Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Kementan Maksimalkan Program, Tingkatan Produktivitas Pertanian di Jawa Tengah

Kementan Maksimalkan Program, Tingkatan Produktivitas Pertanian di Jawa Tengah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Kementerian Pertanian terus memaksimalkan sektor pertanian. Untuk mendukung hal itu, Kementan memaksimalkan sejumlah program, termasuk SIMURP. Kementan juga menjamin ketersediaan pangan bagi 273 juta jiwa penduduk Indonesia.

Menurut Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), membangun pertanian bukan hanya menyangkut persoalan memenuhi kebutuhan makan orang tapi juga erat kaitannya dengan lapangan kerja dan memutar roda ekonomi yang dimulai dari desa. Selain penguatan pertanian juga harus harus dilakukan.

“Kita ingin memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat Indonesia. Dan hal itu harus didukung dengan peningkatan produktivitas. Dengan peningkatan produktivitas itu, pendapatan petani akan meningkat. Oleh karena itu, kita akan memanfaatkan sejumlah program-program utama Kementan termasuk Program SIMURP”, kata Mentan Syahrul.

Mentan menambahkan bahwa kita tidak dalam kondisi yang biasa biasa saja. Setelah didera covid 19, kini dihadapkan pada climate change atau perubahan iklim yang berdampak pada perekonomian khususnya sektor pertanian. Ia mengingatkan adaptasi dan mitigasi perubahan Iklim harus dilakukan, mengingat Indonesia adalah negara terbesar ke-4 dunia.

“Kita belum selesai menghadapi tantangan covid-19 yang masih terjadi sampai hari ini dan kita dihadapkan juga dengan emisi gas, efek rumah kaca dan persoalan lingkungan. Ingat, perekonomian dunia porak poranda selama dua tahun, termasuk Indonesia. Namun yang mampu bertahan adalah sektor pertanian,” ungkap Mentan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan, climate change terjadi diawali dari peningkatan suhu permukaan bumi, sehingga bukan hanya menyebabkan panas tapi ekosistem juga akan berubah.

“Pemanasan global utamanya di sebabkan oleh prilaku manusia, aktivitas manusia yang menghasilkan gas rumah kaca. Bahkan dari sektor pertanian juga menyumbang peningkatan suhu seperti pemupukan yang tidak berimbang sampai kurangnya pemanfaatan air yang benar”, ujarnya.

“Akibat gas rumah kaca, es yang ada di kutub mencair, sehingga volume air laut meningkat dan fenomena ini sudah terbukti. 70 persen lahan sawah pertanian ada di pesisir, kalau airnya meningkat akan membanjiri lahan pesawahan sehingga menomena ini sudah terbukti. berarti lahan sawah pertanian yang 70 persen ada di pesisir, air laut akan ke lahan sawah, menyebabkan tanaman akan mati dan produksi menurun”, tegas Defi Nursyamsi saat membuka Pertemuan Pemantauan dan Evaluasi Kegiatan SIMURP Komponen A Tahun 2022 di Aruss Hotel, Semarang secara virtual (24/5/2022).

Menurut Dedi Nusyamsi, hanya manusia yang mampu mengantisipasi dan mengatasi dampak climate change. Melalui Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP), ini wajib melakukan inovasi teknologi terhadap climate change dengan pertanian cerdas iklim.

“Berdayakan petani, penyuluh dan seluruh insan pertanian. Mereka harus paham tentang perubahan iklim dan mengerti cara mengatasinya didaerah masing masing”, tambahnya.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Tri Susilarjo mengatakan, kegiatan SIMURP mampu meningkatkan produktivitas pertanaman di Jawa Tengah khususnya di Kota Semarang, selain juga mampu menekan gas rumah kaca. “Di Jawa Tengah, ada penambahan beberapa Kabupaten baru. Saya berharap, Kabupaten tersebut juga bisa mendapatkan manfaat dari program SIMURP”, katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Bustanur Arifin Caya mengungkapkan, pertemuan ini untuk mengakselerasi kegiatan SIMURP Komponen A khususnya di Jawa Tengah. Selain itu untuk menatapkan kegiatan secara teknis, sehingga SIMURP dalam penerapan inovasi teknologi, pemanfaatan climate smart agriculture bisa dilaksanakan secara tepat sehinga bermanfaat bagi petani dan meningkatkan produktivitas.

