Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Tani Modern » Cara Budidaya Tanaman di Lahan Sempit yang Praktis dan Estetis

Cara Budidaya Tanaman di Lahan Sempit yang Praktis dan Estetis

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Budidaya tanaman di lahan terbatas menjadi solusi praktis bagi mereka yang tinggal di perkotaan atau memiliki ruang terbatas di sekitar rumah. Selain membantu menanggulangi polusi udara, metode ini juga mampu meningkatkan nilai estetika hunian. Berikut adalah empat teknik budidaya tanaman yang cocok untuk lahan kecil.

1. Hidroponik: Tanam Tanpa Tanah

Hidroponik adalah metode menanam tanpa menggunakan tanah, melainkan menggunakan media berupa air atau larutan nutrisi yang mengandung unsur hara. Cara ini sangat cocok bagi pemilik lahan terbatas, karena tanaman dapat tumbuh subur hanya dengan media air. Metode hidroponik memungkinkan pertumbuhan tanaman yang segar dan hasil panen melimpah meskipun dilakukan di area terbatas. Berbagai tanaman sayuran, seperti selada dan bayam, bisa tumbuh dengan baik menggunakan teknik ini.

2. Tabulampot: Tanaman Buah dalam Pot

Tabulampot (tanaman buah dalam pot) merupakan cara praktis menanam buah dalam wadah pot yang cocok untuk pekarangan rumah. Metode ini biasanya menggunakan tanaman buah, seperti jeruk, jambu, atau mangga, yang bisa tumbuh optimal dalam pot. Media tanam yang dianjurkan adalah campuran tanah dengan kompos atau sekam (perbandingan 1:1). Pilih pot dari tanah liat agar dapat menyimpan kelembapan lebih baik, sehingga tanaman tetap mendapat pasokan nutrisi yang cukup.

3. Vertikultur: Solusi Hemat Ruang

Vertikultur adalah teknik bercocok tanam secara vertikal, ideal bagi masyarakat perkotaan dengan lahan sempit. Tanaman ditanam ke atas, baik melalui pot gantung, rak susun, atau model vertikal lainnya. Metode ini cocok untuk tanaman yang memiliki siklus hidup pendek seperti sawi, kangkung, atau seledri. Vertikultur memungkinkan Anda untuk menanam berbagai jenis sayuran dengan lebih praktis dan meminimalisir penggunaan lahan.

4. Aeroponik: Nutrisi Langsung ke Akar

Aeroponik adalah teknik budidaya di mana akar tanaman menggantung di udara dan diberi nutrisi melalui penyemprotan langsung. Teknik ini tidak membutuhkan media tanah dan memungkinkan akar tanaman mendapatkan oksigen dan nutrisi secara optimal. Aeroponik unggul dalam menjaga kualitas tanaman, memberikan hasil dengan aroma dan rasa yang lebih kuat. Karena efisiensinya, metode ini juga dikenal hemat air dan

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pohon Ginkgo Biloba ini masih hidup, setelah kejadian bom Hiroshima. Namun malah rusak, karena angin topan. Kok bisa? Yuk, intip ceritanya.

    Ginkgo Biloba, Sang Korban Selamat Bom Atom Hiroshima

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Di Kuil Myojin, Hiroshima, Jepang, terdapat pohon Ginkgo Biloba yang terkena radiasi bom atom. Umur pohon Ginkgo Biloba tersebut diperkirakan lebih dari 150 tahun. Walaupun terpapar radiasi bom atom sejak 78 tahun yang lalu, namun pohon Ginkgo Biloba tersebut masih tetap bertahan hidup hingga saat ini. Selain terkena dampak bom atom, pohon tersebut masih bertahan […]

  • Polbangtan Kementan Siapkan Alumni Jadi Tenaga Profesional di Jepang

    Polbangtan Kementan Siapkan Alumni Jadi Tenaga Profesional di Jepang

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    GOWA – Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian mengirimkan alumni Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) untuk mengikuti program Specified Skilled Worker (SSW). Hal ini dilakukan untuk mencetak sumber daya manusia pertanian unggul dan mampu berdaya saing di tingkat global. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi berharap peserta SSW […]

  • Harga Bisa Ratusan Juta! Ini Rahasia Bonsai Jadi Simbol Keindahan dan Kesabaran

    Harga Bisa Ratusan Juta! Ini Rahasia Bonsai Jadi Simbol Keindahan dan Kesabaran

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Bagi sebagian orang, bonsai bukan sekadar tanaman hias ia adalah karya seni hidup. Ada yang menyebutnya hobi mahal, dan itu tak sepenuhnya salah. Sebab, satu pohon bonsai yang terawat dengan baik bisa dihargai hingga ratusan juta rupiah. Namun, di balik semua itu, rahasia utama dari bonsai bukanlah uang. Ia adalah kesabaran, konsistensi, dan […]

  • Tips Bertani atau Berkebun saat Musim Hujan!

    Tips Bertani atau Berkebun saat Musim Hujan!

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Musim hujan seringkali menjadi tantangan bagi para petani dan penghobi berkebun. Curah hujan yang tinggi dan kondisi lingkungan yang lembap dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman serta memicu perkembangan penyakit dan hama. Namun, dengan beberapa tips penting, Anda dapat tetap produktif dalam bertani atau berkebun bahkan saat musim hujan. Dalam artikel ini, kami akan memberikan beberapa saran […]

  • Tanaman Serealia yang Cocok Ditanam di Indonesia

    Jenis Tanaman Serealia yang Cocok di Indonesia: Jangan Sampai Kehilangan Peluang Menjadi Petani Sukses!

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Tanaman serealia adalah jenis tanaman yang termasuk ke dalam keluarga Gramineae atau Poaceae yang biasanya ditanam untuk diambil biji-bijian atau butiran yang dijadikan sebagai sumber pangan manusia atau pakan ternak. Beberapa contoh tanaman serealia yang umumnya dibudidayakan di seluruh dunia antara lain padi, jagung, gandum, sorgum, dan millet. Tanaman jenis ini sangat penting karena menyediakan […]

  • Daftar hewan ternak sebagai penyumbang atau yang paling berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca, ada sapi, domba, kambing, babi dan ayam.

    Hewan Ternak Teratas Penyumbang Emisi Gas Rumah Kaca, Ini Peran dan Dampaknya dalam Perubahan Iklim

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Inilah empat hewan ternak penyumbang emisi gas rumah kaca. Sektor peternakan memiliki peran krusial dalam menyediakan pasokan pangan dan membantu perekonomian. Meskipun demikian, dampak peternakan pada emisi gas rumah kaca turut memberikan kontribusi pada perubahan iklim global yang semakin mengkhawatirkan. Ternyata, beberapa hewan ternak seperti sapi dan kambing merupakan penyumbang utama emisi gas rumah kaca. […]

expand_less