Jangan Dipaksakan, Ini Ciri Tanaman Hias yang Sudah Tak Bisa Diselamatkan
- account_circle redaksi
- calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
- print Cetak

Ilustrasi Tanaman Hias Munguning
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
wartanionline.com – Kesalahan dalam perawatan tanaman, seperti penyiraman yang berlebihan atau terlalu minim, penggunaan media tanam yang tidak sesuai, hingga kurangnya paparan sinar matahari, dapat membuat tanaman rentan terserang hama dan penyakit, bahkan berujung mati.
Untuk mencegah hal tersebut, pemilik tanaman perlu memperhatikan perawatan secara menyeluruh, mulai dari pemberian pupuk organik, penggantian media tanam, hingga penentuan lokasi yang tepat agar tanaman dapat tumbuh optimal.
Namun, jika berbagai upaya perawatan sudah dilakukan dan kondisi tanaman tak kunjung membaik, menyingkirkan atau membuang tanaman bisa menjadi pilihan terakhir. Meski terasa berat, langkah ini penting untuk mencegah penyebaran hama dan penyakit ke tanaman lain di rumah.
Dilansir dari Country Living, Jumat (9/1/2026), berikut sejumlah tanda tanaman hias sebaiknya dibuang atau disingkirkan.
1. Tanaman Terus Bermasalah
Melihat tanaman hias dengan daun hijau segar, rimbun, dan berbunga tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Namun, jika tanaman terus menunjukkan masalah seperti layu berkepanjangan, daun menguning, atau berubah cokelat meski sudah dirawat sesuai petunjuk, kondisi ini patut diwaspadai.
Tanaman yang tak juga pulih sebaiknya segera disingkirkan atau diolah menjadi kompos, sehingga nutrisinya masih bisa dimanfaatkan untuk tanaman lain.
2. Terserang Hama
Tanaman yang terserang hama seperti tungau laba-laba, thrips, atau kutu putih berpotensi menjadi sumber penyebaran penyakit bagi tanaman di sekitarnya.
Jika serangan hama sudah parah dan sulit dikendalikan meski telah diberi pupuk atau pestisida, sebaiknya tanaman segera disingkirkan atau dijadikan kompos agar tidak membahayakan tanaman lain.
3. Selera terhadap Tanaman Berubah
Perubahan selera terhadap tanaman hias adalah hal yang wajar, apalagi tren tanaman terus berganti seperti tren mode. Jika tanaman tertentu sudah tidak lagi sesuai dengan selera, cobalah memindahkannya ke ruangan lain untuk melihat apakah tampilannya terasa lebih cocok.
Bila tetap tidak menemukan tempat yang pas, jangan ragu memberikannya kepada kerabat, tetangga, atau sesama pencinta tanaman.
4. Beracun bagi Hewan Peliharaan
Beberapa tanaman hias diketahui beracun bagi hewan peliharaan, terutama anjing dan kucing yang gemar menggigit daun. Kandungan racun pada tanaman tertentu bisa membuat hewan sakit.
Jika ingin tetap merawatnya, letakkan tanaman di area yang sulit dijangkau, seperti tempat tinggi. Namun, bila hewan peliharaan dikenal gigih dan aktif mengunyah tanaman, menyingkirkan tanaman beracun menjadi pilihan paling aman.
5. Tanaman Terlalu Besar untuk Ruangan
Tanaman yang tumbuh subur memang menyenangkan, tetapi jika ukurannya sudah terlalu besar dan tidak lagi proporsional dengan ruangan, tanaman bisa membuat rumah terasa sempit.
Jika pemangkasan tidak memungkinkan, sebaiknya tanaman dipindahkan ke luar ruangan atau disumbangkan. Sebelum itu, Anda bisa mengambil stek tanaman untuk menghasilkan tanaman baru yang lebih mudah dirawat.
6. Terlalu Banyak Tanaman
Memiliki banyak tanaman memang menyenangkan, tetapi jumlah yang berlebihan dapat membuat rumah tampak penuh dan berantakan.
Jika sudah tidak ada ruang ideal untuk meletakkan tanaman, menyingkirkannya atau memberikannya kepada orang lain bisa menjadi solusi. Tanaman seharusnya menciptakan suasana nyaman dan estetis, bukan membuat ruangan terasa sesak dengan daun menjuntai dan batang yang tak tertata.
- Penulis: redaksi





Saat ini belum ada komentar