Kementan Optimalkan Program Kestabilan Alam Melalui Pertanian Ramah Lingkungan
- account_circle redaksi
- calendar_month Jumat, 17 Feb 2023
- print Cetak

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Bustanul Arifin Caya membuka Pertemuan Koordinasi Simurp Kelompok A dan B Tahun 2023 di Surabaya (17/02). (Sumber: Humas Kementan)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengajak penyuluh dan petani untuk mulai mengurangi penggunaan pupuk kimia dan meningkatkan penggunaan pupuk organik.
Menurutnya, dampak dari perang Rusia – Ukrania telah membuat pupuk kimia menjadi mahal. Maka dari itu pemanfaatan pupuk organik harus terus digalakan.
“Genta Organik bukan berarti mengharamkan pupuk kimia. Jadi, didalam Genta Organik untuk mengatasi pupuk mahal didalamnya ada pupuk organik, pupuk hanyati, pembenah tanah dan pemupukan yang berimbang”, tegas Kabadan Dedi.
Sementara, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Bustanul Arifin Caya mengatakan, Program Genta Organik selaras dengan Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP). Membantu program pemerintah, salah satunya dengan memanfaatan pupuk organik.
Teknolgi yang diterapkan dalam Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) SIMURP diantaranya menggunakan benih unggul yang mampu beradaptasi dengan iklim, intermittent, penggunaan pupuk organik dan pemupukan berimbang.
- Penulis: redaksi





Saat ini belum ada komentar