Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Petani Purworejo, Optimis Tingkatkan Produktifitas Melalui FFD Program CSA

Petani Purworejo, Optimis Tingkatkan Produktifitas Melalui FFD Program CSA

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Kamis, 29 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Purworejo – Kelompok Tani (Poktan) Sri Rejeki di Desa Semawung, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, sangat antusias dengan kehadiran program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP). SIMURP dinilai mampu meningkatkan wawasan mereka seputar sistemp pertanian yang mereka jalani.

Sepertihalnya terlihat pada giat Farm Field Day (FFD) Jagung Selasa (27/9) lalu. FFD merupakan turunan dari program SIMURP sekaligus bagian Climate Smart Agriculture (CSA).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Hadi Satsila mengatakan, lewat FFD, petani berbagi pengalaman sekaligus saling sharing pengenai implementasi CSA. FFD secara signifikan meningkatkan produktivitas petani di daerahnya. “Terbukti dari hasil ubinan tahun ini yang notabene memang meningkat,” lanjut Hadi.

Hadi berharap para petani mampu mengimplementasikan teknologi hasil pelatihannya selama ini, sampai pada masa panen nanti. “Dan tentunya semakin bagus hasilnya,” jelas Hadi.

Hadi memaparkan, FFD merupakan salah satu metode pemberdayaan petani melalui pertemuan antar petani, peneliti dan penyuluh untuk saling bertukar informasi. Khususnya tentang teknologi pertanian yang diterapkan dan mendapatkan umpan balik dari petani mengenai masalah dan hambatan yang dihadapi dalam bertani.

  • Penulis: redaksi

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • La Niña: Tantangan Besar dan Dampak Buruk bagi Petani

    Menghadapi La Niña: Tantangan Besar dan Dampak Buruk bagi Petani

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – La Niña, salah satu fenomena iklim global yang terjadi akibat pendinginan suhu permukaan laut di wilayah Pasifik, sering kali membawa dampak signifikan terhadap cuaca di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Bagi para petani, kehadiran La Niña tidak jarang menjadi ancaman serius yang dapat mempengaruhi produksi pertanian secara keseluruhan. La Niña biasanya menyebabkan curah […]

  • 5 Kesalahan Umum dalam Menggunakan Mata Coring Beton dan Cara Menghindarinya

    5 Kesalahan Umum dalam Menggunakan Mata Coring Beton dan Cara Menghindarinya

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Penggunaan mata coring beton terlihat mudah, tetapi banyak pekerja yang sering membuat kesalahan yang merugikan. Kesalahan ini bisa mempengaruhi kualitas pengeboran dan mengurangi umur mata coring. Untuk itu, penting untuk mengetahui kesalahan umum dan cara menghindarinya. Ada lima kesalahan yang sering terjadi dalam penggunaan mata coring beton. Menghindari kesalahan-kesalahan tersebut dapat meningkatkan efisiensi […]

  • Langkah-langkah inovatif untuk meningkatkan kedaulatan pangan Indonesia dengan 6 strategi hilirisasi pertanian.

    Hilirisasi Pertanian Bisa Meningkatkan Kedaulatan Pangan, Ini 6 Langkah Strategisnya

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 4Komentar

    Hilirisasi pertanian jadi langkah untuk  meningkatkan kedaulatan pangan. Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki mayoritas penduduk yang berprofesi sebagai petani. Meskipun sumber daya alam dan jumlah petani melimpah, kesejahteraan petani masih menjadi perhatian utama yang perlu ditingkatkan. Dalam upaya mewujudkan visi Indonesia maju, pemerintah fokus pada hilirisasi sumber daya alam (SDA) melalui delapan sektor yang mencakup […]

  • tanaman liar

    Cara Ramah Lingkungan Kendalikan Gulma di Kebun Sayur Tanpa Herbisida

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Gulma adalah tanaman liar yang tumbuh di kebun sayur dan sering mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya. Keberadaan gulma bisa menimbulkan persaingan untuk nutrisi, ruang, dan cahaya, yang mengakibatkan penurunan produktivitas tanaman. Meski herbisida kimia sering digunakan sebagai solusi praktis, dampaknya terhadap lingkungan membuat banyak petani dan penghobi berkebun mencari alternatif yang lebih ramah lingkungan. […]

  • Polbangtan Gowa selaku Penanggung Jawab Program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Pompanisasi melakukan Survei program lokasi tanam Optimalisasi lahan (Oplah)

    PAT, Solusi Cepat Mitigasi El Nino Menuju Swasembada Pangan dan Lumbung Pangan Dunia

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Gowa  – Direktur Polbangtan Gowa selaku Penanggung Jawab Program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Pompanisasi melakukan Survei program lokasi tanam Optimalisasi lahan (Oplah) di Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sabtu (31/8/2024). Survei dilaksanakan bersama Plt Dirjen Hortikultura Muhammad Taufiq Ratule dan Dandim 1407/Bone Moch Rizqi Hidayat dalam rangka persiapan kedatangan Menteri Pertanian di […]

  • Jenis media tanam bahan organik yang ramah lingkungan

    Tanam dengan Sehat dan Ramah Lingkungan: 5 Jenis Media Tanam Organik yang Populer dan Efektif

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Jenis media tanam bahan organik yang ramah lingkungan. Media tanam organik menjadi pilihan populer bagi para petani dan tukang kebun yang ingin menanam tanaman dengan cara yang lebih ramah lingkungan dan sehat. Dibandingkan dengan media tanam konvensional yang menggunakan bahan kimia, media tanam organik menggunakan bahan organik seperti kompos, pupuk kandang, dan limbah organik lainnya […]

expand_less