Indonesia dan Uruguay Perkuat Kerja Sama Sektor Peternakan Nasional
- account_circle redaksi
- calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
wartanionline.com – Pemerintah Indonesia dan Uruguay memperkuat kerja sama di sektor peternakan melalui pertemuan bilateral yang berlangsung di Jakarta pada 20-24 Agustus 2026. Pertemuan tersebut membahas sejumlah peluang kerja sama, mulai dari peningkatan kapasitas peternak hingga pembukaan akses pasar dua arah untuk produk peternakan kedua negara.
Pertemuan melibatkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kementerian Pertanian, serta delegasi pemerintah Uruguay. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat sektor peternakan sekaligus mendukung ketahanan pangan Indonesia.
“Indonesia dan Uruguay memiliki potensi besar untuk semakin memperkuat kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, serta kolaborasi konkret di sektor peternakan. Kami optimistis kerja sama ini akan membawa manfaat nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat di kedua negara,” kata Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Salah satu agenda yang dibahas adalah tawaran Uruguay untuk meningkatkan kapasitas peternak Indonesia melalui transfer pengetahuan dan pengalaman. Uruguay selama ini dikenal memiliki pengalaman dalam pengembangan industri peternakan, khususnya produksi dan ekspor daging sapi serta produk susu.
Kerja sama peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat membantu peternak Indonesia mengembangkan praktik manajemen peternakan, meningkatkan produktivitas, serta menghadapi persaingan pasar.
Selain aspek produksi, pertukaran pengetahuan juga mencakup bidang kesehatan hewan dan pengelolaan peternakan. Pemerintah menilai peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam proses modernisasi sektor peternakan nasional.
Delegasi Uruguay menyatakan kesiapan untuk mendukung pengembangan kapasitas tersebut melalui kerja sama antara otoritas dan lembaga teknis kedua negara.
Selain peningkatan kapasitas, Indonesia dan Uruguay membahas peluang pembukaan akses pasar dua arah untuk produk peternakan.
Indonesia mendorong agar sejumlah produk peternakan dan produk pendukung industri peternakan nasional dapat memasuki pasar Uruguay. Produk yang ditawarkan antara lain asam amino untuk suplemen pakan, premiks pakan berbasis kelapa sawit, vaksin, dan obat hewan.
Sejumlah produk tersebut telah dipasarkan ke berbagai negara, sehingga pemerintah melihat peluang untuk memperluas pasar ke Uruguay dan kawasan Amerika Latin.
Wakil Menteri Luar Negeri Uruguay Valeria Csukasi menyambut positif keinginan Indonesia untuk memperluas akses pasar bagi produk-produk tersebut. Uruguay juga menyampaikan perkembangan industri pertanian dan peternakannya sebagai bagian dari upaya mencari peluang kerja sama yang saling menguntungkan.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda menilai penguatan hubungan dengan Uruguay dapat menciptakan kerja sama perdagangan yang lebih seimbang.
Pertemuan tersebut turut melibatkan lembaga teknis Uruguay, di antaranya National Meat Institute (INAC) dan National Milk Institute (INALE). Keterlibatan lembaga teknis diharapkan dapat membantu memastikan kerja sama yang dibangun dapat diterapkan secara konkret.
Kerja sama Indonesia dan Uruguay di sektor peternakan menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.
Transfer teknologi dan pengetahuan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peternak Indonesia, sementara perluasan akses pasar membuka peluang bagi produk peternakan nasional untuk menjangkau konsumen internasional.
Pemerintah akan melanjutkan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menindaklanjuti hasil pertemuan bilateral tersebut. Implementasi kerja sama akan diarahkan pada peningkatan produktivitas, penguatan perdagangan, serta peningkatan kesejahteraan pelaku usaha peternakan.
Dengan pengalaman dan keunggulan yang dimiliki masing-masing negara, Indonesia dan Uruguay berupaya membangun kemitraan yang tidak hanya berorientasi pada perdagangan, tetapi juga pengembangan kapasitas dan penguatan sektor peternakan secara berkelanjutan.
- Penulis: redaksi
- Editor: Editor wartanionline.com





Saat ini belum ada komentar