Harga TBS Sawit Riau Naik Jadi Rp3.878 per Kilogram Usai Dua Pekan Turun
- account_circle redaksi
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
wartanionline.com – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan. Untuk periode 26 Agustus hingga 1 September 2026, harga TBS kelompok umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.878,72 per kilogram, naik Rp44,33 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan tersebut menjadi kabar positif bagi petani setelah harga TBS mengalami penurunan selama dua pekan sebelumnya.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja, mengatakan penguatan harga terutama dipengaruhi kenaikan harga crude palm oil (CPO) dan kernel.
“Untuk kenaikan harga TBS minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel,” kata Defris, Rabu (26/8/2026).
Harga CPO periode ini tercatat naik Rp178,48 per kilogram menjadi Rp15.837,47 per kilogram. Sementara harga kernel meningkat Rp168,18 per kilogram menjadi Rp13.313,30 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada harga TBS petani plasma. Harga TBS kelompok yang ditetapkan naik Rp61,52 per kilogram atau sekitar 1,58 persen menjadi Rp3.945,62 per kilogram.
Dalam penetapan harga tersebut, Tim Penetapan Harga TBS menetapkan indeks K sebesar 93,34 persen. Harga cangkang juga ditetapkan sebesar Rp24,76 per kilogram sebagai salah satu komponen perhitungan.
Defris mengatakan Dinas Perkebunan Riau bersama Tim Penetapan Harga terus memperbaiki tata kelola penetapan harga agar sesuai regulasi dan memberikan kepastian serta keadilan bagi petani maupun pihak yang bermitra.
Harga TBS ditetapkan berdasarkan kelompok umur tanaman, mulai dari tiga hingga 30 tahun. Untuk tanaman umur 10–20 tahun, misalnya, harga berada di level Rp3.836,93 per kilogram, sedangkan tanaman umur 21 tahun ditetapkan Rp3.770,94 per kilogram. Pada tanaman umur 30 tahun, harganya mencapai Rp3.249,41 per kilogram.
Kenaikan harga TBS diharapkan dapat membantu memperbaiki pendapatan petani sekaligus memberikan ruang bagi pekebun untuk menjaga produktivitas dan kualitas tanaman.
Perkembangan harga CPO dan kernel di pasar global masih menjadi faktor penting yang akan menentukan pergerakan harga TBS Riau pada pekan-pekan berikutnya. Dinas Perkebunan Riau pun akan terus melakukan
- Penulis: redaksi
- Editor: Editor wartanionline.com





Saat ini belum ada komentar