Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Bangun Kampus Bersih dan Sehat, Polbangtan Kementan di Gowa Implementasikan Gerakan ASRI

Bangun Kampus Bersih dan Sehat, Polbangtan Kementan di Gowa Implementasikan Gerakan ASRI

  • account_circle Humas Polbangtan Gowa
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Gowa — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, bersih, dan indah melalui implementasi Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) Kementerian Pertanian. Kegiatan ini melibatkan seluruh civitas akademika, mulai dari pegawai, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa, Sabtu (23/5/26).

Gerakan ASRI dilaksanakan secara serentak di berbagai unit kerja Kementerian Pertanian sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, produktif, dan berkelanjutan. Di setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT), kegiatan diawali dengan aksi bersih lingkungan kerja, dilanjutkan tanam bersama di lahan kampus, serta ditutup dengan kegiatan NGOBRAN (Ngobrol Santai) bersama penyuluh pertanian melalui Zoom Meeting.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kebersihan dan kerapian lingkungan kerja merupakan fondasi penting dalam membangun budaya kerja yang produktif dan profesional.

Mahasiswa Polbangtan Kementan Gowa Implementasikan Gerakan ASRI. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Menurutnya, lingkungan yang tertata dengan baik akan berdampak langsung terhadap peningkatan kinerja sekaligus pembentukan karakter sumber daya manusia pertanian yang unggul.

Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa Gerakan ASRI menjadi bagian penting dalam penguatan budaya kerja serta pembinaan karakter, khususnya di lingkungan pendidikan vokasi pertanian.

“ASRI bukan hanya tentang kebersihan fisik, tetapi juga mencerminkan budaya kerja yang tertib, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan prima. Polbangtan sebagai lembaga pendidikan vokasi harus menjadi contoh dalam penerapan nilai-nilai tersebut,” ujar Idha.

Di Polbangtan Gowa, Gerakan ASRI diwujudkan melalui kerja bakti membersihkan lingkungan kantor, ruang kelas, asrama mahasiswa, penentuan sekaligus pembersihan lokasi calon dapur SPPG, hingga penanaman Padi Sistem Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) di lahan kampus.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi kunci pembangunan sektor pertanian. Menurutnya, lembaga pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi muda pertanian yang inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Plt Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, mengatakan bahwa kegiatan ASRI merupakan bagian dari upaya membangun budaya kampus yang nyaman, tertib, sehat, bersih, dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini bukan sekadar gerakan kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi wujud nyata pembentukan karakter civitas akademika agar lebih peduli terhadap lingkungan, disiplin, serta memiliki rasa tanggung jawab bersama,” ujar Sartika.

Ia menambahkan, lingkungan kampus yang aman akan menciptakan suasana belajar yang kondusif, sementara lingkungan yang sehat, resik, dan indah dapat meningkatkan produktivitas serta menumbuhkan rasa bangga terhadap institusi.

“Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, saya yakin Polbangtan Gowa dapat menjadi kampus yang tidak hanya unggul dalam pendidikan vokasi pertanian, tetapi juga menjadi teladan dalam pengelolaan lingkungan kampus yang aman, sehat, bersih, dan indah,” tambahnya.

Melalui implementasi Gerakan ASRI, Polbangtan Gowa berharap tercipta lingkungan kampus yang lebih tertib, hijau, sehat, dan nyaman guna mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan serta produktivitas sektor pertanian nasional. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan terus tumbuh menjadi budaya kerja di lingkungan Kementan.

  • Penulis: Humas Polbangtan Gowa
  • Editor: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peningkatan infrastruktur

    Peningkatan Infrastruktur Pangan: Kunci Distribusi yang Lebih Baik

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Peningkatan infrastruktur pangan menjadi salah satu kebutuhan mendesak seiring dengan proyeksi pertumbuhan penduduk yang terus meningkat. Infrastruktur yang baik, seperti jalan, fasilitas penyimpanan, dan pasar, memainkan peran penting dalam mendukung distribusi pangan yang efisien. Dengan populasi yang terus bertambah, kebutuhan akan distribusi pangan yang lebih efektif dan merata menjadi semakin krusial. Salah satu […]

  • Pengertian Tanaman Pangan dan Contohnya

    Pengertian Tanaman Pangan dan Contohnya

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Pengertian tanaman pangan adalah semua jenis tanaman yang mempunyai karbohidrat juga protein. Sehingga, pengertian tanaman pangan ini adalah tanaman yang juga bisa dipergunakan manusia sebagai sumber energi. Tanaman pangan merupakan tanaman yang sengaja dibudidayakan dengan tujuan untuk menopang kelangsungan hidup manusia. Maka, pengertian dari tanaman pangan ini bisa dikatakan merupakan tanaman pokok bagi manusia sebab […]

  • SDM

    Wujudkan SDM Pertanian Berkualitas, Kementan Optimalkan Pemberdayaan Wanita Tani

    • calendar_month Jumat, 9 Sep 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Kementerian Pertanian terus mendorong pembinaan dan pendampingan terhadap Kelompok Wanita Tani (KWT) agar dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para petani Indonesia. Untuk lebih mengembangkan dan meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanin (BPPSDMP) melalui Pusat Penyuluhan Pertanian, melakukan Pertemuan Evaluasi Kelompok Wanita Tani melalui Kegiatan Strategic Irrigation Modernization and Urgent […]

  • Presiden Prabowo Apresiasi Mentan Amran: Berkat Pertanian yang Kuat, Indonesia Kini Dilirik Dunia

    Presiden Prabowo Apresiasi Mentan Amran: Berkat Pertanian yang Kuat, Indonesia Kini Dilirik Dunia

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Humas Polbangtan Gowa
    • 1Komentar

    wartanionline, Nganjuk — Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman beserta jajaran Kementerian Pertanian yang dinilai berhasil memperkuat sektor pertanian nasional. Berkat penguatan tersebut, Indonesia kini mulai dipercaya berbagai negara untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan di tengah ketidakpastian global. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah […]

  • Bunga krokot atau moss rose (Portulaca grandiflora) adalah tanaman hias yang populer karena bunganya yang cerah dan mudah dirawat.

    Tips Merawat Tanaman Bunga Krokot (Moss Rose) Agar Tumbuh Subur dan Cantik

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Bunga krokot atau moss rose (Portulaca grandiflora) adalah tanaman hias yang populer karena bunganya yang cerah dan mudah dirawat. Selain indah, krokot juga tahan terhadap cuaca panas, sehingga cocok ditanam di berbagai iklim, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Agar tanaman krokot tumbuh subur dan bunganya mekar indah, berikut beberapa tips perawatannya. 1. […]

  • Mentan Amran

    Mentan Amran Dampingi Wapres Gibran ke NTT, Tegaskan Komitmen Terus Dorong Kemajuan Pertanian

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com, SIKKA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam kunjungan kerja di Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan ini bertujuan memastikan secara langsung perkembangan sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian di NTT. “Kami dengar langsung dari Bupati dan Gubernur, PDB (produk domestik bruto) […]

expand_less