wartanionline.com – Tanaman hias berdaun besar atau lebar memiliki daya tarik tersendiri dalam mempercantik interior rumah. Bentuk daunnya yang mencolok mampu menciptakan kontras visual, menghadirkan nuansa tropis, serta membuat ruangan terasa lebih segar dan hidup. Tak hanya itu, tanaman berdaun lebar juga kerap menjadi statement piece yang langsung menarik perhatian.
Berikut sejumlah tanaman hias berdaun lebar yang cocok diletakkan di dalam ruangan beserta tips perawatannya.
1. Monstera Deliciosa
Monstera deliciosa atau Swiss cheese plant dikenal dengan daun besar berbentuk hati yang memiliki lubang atau celah khas. Saat dewasa, ukuran daunnya bisa mencapai panjang 60–90 sentimeter dengan permukaan mengilap yang mampu memantulkan cahaya sehingga ruangan terasa lebih terang.
Tanaman ini tumbuh optimal di tempat dengan cahaya terang tidak langsung, namun masih dapat beradaptasi dengan cahaya yang lebih redup. Penyiraman dilakukan saat bagian atas tanah mengering beberapa sentimeter, umumnya sekitar satu kali seminggu. Pangkas tepi daun yang menguning atau coklat secara hati-hati agar tidak merusak batang.
Monstera cocok dipadukan dengan pothos yang tumbuh merambat untuk menciptakan kontras tekstur yang menarik.
2. Pohon Ara Daun Biola (Fiddle Leaf Fig)
Pohon ara daun biola memiliki daun besar berbentuk biola dengan urat yang menonjol dan panjang hingga 46 sentimeter. Di dalam ruangan, tanaman ini bisa tumbuh hingga tiga meter, menjadikannya titik fokus yang kuat dalam interior.
Tanaman ini membutuhkan cahaya terang tidak langsung dan penyiraman teratur. Biarkan lapisan tanah bagian atas mengering sekitar 2,5 sentimeter sebelum disiram kembali, namun jangan membiarkan tanah kering terlalu lama karena daun dapat rontok. Bersihkan daun secara rutin dengan kain lembap agar bebas debu dan mampu menyerap cahaya dengan maksimal.
Pohon ara daun biola tampak serasi dipadukan dengan lidah mertua yang berdaun tegak menyerupai pedang.
3. Alocasia
Alocasia memiliki daun lebar berbentuk panah dengan ukuran 60–90 sentimeter. Urat daunnya sering tampak mencolok, seolah dilukis dengan warna perak atau perunggu. Beberapa varietas bahkan memiliki daun gelap hampir hitam yang memberi kesan dramatis, terutama di ruangan berdinding terang.
Letakkan alocasia di area dengan cahaya terang tidak langsung. Siram tanaman saat permukaan tanah mulai mengering dan pastikan air tidak menggenang karena dapat merusak akar. Tanaman ini menyukai kelembapan tinggi, sehingga udara yang terlalu kering dapat membuat tepi daun cepat mengering.
Alocasia cocok dipadukan dengan peace lily yang berdaun melengkung untuk menciptakan keseimbangan visual.
4. Philodendron Xanadu
Philodendron xanadu memiliki daun rimbun dengan lekukan dalam sepanjang 30–46 sentimeter. Meski tinggi tanamannya tidak mencapai satu meter, daunnya menyebar lebar dan memberi kesan penuh serta lembut di sudut ruangan.
Tanaman ini menyukai cahaya redup hingga terang tidak langsung. Siram saat tanah bagian atas sekitar 2,5 sentimeter terasa kering dan gunakan media tanam yang memiliki drainase baik agar air tidak mengendap. Bentuk daunnya yang berlekuk menciptakan tekstur menarik yang melembutkan kesan kaku pada interior.
Philodendron xanadu cocok dipadukan dengan tanaman ZZ yang berdaun bulat dan mengilap untuk menghasilkan kontras yang harmonis.
5. Tanaman Cendrawasih (Bird of Paradise)
Tanaman cendrawasih memiliki daun lebar menyerupai daun pisang dengan panjang mencapai 180 sentimeter. Daunnya kaku, berdiri tegak tanpa penyangga, dan memiliki sedikit kilau saat terkena cahaya. Seiring waktu, tepi daun dapat terbelah secara alami, memberikan karakter khas.
Tanaman ini tumbuh subur di tempat dengan cahaya terang dan penyiraman teratur. Biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman, namun tetap jaga kelembapannya. Pemupukan rutin dan memutar posisi tanaman setiap beberapa minggu membantu pertumbuhan tetap seimbang.
Cendrawasih sangat cocok dipadukan dengan monstera untuk menciptakan efek tropis berlapis yang kuat.
6. Colocasia (Telinga Gajah)
Colocasia atau telinga gajah memiliki daun besar berbentuk hati dengan panjang hingga 90 sentimeter. Tekstur daunnya menyerupai beludru, dan beberapa varietas memiliki bagian bawah daun berwarna ungu tua yang tampak berkilau saat terkena cahaya dari bawah.
Letakkan colocasia di tempat dengan cahaya terang tidak langsung dan kelembapan yang konsisten. Jaga tanah tetap lembap tanpa membuatnya terlalu basah. Periksa kelembapan tanah menggunakan jari sebelum menyiram, serta hindari udara kering yang dapat membuat daun mengering dan melengkung.
Colocasia tampak dramatis jika dipadukan dengan tanaman ZZ, terutama di ruangan bercahaya redup.

Comment