Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peternakan » Cara Menghilangkan dan Mencegah Bau Hewan Peliharaan di Rumah

Cara Menghilangkan dan Mencegah Bau Hewan Peliharaan di Rumah

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Memiliki hewan peliharaan di rumah memang membawa kebahagiaan tersendiri. Namun, bau khas hewan sering kali menjadi tantangan bagi pemiliknya. Meski sudah rutin membersihkan rumah, bau tersebut kadang masih tercium di furnitur, karpet, hingga sudut-sudut tersembunyi. Agar rumah tetap bersih, sehat, dan bebas bau apek, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan secara konsisten.

Dikutip dari laman Better Homes and Gardens, Senin (12/1/2026), berikut sejumlah cara sederhana untuk menghilangkan bau hewan peliharaan di rumah.

1. Memandikan dan Merawat Hewan Secara Teratur

Langkah paling mendasar adalah menjaga kebersihan hewan peliharaan itu sendiri. Memandikan secara rutin dapat mengurangi bau tidak sedap yang menempel pada bulu dan kulit. Untuk anjing berbulu panjang, menyikat bulu setiap hari sangat dianjurkan. Cara ini membantu mengangkat ketombe, kotoran, serta bulu rontok yang dapat menempel di lantai dan perabot rumah.

Perawatan rutin juga mencegah penumpukan minyak alami pada kulit hewan yang bisa memicu bau apek.

2. Segera Bersihkan Kotoran

Jika hewan buang air sembarangan atau meninggalkan noda, segera lakukan pembersihan. Untuk noda yang masih baru, gunakan handuk bersih dan kering untuk menyerap cairan. Bersihkan dari bagian luar menuju ke tengah agar noda tidak menyebar.

Hindari menggosok noda karena dapat membuat kotoran semakin meresap ke dalam serat karpet atau kain, sekaligus memperparah bau. Prinsip utamanya adalah menyerap, bukan menggosok.

3. Bersihkan Aksesori Hewan

Bau tidak hanya menempel pada karpet dan sofa, tetapi juga pada aksesori kecil seperti tali pengikat, kalung, wadah makan, hingga tempat tidur hewan. Barang-barang ini sebaiknya dicuci secara rutin untuk mencegah penumpukan bakteri dan bau.

Mesin cuci yang digunakan untuk mencuci selimut atau alas tidur hewan juga perlu dibersihkan. Karet mesin dan bagian dalam tabung bisa menyimpan bulu serta bau jika tidak dirawat secara berkala.

4. Periksa Area Favorit Hewan

Karpet, sofa, sudut ruangan, hingga lis lantai sering menjadi tempat favorit hewan untuk berbaring. Area ini rentan menyimpan bulu dan kotoran yang tidak terlihat, terutama jika karpet berwarna gelap atau bermotif.

Lakukan pemeriksaan rutin pada sudut-sudut rumah, termasuk dinding jika hewan kerap meringkuk di sana. Membersihkan area tersembunyi secara berkala akan membantu mencegah bau menumpuk.

5. Gunakan Bahan Alami sebagai Pembersih

Bahan dapur seperti baking soda dan cuka putih dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami. Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan pada area bernoda menggunakan handuk lembap. Diamkan selama lima hingga sepuluh menit sebelum ditepuk dengan kain bersih.

Untuk karpet, taburkan baking soda dan biarkan selama beberapa jam sebelum disedot dengan vacuum cleaner. Baking soda efektif menyerap bau. Namun, pastikan terlebih dahulu bahwa bahan tersebut tidak menyebabkan perubahan warna pada permukaan karpet.

Cara Mencegah Bau Sejak Awal

Selain menghilangkan bau, pencegahan juga penting dilakukan. Pilih kasur, selimut, dan mainan hewan yang mudah dicuci agar kebersihannya terjaga. Pastikan ventilasi rumah baik dengan rutin membuka jendela dan pintu agar sirkulasi udara lancar. Jika perlu, gunakan penyaring udara untuk membantu menetralisir bau.

