Kementan Melalui Teknologi CSA Berhasil Tingkatkan Produksi Pertanian Di Tengah Ancaman El Nino
- account_circle redaksi
- calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
- print Cetak

Tim World Bank (WB) melakukan kunjungan kerja ke lokasi Demplot CSA di Desa Jatimulya, Kec Compreng, Kab Subang, Jawa Barat, Sabtu (26/05/23) dalam rangka evaluasi penerapan kegiatan SIMURP di lapangan. (Sumber: Humas Kementan).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Darto Ego, Petani asal Subang mengungkapkan bahwa manfaat SIMURP ini banyak sekali. Pengetahuan yang didapat salah satunya yang adalah pemberian teknologi berupa Alternate Wetting and Drying (AWD), cara pengolahan, lalu cara tanam jajar legowo 4 dan juga tonase.
“Kalau dirasakan memang banyak sekali, yang pertama dari tonase yang ada peningkatan, yang kedua tenaga kerja terutama perairan air lebih hemat jadi kita lebih tenang kadangkala kalau yang belum mengikuti program melihat-lihat udah ga ada air macak-macak diatas tanah udah ribut, tetapi kalau kita lihat dari AWD ini notaben yang nama nya pipa tanjap ditanah kebawah, tanah kita bisa lihat kondisi air jadi kita tenang aja,” ungkap Darto.
Darto Ego sangat berharap program SIMURP ini dapat dilanjutkan karena sangat terbantu dari penyuluh-penyuluh lapangan yang jelas juga mengikuti pelatihan cara bertanam yang baik dan juga menambah peningkatan petani Subang. (NS/NF)
- Penulis: redaksi




