Melalui pendekatan CSA Program SIMURP 2022, KWT Kemasama Nuakutu memperluas aktivitas pertaniannya dalam lingkup pengolahan hasil pertanian berbasis kelor yang ramah lingkungan. Adapun produk-produk olahan yang telah dihasilkan diantaranya snack kiri-kiri, teh celup, daun kering dan tepung.
Program SIMURP 2022 memberikan bantuan berupa bahan penunjang produksi dan pemasaran, juga operasional (izin produk/legalitas usaha) dalam usaha pengolahan dan pemasaran produk industry rumah tanggal hasil pertanian.
“Dengan bantuan tersebut KWT Kemasama Nuakutu dapat meningkatkan pendapatan bagi KWT Kemasama Nuakutu yang memiliki omset 5 juta dengan keuntungannya 2 juta perbulan”, ujar Hieronimus Paga, Penyuluh Pendamping Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo.
Selain itu, pembinaan juga telah dilakukan oleh Tim NPIU BPPSDMP dan PPIU Provinsi guna meningkatkan optimalisasi kelembagaan wanita tani dengan melakukan kegiatan pemberdayaan pada wanita tani melalui KWT.
Pembinaan yang dilakukan dilakukan guna meningkatkan kemampuan dan pengetahuan yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan bagi para petani, tandas Hieronimus Paga. (MP/NF)
1 Komentar