Melatih hewan agar buang air di tempat yang semestinya, seperti kotak pasir, juga dapat mengurangi risiko bau menyebar. Perawatan rutin seperti menyikat dan memandikan hewan menjadi kunci utama menjaga rumah tetap segar.

Dengan perawatan yang konsisten dan kebersihan menyeluruh, rumah bisa tetap nyaman meski dihuni bersama sahabat berbulu kesayangan.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Tips Menanam Tanaman di Lahan Sempit, Cocok untuk Rumah yang Minimalis

      Tips Menanam Tanaman di Lahan Sempit, Cocok untuk Rumah yang Minimalis

      • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Menanam tanaman di lahan sempit bukan berarti mustahil. Ada banyak cara untuk memanfaatkan ruang kecil secara maksimal dan menciptakan taman yang indah dan produktif. Berikut adalah beberapa tips menanam tanaman di lahan sempit: 1. Pilih Tanaman yang Tepat Pilih tanaman yang tidak membutuhkan banyak ruang, seperti tanaman pot, tanaman merambat, atau tanaman vertikal. Pertimbangkan kebutuhan […]

    • Apakah Kulit Jeruk Baik untuk Tanaman Tomat? Ini Fakta dan Cara Penggunaannya

      Apakah Kulit Jeruk Baik untuk Tanaman Tomat? Ini Fakta dan Cara Penggunaannya

      • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
      • account_circle Admin
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Kulit jeruk sering kali berakhir sebagai limbah dapur. Namun, banyak orang mulai memanfaatkannya sebagai bahan pupuk organik untuk tanaman, termasuk tomat. Di sisi lain, muncul anggapan bahwa kulit jeruk terlalu asam, sulit terurai, bahkan dapat mengganggu keseimbangan mikroba di dalam tanah. Lalu, benarkah kulit jeruk baik untuk tanaman tomat? Jawabannya adalah ya, tetapi […]

    • Cara Merawat Tanaman Adenium

      Cara Merawat Tanaman Adenium, Inilah 6 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

      • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Merawat tanaman adenium adalah langkah penting untuk menjaga keindahan dan kesehatannya. Adenium, juga dikenal sebagai bunga kamboja Jepang, merupakan tanaman hias yang populer di Afrika dan Asia Barat. Di Indonesia sendiri, tanaman ini juga banyak tumbuh subur dan menjadi incaran kolektor tanaman hias. Untuk memastikan tanaman adenium tetap sehat dan berbunga indah, ada enam hal […]

    • Mahasiswa Polbangtan Kementan Lakukan Pendampingan Program Hilirisasi dan Swasembada Gula Nasional

      Mahasiswa Polbangtan Kementan Lakukan Pendampingan Program Hilirisasi dan Swasembada Gula Nasional

      • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com, Bone – Kementerian Pertanian (Kementan) gencar membangun sinergi lintas lembaga untuk memperkuat program program hilirisasi. Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa hilirisasi merupakan kunci peningkatan nilai tambah dan daya saing komoditas pertanian. “Selama ini kita kuat di sektor hulu, tetapi hilirnya masih perlu didorong dan dioptimalkan. Kementan berkomitmen membangun […]

    • Dampak El Nino

      Siap Hadapi El Nino, Kementan Meminta Penyuluh dan Petani Perkuat Sektor Pertanian

      • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA – El Nino merupakan fenomena alami yang terjadi ketika suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur menjadi lebih hangat dari biasanya. Hal ini menyebabkan perubahan pola cuaca global yang dapat berdampak signifikan pada iklim di berbagai wilayah tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. Fenomena El Nino menyebabkan curah hujan […]

    • berkebun wortel

      7 Sayuran yang Bisa Ditanam di Musim Hujan dan Mudah Dipanen

      • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      wartanionline.com – Berkebun sayuran membutuhkan ketelitian agar tanaman bisa tumbuh subur dan menghasilkan panen yang maksimal. Salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan adalah waktu penanaman. Tidak semua sayuran bisa ditanam kapan saja, karena beberapa jenis memerlukan kondisi cuaca tertentu agar tumbuh dengan baik. Musim hujan, yang biasanya berlangsung dari September hingga Februari, bisa menjadi […]

    expand_less