektivora yang saat ini terancam punah. Tumbuhan insektivora adalah tumbuhan yang memiliki kemampuan untuk memangsa serangga dan hewan kecil. Kantong Semar dapat mengeluarkan cairan enzim tripsin dan pepsin yang berfungsi untuk menjebak dan mencerna mangsa-mangsanya. Menurut buku “Cerdas Sains Kelas 4-6 SD” yang ditulis […]

  • PENAS Petani Nelayan XVI Tahun 2023 Beberapa Hari Lagi, Kementan Maksimalkan Persiapan

    PENAS Petani Nelayan XVI Tahun 2023 Beberapa Hari Lagi, Kementan Maksimalkan Persiapan

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    PADANG – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memaksimalkan persiapan pelaksanaan PENAS Petani – Nelayan XVI Tahun 2023 yang tinggal menghitung hari lagi. PENAS Petani – Nelayan merupakan kegiatan guna memotivasi dan menggairahkan petani-nelayan, petani hutan serta masyarakat pelaku agribisnis dalam pembangunan sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan. Kementan […]

  • Tanaman Pengusir Ular

    Tanaman Pengusir Ular: Solusi Alami untuk Melindungi Rumah Saat Musim Hujan

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Saat musim hujan, ular cenderung keluar dari sarangnya untuk mencari tempat yang lebih kering dan hangat. Kondisi lingkungan yang lembap juga membuat mereka lebih aktif bergerak, meningkatkan kemungkinan ular masuk ke pekarangan bahkan rumah. Peneliti Safari Park Biodiversity Reserve, Jeffrey Lemma, mengatakan bahwa ular lebih aktif saat musim hujan karena sering mencari makanan […]

  • BIMTEK

    Gelar Bimtek CSA, Petani Konawe di Bekali Keterampilan Pengembangan Teknologi Pertanian

    • calendar_month Selasa, 21 Mar 2023
    • account_circle redaksi
    • 5Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berusaha meningkatkan produksi dan produktivitas untuk menghadapi fenomena perubahan iklim yang ekstrim. Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melalui program Startegic Irrigation and Urgent Rehablitation Project (SIMURP) dengan teknologi Climate Smart Agriculture (CSA) berupaya untuk mewujudkannya. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan tujuan dari pembangunan pertanian […]

expand_less