“Penggunaan SRI dikarenakan keterkaitan masalah tanah diantaranya degradasi unsur hara, biodiversitas, polusi udara, tanah mudah kering dan kondisi jaringan akar tergenang”, jelas Muhammad Yayan Royan.
Lebih lanjut beliau menjelaskan prinsip dasar SRI diantaranya penggelolaan tanah sehat menggunakan pupuk organik, uji benih bermutu dengan larutan garam,model persemaian kering, benih muda usia 5-7 hari, ditanam tunggal dangkal letak akar horizontal, jarak tanam lebar, tidak mengenangi tanaman, penyiangan dilakukan 4 kali, pemberian cairan mol 4 kali, pengendalian (OPT) melalui PHT.
“SRI merupakan Salah satu cara Pengelolaan Ekosistem secara utuh/Holistick untuk melindungi tanaman agar terbebas dari berbagai gangguan termasuk OPT. SRI Merupakan Penerapan dari Pengendalian Hama Terpadu (PHT) secara utuh/ Holistick”, pungkas Muhammad Yayan Royan.
Tinggalkan Balasan