“Dari evaluasi yang dilakukan, terjadi peningkatan produktivitas yang cukup baik. Dan berdasarkan laporan, kegiatan di wilayah SIMURP, produktivitasnya meningkat. Namun yang penting, program SIMURP mempunyai kekhasan yaitu menerapkan Climate Smart Agriculture (CSA) yang diterapkan oleh petani melalui pengawalan oleh penyuluh.

Untuk diketahui, Program SIMURP merupakan kegiatan modernisasi dan rehabilitasi jaringan irigasi yang mendesak dan penting yang pelaksanaannya dilakukan lintas Kementerian. Kegiatan sendiri difokuskan pada upaya strategis pemerintah untuk mengantisipasi dampak negatif perubahan iklim global yang saat ini semakin terasa untuk membangun pertanian cerdas iklim. (NF)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temui Petani dan Nelayan di Gorontalo, Wamentan Sudaryono Pastikan Fondasi Swasembada Pangan Terus Diperkuat

    Temui Petani dan Nelayan di Gorontalo, Wamentan Sudaryono Pastikan Fondasi Swasembada Pangan Terus Diperkuat

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com, – Gorontalo – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pemerintah terus memperkuat fondasi swasembada pangan nasional melalui pembenahan irigasi, penyediaan benih berkualitas, dan modernisasi alat mesin pertanian. Komitmen tersebut disampaikan saat berdialog dan menyerap aspirasi petani dan nelayan dalam Kopdar Tani dan Nelayan di sela Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo, Selasa […]

  • CSA Kementan

    Teknologi CSA Kementan Hadirkan Produktivitas Ubinan Petani Pinrang Meningkat

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    Pinrang – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang kembali menggelar kegiatan Temu Lapang Petani atau Farmer Field Day. Kegiatan Farm Field Day (FFD) merupakan kegiatan antara petani, penyuluh, peneliti serta stake holder lainnya saling bertukar informasi dalam mengembangkan sektor pertanian. Dalam berbagai kesempatan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo selalu menekankan SDM harus terus diperkuat. […]

  • Cara Merawat Tanaman Hias Meja Agar Tetap Segar

    Inilah Tips Ampuh Merawat Tanaman Hias Meja Agar Tetap Sehat

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Cara merawat tanaman hias meja. Tanaman hias meja dapat menjadi tambahan yang cantik dan menyegarkan di dalam rumah atau kantor kamu. Namun, seperti halnya dengan semua tanaman, tanaman hias meja juga memerlukan perawatan yang tepat agar tetap sehat dan tumbuh subur. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu kamu merawat tanaman hias meja dengan baik. […]

  • Mengapa Menjadi Petani Indonesia Tidak Menguntungkan? Berikut Beberapa Hal yang Perlu Dibenahi

    Mengapa Menjadi Petani Indonesia Tidak Menguntungkan? Berikut Beberapa Hal yang Perlu Dibenahi

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Petani merupakan salah satu  pekerjaan yang dapat menjadikan sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini berperan dalam menyediakan pangan bagi masyarakat, menyerap tenaga kerja, dan menggerakkan roda perekonomian pedesaan. Namun, belakangan ini, profesi petani di Indonesia semakin ditinggalkan, terutama oleh generasi muda. Salah satu penyebabnya adalah karena dianggap tidak menguntungkan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan […]

  • 3 Rekomendasi Wisata Kebun Teh di Jawa Tengah Cocok untuk Liburan Keluarga

    3 Rekomendasi Wisata Kebun Teh di Jawa Tengah Cocok untuk Liburan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki banyak destinasi wisata alam yang menarik, termasuk kebun teh. Kebun teh di Jawa Tengah tidak hanya menawarkan pemandangan yang indah, tetapi juga menawarkan berbagai aktivitas yang dapat dinikmati oleh keluarga. Berikut adalah 3 rekomendasi wisata kebun teh di Jawa Tengah yang cocok untuk liburan keluarga: […]

  • Tanaman yang Cocok untuk Halaman Rumah

    Tanaman yang Cocok untuk Halaman Rumah yang Sempit

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Banyak orang ingin memiliki taman hijau di rumah, tetapi terbatas oleh lahan yang kecil. Sebenarnya, halaman sempit bukanlah hambatan untuk menciptakan taman yang indah dan fungsional. Dengan memilih tanaman yang tepat, kamu tetap bisa menikmati suasana hijau, meningkatkan kualitas udara, bahkan memiliki bahan segar untuk kebutuhan dapur. Berikut beberapa tanaman yang cocok untuk […]

expand_less