Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Bulog Sumut Terima Tambahan 4.434 Ton Beras dari Jawa Timur

Bulog Sumut Terima Tambahan 4.434 Ton Beras dari Jawa Timur

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menerima tambahan pasokan 4.434 ton beras dari Jawa Timur (Jatim) untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir 2026.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, mengatakan tambahan stok tersebut akan digunakan untuk mendukung program bantuan pangan serta penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar.

“Penambahan stok tersebut untuk memenuhi program bantuan pangan dan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar,” ujar Budi di Medan, Senin.

Menurut Budi, program bantuan pangan direncanakan kembali disalurkan untuk alokasi Oktober hingga Desember 2026. Program tersebut menyasar sekitar 1,73 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di Sumatera Utara.

Kebutuhan beras untuk program bantuan pangan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 52.000 ton. Karena itu, tambahan pasokan dari sejumlah daerah diperlukan untuk menjaga ketersediaan stok di gudang Bulog Sumut.

“Sehingga kekurangan stok di gudang ditambah dengan adanya pasokan dari Jatim. Ke depan akan menyusul dari Jakarta sebanyak 6.500 ton,” kata Budi.

Saat ini, Bulog Sumut mencatat persediaan beras di gudang mencapai 41.235 ton. Stok tersebut digunakan untuk mendukung penyaluran bantuan pangan alokasi Juli-September 2026 serta program SPHP.

Tambahan pasokan dari Jatim dan rencana pasokan berikutnya dari Jakarta diharapkan semakin memperkuat cadangan beras di Sumut hingga penghujung tahun.

Budi mengatakan ketersediaan stok yang ada membuat Bulog Sumut memastikan kebutuhan beras masyarakat, baik untuk program bantuan pangan maupun SPHP, dapat terus dipenuhi.

“Untuk itu, kami meyakini stok beras di Sumut dalam kondisi aman, baik untuk program SPHP maupun bantuan pangan,” katanya.

Selain memastikan ketersediaan pasokan, Bulog Sumut juga memastikan harga beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET).

Harga beras SPHP ditetapkan sebesar Rp13.100 per kilogram sehingga diharapkan tetap dapat dijangkau masyarakat.

Bulog Sumut menyatakan penambahan stok dan penyaluran beras SPHP menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan serta keterjangkauan harga beras di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berjalan hingga akhir 2026.

  • Penulis: redaksi
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polbangtan Kementan Siap Lahirkan Alumni Agropreneurship Melalui IBT

    Polbangtan Kementan Siap Lahirkan Alumni Agropreneurship Melalui IBT

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    GOWA – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa resmi mendapatkan sertifikat keanggotaan dari Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) sejak 21 Desember 2022. Inkubator bisnis teknologi (IBT) Polbangtan Gowa merupakan satuan kerja yang bertanggung jawab kepada Direktur Polbangtan Gowa dan mempunyai tugas melaksanakan kegiatan pelayanan inkubasi bisnis dan teknologi. Pelaksanaan inkubasi ini merupakan kegiatan pendampingan yang diberikan […]

  • Hadapi El Nino Inilah Tips Bagi Bidang Pertanian

    Jangan Panik! Ini Dia Tips Rahasia Menghadapi El Nino Bagi Pertanian yang Bisa Bikin Hasil Panen Melimpah

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Hadapi El Nino, ini beberapa tips bagi pertanian. El Nino merupakan fenomena alam yang terjadi secara periodik dan mempengaruhi iklim global. El Nino dapat memicu kemarau yang panjang dan ekstrim, suhu yang sangat tinggi, serta kekeringan yang dapat berdampak pada sektor pertanian. Di Indonesia, El Nino biasanya terjadi pada musim kemarau dan dapat berdampak negatif […]

  • Pemberantasan Hama Secara Biologi

    Rahasia Pemberantasan Hama Tanpa Pestisida yang Efektif dan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Pemberantasan hama secara biologi adalah suatu metode pengendalian hama yang mengandalkan penggunaan organisme hidup untuk mengontrol populasi hama secara alami. Inilah beberapa cara pemberantasan hama secara biologi, yaitu: Penggunaan predator alami Salah satu cara pemberantasan hama secara biologi adalah dengan memanfaatkan predator alami, seperti burung pemangsa, kumbang predator atau laba-laba. Predator alami ini nantinya akan […]

  • Strategi Percepatan Tanam Sumsel Dongkrak Produksi Padi 2,88 Juta Ton

    Strategi Percepatan Tanam Sumsel Dongkrak Produksi Padi 2,88 Juta Ton

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Dinas Pertanian Sumatera Selatan memproyeksikan produksi padi mencapai 2,885 juta ton gabah kering giling hingga Agustus 2026 berkat strategi percepatan tanam.

  • Virus Yang Menyerang Tanaman Padi

    Virus yang Menyerang Tanaman Padi Sehingga Menjadi Kerdil

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Virus yang menyerang tanaman padi sehingga menjadi kerdil disebabkan oleh hama wereng. Serangan hama wereng seperti wereng coklat yang terjadi di Indonesia selalu menjadi masalah yang sangat serius. Serangan hama wereng ini ternyata juga diikuti oleh serangan virus tanaman padi yang ditularkannya, sehingga membuat tanaman padi mengalami kerusakan yang ditimbulkan menjadi berlipat-lipat. Diantara virus pada […]

  • Iuran BPJS

    Ini Skema Perubahan Iuran BPJS

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA – BPJS berencana menghapus kelas yang ada dan memberlakukan kelas standar (Iuran BPJS). Jika dulu rawat inap dibagi dalam kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 maka kedepan yang akan ada adalah Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Saat ini uji coba KRIS dilakukan di 5 rumah sakit milik pemerintah. Jadi, mulai Juli ini di […]

expand_less