Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Genjot Produksi Padi dan Jagung Nasional, Kementan Siapkan SDM Unggul

Genjot Produksi Padi dan Jagung Nasional, Kementan Siapkan SDM Unggul

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pada acara Konferensi Pers yang dilaksanakan secara online Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan TOT ini akan diikuti oleh peserta 48.111 yang terdiri dari 189 widyaiswara, 253 Dosen, 63 Guru SMKPP lingkup Kementan, 24.607 Penyuluh Pertanian PNS, 12.480 Penyuluh Pertanian PPPK, 1.744 Penyuluh Pertanian THL APBN, dan 8.775 penyuluh pertanian THL BPBD (19/02/2024).

“Seluruh peserta TOT yang akan menjadi kepanjangan tangan Kementan untuk mensosialisasikan terkait kebijakan pupuk bersubsidi ini. Kita harus memastikan sarana dan prasarana ada di lapangan saat akan masuk musim tanam”.ujar Dedi

Dedi menambahkan, adanya inovasi dan penerapan teknologi yang tepat juga perlu di perhatikan. Gunakan benih, bibit yang baik serta perhatikan nutrisi untuk tanaman yakni pupuk.

“Kita maksimalkan penggunaan pupuk hayati, pupuk organik, pestisida hayati, bio organik. Yang terpenting adalah pemupukan harus berimbang”, pesan Dedi.

Berulang kali Dedi mengingatkan bahwa penyuluh merupakan pendamping petani di lapangan. Maka penyuluh wajib hadir dalam segala kondisi petani di lapangan. Bersama petani, penyuluh harus mendongkrak produksi dan produktivitas padi dan jagung.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Cara Pembuatan Pupuk Kompos dari Sampah Organik

      Cara Pembuatan Pupuk Kompos dari Sampah Organik

      • calendar_month Selasa, 21 Feb 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 3Komentar

      Alat: Wadah yang berukuran besar dengan penutup (tong atau ember). Sarung tangan. Bahan: Sampah rumah tangga, bisa menggunakan sisa makanan atau bekas sayuran. Tanah. Air secukupnya. Arang sekam. Kapur. Cairan pupuk EM4 sebagai tambahan. Berikut ini langkah-langkah atau cara pembuatan pupuk kompos dengan bahan organik, yaitu: Siapkan terlebih dahulu sampah rumah tangga yang akan diolah […]

    • Illegal Fishing Marak di Indonesia, Pemerintah Diminta Bertindak

      Illegal Fishing Marak di Indonesia, Pemerintah Diminta Bertindak

      • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      2. Meningkatkan pengawasan Pemerintah perlu meningkatkan pengawasan terhadap penangkapan ikan ilegal. Pengawasan dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi modern, seperti kapal patroli laut dan drone. 3. Meningkatkan kesadaran masyarakat Pemerintah perlu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penangkapan ikan ilegal. Masyarakat perlu didorong untuk melaporkan kegiatan penangkapan ikan ilegal yang mereka ketahui. Masyarakat juga dapat berperan aktif […]

    • Perbedaab Nila dan Mujair

      Ikan Nila vs Mujair: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaannya!

      • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      Jadi, Mana yang Lebih Baik? Baik ikan nila maupun mujair sama-sama memiliki keunggulan, baik dari segi rasa, nutrisi, maupun kemampuan adaptasi lingkungan. Namun, jika kamu penasaran soal asal-usul dan perbedaannya secara ilmiah, kini kamu sudah tahu bahwa keduanya tak bisa disamakan. Kalau ingin membedakannya di pasar atau dapur, coba perhatikan warna sirip, bentuk kepala, dan […]

    • Tanaman Suplir

      Tanaman Suplir, Kenali Ciri-Ciri dan Cara Merawatnya

      • calendar_month Jumat, 9 Des 2022
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

       

    • tanaman liar

      Cara Ramah Lingkungan Kendalikan Gulma di Kebun Sayur Tanpa Herbisida

      • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      Meskipun pengendalian tanpa herbisida memerlukan lebih banyak waktu dan usaha, keuntungannya jauh lebih besar bagi kesehatan tanah, tanaman, dan lingkungan. Dengan menerapkan metode ramah lingkungan ini, kebun sayur Anda akan tetap produktif tanpa merusak keseimbangan ekosistem.

    • Tanaman Hias Populer 2025

      Panduan Menanam dan Merawat Hoya: Tanaman Hias Populer 2025

      • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Hoya, juga dikenal sebagai tanaman lilin atau bunga porselen, diprediksi akan menjadi salah satu tanaman hias paling populer pada tahun 2025. Dengan bentuk bunga yang unik seperti bola atau payung dan daun lilin yang berkilau, hoya menarik perhatian banyak pecinta tanaman hias. Selain itu, perawatannya yang mudah menjadikannya pilihan ideal untuk pemula maupun […]

    expand_less